Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENERAPAN METODE BACK PROPAGATION PADA RASPBERRY PI 4 UNTUK MENGENAL SUARA TEMBAKAN SENJATA RINGAN SS2- V1 Gunawan, Muhammad Agung; Wiyanto, Suko; Kholid, Fajar
Jurnal Elkasista Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Elkasista
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/elka.v2iMei.158

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini telah mengalami kemajuan pesat yang berpengaruhi terhadap kemajuan sistem pertahanan termasuk dalam sistem operasional di satuan TNI-AD. Penggunaan sistem pertahanan senjata biasanya digunakan untuk mendeteksi sumber suara letusan atau tembakan. Penerapan metode back propagation pada raspberry dengan menggunakan sensor microphone boya diharapkan mampu membantu personel yang bertugas untuk mendeteksi sumber suara letusan tembakan. Sensor merupakan alat yang berfungsi untuk mendeteksi adanya perubahan lingkungan secara fisik yang digunakan untuk berbagai kebutuhan sesuai dengan spesifikasi alat yang diinginkan. Penelitian ini menggunakan metode fft yang dapat mengubah time domain menjadi frekuensi domain dengan cepat. Metode back propagation berfungsi untuk mengenali bobot atau presentase jenis suara tembakan SS2. Sensor mikrofon menerima suara tembakan yang nantinya dengan penggunaan raspberry pi 4 akan menghasilkan output yang mempresentasikan suara senjata ringan SS2- V1 pada layar lcd dan speaker. Output yang didapat berupa arah suara tembakan dan jenis suara tembakan.
Design of Fuel Monitoring Application for Reservoir Tanks in Army Fuel Supply Point on Military Logistics Corps Based on Internet of Things Rizky Safrizal Akbar; Fajar Kholid; Kasiyanto Kasiyanto; Dekki Widiatmoko; Afif Achmad
International Journal of Engineering and Computer Science Applications (IJECSA) Vol 3 No 1 (2024): March 2024
Publisher : Universitas Bumigora Mataram-Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/ijecsa.v3i1.3737

Abstract

The Bekang Corps, a vital component of the Army responsible for logistics and transportation, plays a crucial role in maintaining the military's operational readiness and mobility. In the intricate landscape of military operations, the seamless integration of strategy, logistics, and tactics becomes imperative for success. Integrated logistical support, encompassing maintenance, supply, personnel, education, and training, and base facility support, serves as the backbone of effective military operations. However, the manual monitoring of underground fuel tanks at Storage and Supply Points (SPBT) presents challenges in terms of potential errors, time consumption, and significant efforts. The aim of this research is to address these issues by focusing on leveraging Internet of Things (IoT) technology to design and implement a monitoring application specifically tailored for the SPBT environment within the Army's Bekang Unit. This research method is aimed at providing a real-time solution for efficiently monitoring and managing fuel levels. By integrating the Float Level Switch sensor and NodeMCU ESP 8266 microcontroller, this research establishes a foundation in IoT. The Android application, developed using Android Studio, serves as the user interface, while Firebase functions as the real-time database, facilitating seamless communication and data exchange. The results of this research are the successful implementation of this IoT-based solution, which not only enhances the accuracy and responsiveness of fuel level monitoring but also contributes significantly to military operational efficiency. The anticipated significant contribution of the application includes the enhancement of military operational efficiency, the reduction of human error risks, and an increased sense of responsibility regarding fuel availability for operational needs.
Teknologi Rancang Bangun Sistem Pemantau Indeks WGBT (Wet Bulb Globe Temperature) di Medan Terbuka Untuk Mendukung Pelaksanaan Kegiatan Personel TNI AD: Elkasista Ariyanto, Pratama Yuri; Rena; Fajar Kholid
Jurnal Elkasista Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Elkasista
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/elka.v4iOktober.374

