Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

TETUN LANGUAGE MAINTENANCE IN EAST TIMOR FORMER REFUGEE COMMUNITY Agnes Maria Diana Rafael
International Journal of Humanity Studies (IJHS) Vol 3, No 2 (2020): March 2020
Publisher : Sanata Dharma University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/ijhs.v3i2.2206

Abstract

This study was conducted with the aims of: (1) describing the use of Tetun Language in East Timor former refugees community Manusak village and (2) describing the factors of Tetun Languages maintenance in Manuasak village. This research uses the sociolinguistic approach, the method used is descriptive qualitative method. The results of the study show that: (1) Tetun is still survives so far as it has migrated for 20 years from its native land. Of the 132 informants interviewed, 86.36% of informants used Tetun Language as a lingua franca with different age categories. For partner selection, 71.21% of informants use Tetun Language when communicating with family members and neighbors. Then 58% of informants use Tetun Language when communicating with family members, neighbors, and coworkers, while 21.21% of informants use the language when communicatin with family members, closest neighbors and game friends. The topics chosen were: (1) 59.09% of informants chose topic about daily life activities, 9.1% chose topics about daily life and some topics that are related to work, 14.4% of informants chose topics about daily life, economic topics, political topics, religious topics, and work topics, 6.81% of informants chose topics about daily life, topics about education, economic topics, political topics, topics about religion, and topics about work, and 10 , 60% of informants chose topics about daily life, topics about education, religious topics and work topics. For the domains of using Tetun Language, then Tetun Language is used in the family domain, neighborhood and at the workplace. Next are the factors caused the maintenance of Tetun Language: loyalty to mother tongue, pride in using Tetun Language , family supporting environment and regional conservation.
MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA DENGAN PEMBUATAN MEDIA BELAJAR DI SD INPRES FATUFETO 2 Kristina E. Noya Nahak; Agnes Maria Diana Rafael; Maria A. Rato Kopa; Maria A Sada; Aida R. D Timo
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Agustus 2022
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v2i2.617

Abstract

Tujuan dalam kegiatan ini yakni memberikan bekal kepada siswa untuk berkreatif dengan membuat media belajar yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan belajar di kelas. Selain itu juga membrikan motivasi bagi guru untuk bagaimana membuat media pembelajaran dari alat dan bahan yang sederhana, mudah dan terjangkau. Sehingga membantu memudahkan siswa dalam memahami materi dan meningkatkan kreativitas siswa untuk membuat sebuah hasil karya. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Kegiatan berjalan dengan baik dengan hasil yang baik pula. Hal ini terlihat dari siswa yang sangat antusias membuat media pembelajaran dan memperagakannya di depan kelas. Begitupun dengan guru kelas V yang mendampingi dan memotivasi siswanya.
IMPLEMENTASI MATERI DASAR BERBANTU MEDIA BELAJAR INTERAKTIF BAGI ANAK USIA SEKOLAH DASAR PANTI ASUHAN KATOLIK SONAF MANEKA Asti Yunita Benu; Agnes Maria Diana Rafael; Christmas P Ate
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Vol. 3 No. 1 (2023): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN -
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v3i1.854