Abstract

Sistem monitoring indeks WBGT adalah suatu alat yang dirancang berfungsi sebagai pengganti alat WBGT (Wet-Bulb Globe Temperature) yang sudah ada. Penelitian ini dilaksanakan dikarenakan adanya beberapa faktor yang pertama yaitu mahalanya alat WBGT dan yang kedua yaitu pengukuran suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya pada jajaran TNI AD saat ini masih menggunakan cara manual. Pada alat ini menggunakan 2 macam sensor yang memiliki 4 parameter hasil yang saling berkaitan untuk menghasilkan data indeks seperti pada alat WBGT. Kegunaan dari masing-masing sensor yaitu sensor DHT21 sebagai pengukur suhu dan kelembaban, sensor DS18B20 sebagai alat pengukur suhu bola basah dan dry temperature. Selain menjadi alternatif untuk mengukur indeks WBGT yang sudah ada dan beredar di TNI AD karena dari segi ekonomisnya, alat WBGT yang dirancang ini juga memiliki indikator lampu dan alarm untuk memberikan peringatan apabila indeks WGBT melebihi batas yang telah ditentukan. Kata Kunci: dry temperature, sensor DHT21, sensor DS18B20, WBGT
SISTEM PENDETEKSI MUSUH DI POS DAERAH KONFLIK MENGGUNAKAN SENSOR GEOPHONE PADA MALAM HARI BERBASIS ARDUINO UNO: Elkasista Irfan Fachrudin Priyanta; Sofyan Widodo; Fajar Kholid
Jurnal Elkasista Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Elkasista
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/elka.v3iOktober.299

Abstract

Abstract: The post of the conflict area in Papua at night is in danger of an enemy approaching silently. Thus, resulting in material and personnel losses. To minimize personnel and material losses, it is necessary to have a silent enemy detector with efficiency and high effectiveness. The purpose of this study is to help post guards in conflict areas so that the level of vigilance at night is higher. For this reason, researchers made a tool that is able to detect enemies at night using geophone sensors by planting them in the ground and sent to the post using the NRF24L01 radio frequency after being processed by Arduino uno. In this study, experimental methods are used to achieve maximum results and will focus on geophone sensors, experiments carried out when the sensors are planted in the ground to detect vibrations that occur when there are humans around the post. The geophone sensor will detect the frequency that occurs when around the postal area there are humans walking. From the frequency data that has been concluded, you will get data that vibrations that occur when humans are around the post that has been processed by Arduino Uno are then sent via radio frequency and a warning will appear on the post in the form of LED lights and buzzer sounds that are like the sound of crickets. With this detection device, the security of posts in conflict areas is more maintained and safer at night. Keywords: Geophone Sensor, NRF24L01, Arduino Uno.
Analisis Pergerakan Robot di Kota Otonom Robot Tempur Berbasis Internet of Things (IoT) Jeffri Kurniawan; Muhammad Syafaat; Fajar Kholid
Nucleus Journal Vol. 2 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/nucleus.v2i2.2204

Abstract

Prajurit TNI saat ini menghadapi perubahan tugas yang menarik dengan diperkenalkannya desain robot untuk melakukan pengintaian. Robot ini dirancang untuk memainkan peran penting dalam operasi perang, terutama dalam pengintaian musuh. Metode pengawasan konvensional seringkali mempunyai risiko tinggi, termasuk potensi hilangnya nyawa. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan tujuan untuk menganalisis 3 jenis mode sistem kendali robot yaitu jarak melalui berbagai lintasan yang telah ditentukan menggunakan pelacakan lintasan, nilai penerapan sensor IMU dengan robot otonom dalam gerakan akselerasi, serta sebagai nilai error yang terjadi pada sistem kendali. PID sumbu x dan y. Dalam upaya meningkatkan efisiensi dan keselamatan, robot ini dilengkapi dengan sensor rotary encoder untuk mencatat nilai X dan Y pada setiap putaran motor DC, memantau jalur pergerakan robot. Selain itu, robot ini dilengkapi dengan berbagai sensor antara lain sensor ultrasonik, Gyro MPU 6050, dan kecerdasan buatan untuk menghindari benturan dengan benda lain. Sensor IMU digunakan untuk mendeteksi dan memahami pergerakan robot melalui kombinasi akselerometer dan giroskop. Metode kendali PID diterapkan untuk mengatur putaran motor DC dengan kinematika terbalik. Dalam pengujiannya, robot diuji pada berbagai jalur, seperti persegi, segitiga sama kaki, dan lingkaran dengan rintangan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa RPM pada tachometer dibandingkan dengan rotary encoder memiliki tingkat error sekitar 1,2. Mobile robot akan melakukan pengintaian sesuai jalur yang telah ditentukan. Omniwheel ini dapat bergerak dan berputar ke segala arah dengan lintasan datar sehingga memberikan akselerasi pada robot untuk bergerak secara efisien dengan persentase keberhasilan dalam pengujian pergerakan robot sebesar 89,31%. Dari hasil percobaan diperoleh rata-rata tingkat kesalahan sebesar 11% pada lintasan persegi, 15% pada lintasan lingkaran, dan 4,17% pada lintasan segitiga. Kestabilan maksimum kecepatan putaran motor pada robot Omni terdapat pada jalur segitiga.
Pembuatan Teknologi Robotika di Bidang Militer Sebagai Sarana Pemantauan dan Negosiasi Berbasis Artificial Intelligence Winardi Aries; Dekki Widiatmoko; Fajar Kholid
Nucleus Journal Vol. 2 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/nucleus.v2i2.2205

Abstract

Negosiasi dalam pembebesan sandera menjadi elemen paling penting dalam suatu misi penyelamatan sandera. Kesalahan petugas dalam mengambil tindakan selama proses negosiasi dapat menimbulkan risiko terhadap keselamatan baik petugas maupun personel yang bertugas, serta keamanan korban yang disandera. Kurangnya efektivitas komunikasi seringkali menyebabkan konfrontasi berbahaya untuk menyelesaikan penyanderaan tersebut. Untuk mengatasi masalah ini, kami mengembangkan robot negosiasi khusus yang dilengkapi senjata, dengan tujuan utama memprioritaskan keselamatan dan keamanan petugas saat menjalankan tugas, baik dalam situasi perang maupun pembebasan sandera. Dengan adanya senjata pada robot negosiasi ini, kami memastikan bahwa petugas yang bertanggung jawab atas keselamatan korban dapat melaksanakan tugas mereka tanpa mengorbankan keamanan pribadi. Melalui penggunaan robot militer ini, proses pemantauan dan negosiasi dapat dilakukan tanpa mengancam nyawa, memberikan pendekatan yang lebih efektif dan aman dalam situasi kritis seperti itu.
Implementasi Pengenalan Musuh Berbasis Image Processing Pada Robot Penjaga Rendi Novendra; Dekki Widiatmoko; Fajar Kholid
Nucleus Journal Vol. 3 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/nucleus.v3i1.3102

Abstract

Era Industri 4.0 telah membawa perubahan dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam bidang teknologi Militer. Saat ini telah diperkenalkan beberapa teknologi militer seperti sistem tanpa awak dan sistem robot kolaboratif dengan Big Data yang mampu mendeteksi ancaman dan serangan musuh. Meski merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam, Indonesia tidak lepas dari konflik bersenjata. Papua menjadi wilayah dengan kejadian konflik bersenjata tertinggi di Indonesia. Organisasi Papua Merdeka (KKB) diklaim berada di balik setiap penyerangan yang terjadi. Penyerangan yang dilakukan KKB tidak hanya merugikan warga sipil, namun juga personel TNI dan Polri serta posko TNI dan Satpam. Kurangnya teknologi khusus di pos-pos militer dan penjagaan mengakibatkan ketergantungan pada kewaspadaan personel yang bertugas untuk mengantisipasi serangan. Berdasarkan situasi tersebut, penulis bertujuan untuk memperkenalkan robot penjaga yang dapat diterapkan di pos militer di Papua. Robot penjaga yang diusulkan dilengkapi dengan senjata SS7 dan terintegrasi dengan kamera yang memungkinkannya mengenali teman atau musuh. Proses mengenali kawan atau lawan mengimplementasikan pengolahan citra. Hasil pengenalan akan dikirimkan ke layar di pos militer melalui pengirim video
Penerapan Canggih Lora SX1278 Pada Senjata Robot Pengaman Guna Telekontrol Yang Inovatif Syafrian Herlukman; Dekki Widiatmoko; Fajar Kholid
Nucleus Journal Vol. 3 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/nucleus.v3i1.3105