Abstract

AbstrakKegiatan Pengabdian Kepada Masyarkat ini dilakukan selama 2 minggu. Tujuan pelaksanaan kegiatan PKM untuk mengajar dan membimbing anak anak usia sekolah dasar (SD) yang ada di Panti Asuhan Katolik Sonaf Maneka. Proses pembelajaran mengajarkan materi-materi dasar yang didapat oleh anak di sekolah. Materi dasar tersebut terbagi pada kelompok kelas Rendah dan kelompok Kelas Tinggi. Selain itu anak-anak dibagi dalam kelompok kecil dan dibimbing intensif oleh pelaksana dengan menggunakan media pembelajaran. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu anak lebih aktif, interaktif dan antusias belajar berkelompok maupun secara mandiri. Media interaktif yang digunakan oleh pelaksana awalnya dianalisis sesuai kebutuhan, dirancang dan diterapkan sehingga menghasilkan hasil sesuai dengan harapan. AbstractThis Community Service activity was carried out for 2 weeks. The purpose of implementing PKM activities is to teach and guide elementary school-aged children at the Sonaf Maneka Catholic Orphanage. The learning process teaches the basic materials that children get at school. The basic material is divided into Low class groups and High Class groups. In addition, the children were divided into small groups and guided intensively by the implementers using learning media. The results obtained from this activity are that children are more active, interactive and enthusiastic about learning in groups and independently. Interactive media used by executors are initially analyzed according to needs, designed and implemented so as to produce results as expected.
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI SISWA MELALUI KEGIATAN MEMBACA DAN MENULIS RESENSI NOVEL DI SMP NEGERI SATU ATAP WELA PANDANG Agnes Maria Diana Rafael; Selfiana T.M. Ndapa Lawa; Viktorius P. Feka; Femberianus S. Tanggur; Roswita L. Nahak; Jhon Enstein; Radka B. Koli; Katrin T. Neno
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Januari 2026
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca, kemampuan memahami unsur cerita, serta keterampilan menulis siswa melalui program literasi berbasis novel di SMP Negeri Satu Atap Wela Pandang. Kegiatan dilaksanakan selama dua minggu, yaitu pada 06–26 Oktober 2025, dengan empat tahapan utama: sosialisasi manfaat literasi kepada siswa, pendampingan sebagai instruktur dalam kegiatan membaca dan menulis, supervisi selama proses literasi berlangsung, serta evaluasi hasil kegiatan. Novel karya Tere Liye dipilih sebagai bahan bacaan karena memiliki alur yang runtut, penokohan yang kuat, serta mengandung nilai-nilai moral yang positif sehingga mudah dipahami oleh siswa dan mendukung pembentukan karakter. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat baca siswa, pemahaman terhadap unsur intrinsik cerita, serta kemampuan menulis melalui jurnal harian. Kegiatan ini juga menjadi respons terhadap kondisi darurat literasi di Nusa Tenggara Timur yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas pendidikan dan rendahnya capaian kompetensi literasi. Dengan demikian, kegiatan PKM ini memberikan kontribusi positif dalam menumbuhkan budaya literasi di lingkungan sekolah dan perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
STRATEGI AKOMODASI KOMUNIKASI MASYARAKAT BEKAS PENGUNGSI TIMOR-TIMUR DI DESA MANUSAK Agnes Maria Diana Rafael; Viktorius P. Feka; Selfiana T. M. Ndapa Lawa
HINEF : Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): HINEF : JURNAL RUMPUN ILMU PENDIDIKAN (EDISI JANUARI 2026)
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/hinef.v5i1.1930

Abstract

Abstract. This paper examines the ways of accommodation made by former East Timorese refugees in Manusak Village when they communicate with other members of the community who are native residents of Kupang district and communicate using Kupang Malay Languages. The research method applied is descriptive-qualitative method. Data is collected by observation method or by recording technique and note taking technique. From the results of the discussion, the communication accommodation strategy for former East Timorese refugees who have settled in Manusak village is through communication convergence and divergence. Convergence and divergence of communication occurs when the community chooses to communicate with the aim of maintaining friendship, maintaining intimacy, respecting the interlocutor, and preserving culture. Keywords: Accommodation Communication, Convergence, Divergence Abstrak. Tulisan ini mengkaji cara akomodasi komunikasi yang dilakukan oleh masyarakat bekas pengungsi Timor-Timur di Desa Manusak pada saat mereka berkomunikasi dengan warga masyarakat lainnya yang merupakan warga asli kabupaten Kupang dan berkomunikasi menggunakan BMK. Metode penelitian yang diaplikasikan adalah metode deskriptif-kualitatif. Data dikumpulkan dengan metode observasi atau dengan teknik rekam dan teknik catat. Dari hasil pembahasan maka strategi akomodasi komunikasi warga bekas pengungsi Timor Timur yang telah menetap di desa Manusak adalah melalui konvergensi dan divergensi komunikasi. Konvergensi dan divergensi komunikasi terjadi dipilih oleh warga masyarakat tersebut pada saat berkomunikasi dengan tujuan untuk mempertahankan tali silaturahmi, menjaga keakraban, menghormati lawan bicara, dan melestarikan budaya.Kata Kunci: Akomodasi Komunikasi, Konvergensi, Divergensi