Abstract

Konflik bersenjata di Papua yang sering terjadi membuat Papua berpredikat nomor 1 paling banyak terjadi konflik bersenjata di Wilayah Indonesia. Banyak orang mengklaim bahwa pelaku utama disetiap konflik bersenjata yang telah terjadi di Papua adalah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). KKB sering melakukan aksi teror terhadap warga. Tidak hanya warga disekitar, namun juga para Personel TNI dan POLRI yang bertugas di Papua tidak luput dari serangan KKB. Terkadang Serangan KKB juga mentargetkan Pos Militer atau Pos Jaga. Kondisi Pos jaga yang belum terdapat teknologi apapun membuat serangan yang dilancarkan oleh KKB sulit diantisipasi. Jika terjadi serangan yang mentargetkan Pos, antisipasi serangan mengandalkan kesigapan personel yang bertugas. Kondisi ini dirasa perlu untuk menghadirkan teknologi dalam mengantisipasi serangan pada Pos Jaga. Penulis berkeinginan menghadirkan robot penjaga sebagai jawaban atas permasalahan yang terjadi. Robot penjaga yang diusulkan ini terintegrasikan dengan senjata SS2. Tembakan dari robot penjaga dapat dikendali secara jarak jauh. Kendali jarak jauh dari robot tersebut mengimplementasikan modul Lora Sx1278 yang diklaim dapat menjangkau hingga 500 meter. Hasil dari penelitian ini adalah banyaknya data memberikan pengaruh terhadap delay pengiriman. Delay terendah pada pengujian ke 10 dengan data yang dikirim sebanyak 10 kata dengan rata-rata delay dari 10x pengujian adalah 531 ms, sedangkan delay terendah pada pengujian ke 1 dengan data yang dikirim sebanyak 1 kata dengan rata-rata delay dari 10x pengujian adalah 81 ms. Pada pengujian Jarak pengiriman data pada modul lora SX1278 pada kondisi LOS menghasilkan jarak terbaik sebesar 350 meter, sedangkan pada kondisi NLOS pada jarak 100 meter.
Implementasi Sensor MPU6050 dalam Mendeteksi Pergerakan pada Smart Patok Perbatasan RI–Malaysia: Telekomunikasi Militer Rendy Sulistia; Desyderius Minggu; Fajar Kholid
Jurnal Telkommil Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Telkommil
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/kom.v6i2.587

Abstract

Permasalahan keamanan di wilayah perbatasan sering terjadi akibat pergeseran atau perusakan patok yang menandai batas negara. Penyebab kerusakan atau pergeseran patok batas bisa terjadi oleh beberapa sebab, mulai dari bencana alam seperti tanah longsor dan erosi hingga ulah oknum manusia sendiri, Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem deteksi pergerakan patok menggunakan sensor MPU6050 yang dapat mendeteksi perubahan posisi secara real time. Sistem ini memanfaatkan gabungan akselerometer dan giroskop untuk mengidentifikasi getaran dan perubahan orientasi. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroler dan modul LoRa sebagai sarana komunikasi nirkabel jarak jauh. Pengujian dilakukan dengan berbagai skenario gangguan pada patok simulasi, seperti goyangan ringan, guncangan kuat, hingga pencabutan patok. Sistem ini juga mampu beroperasi di wilayah tanpa jaringan internet dan memiliki konsumsi daya rendah, sehingga cocok digunakan di daerah terpencil. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sensor MPU6050 dapat diimplementasikan secara efektif dalam sistem pemantauan patok perbatasan. Pengembangan lebih lanjut direkomendasikan untuk menambahkan modul GPS dan sistem logging data untuk meningkatkan keandalan monitoring jangka panjang.
Temperature and Humidity Control System for a Munitions Warehouse: Integrating IoT, Machine Learning, and Independent Control: Telekomunikasi Militer Faisal Akbar; Fajar Kholid; Riza Hasbi Ash Shiddieqy
Jurnal Telkommil Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Telkommil
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/kom.v6i2.633

Abstract

Maintaining stable temperature and humidity in ammunition storage facilities is essential to ensure safety and reliability. Environmental fluctuations can degrade explosive materials, shorten their lifespan, and increase the risk of fire or accidental detonation. Conventional manual monitoring methods are often inefficient and lack predictive capabilities, creating the need for a smarter and more reliable solution. This study presents the design of an integrated system that combines Internet of Things (IoT), Machine Learning (ML), and autonomous automatic control to regulate environmental conditions in ammunition depots. The system employs BME680 and DHT11 sensors to measure temperature, humidity, and air quality in real-time. Data are processed by microcontrollers such as ESP32 or STM32 and analysed using a linear regression model, enabling accurate predictions of future environmental changes. To ensure resilience, a backup NodeMCU-based controller is included, which maintains actuator functionality (fans, humidifiers, and ventilation systems) even in the event of internet or server failures. A sensor clustering method is also applied to optimise sensor deployment, reducing costs without sacrificing accuracy. Experimental results demonstrate that the system provides accurate real-time monitoring, predictive insights with less than 10% error, and reliable autonomous control. Compared to conventional approaches, the integration of IoT, ML, and fallback control improves safety, reduces operational costs, and ensures continuous functionality under adverse conditions. This research highlights the effectiveness of combining IoT and ML for ammunition warehouse management and indicates potential applications in other industries requiring strict environmental control, such as pharmaceuticals, logistics, and food storage