Dwi Nur Yunianti
Program Studi Matematika, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

SIFAT-SIFAT MATRIKS GABUNGAN Dani Aprilya Erfianti; Dwi Nur Yunianti
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (930.114 KB)

Abstract

Matriks gabungan dari A, ditulis C(A) adalah matriks gabungan dari matriks nonsinguler A yang didefinisikan sebagai A   ⃘ (〖A^(-1))〗^T, dengan " ⃘ "  merupakan operasi perkalian produk Hadamard. Artikel ini membahas sifat-sifat matriks gabungan, di antaranya tentang nonnegativitas matriks gabungan ditinjau dari matriks G, matriks M, dan matriks H.
Sifat-Sifat Operasi pada Himpunan Lunak Fuzzy Berparameter Fuzzy Dwidita Gusti Ningrum; Dwi Nur Yunianti
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (893.684 KB) | DOI: 10.26740/mathunesa.v9n2.p232-241

Abstract

Molodtsov memperkenalkan himpunan lunak yang menggabungkan antara himpunan semesta dengan suatu himpunan parameter melalui suatu fungsi dari himpunan parameter ke himpunan kuasa atas himpunan semestanya. L. A Zadeh memperkenalkan teori baru yaitu himpunan fuzzy. Seiring berjalannya waktu konsep himpunan fuzzy berkembang menghasilkan himpunan lunak fuzzy. Pengembangan konsep himpunan lunak memberikan teori baru yang dinamakan himpunan lunak berparameter fuzzy. Penggabungan konsep himpunan lunak fuzzy dengan himpunan lunak berparameter fuzzy diperoleh himpunan lunak fuzzy berparameter fuzzy. Pada artikel ini akan dibahas mengenai himpunan lunak fuzzy berparameter fuzzy khususnya sifat-sifat operasi himpunan, sehingga dapat dikaji apakah sifat-sifat operasi pada himpunan biasa juga berlaku pada himpunan lunak fuzzy berparameter fuzzy. Berdasarkan pembahasan disimpulkan bahwa, sifat-sifat operasi yang berlaku pada himpunan lunak fuzzy berparameter fuzzy meliputi sifat transitif, sifat komutatif terhadap operasi gabungan, irisan, sifat asosiatif terhadap operasi gabungan, irisan, sifat De Morgan’s, serta sifat distributif terhadap operasi gabungan dan irisan.
Sifat-Sifat Himpunan Lunak Arini Alfa Hasanah; Dwi Nur Yunianti
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.156 KB) | DOI: 10.26740/mathunesa.v9n2.p311-321

Abstract

Teori himpunan lunak diperkenalkan pertama kali oleh Molodtsov. Teori ini sebagai penyelesaian dari masalah ketidakpastian yang melibatkan himpunan parameter. Pada artikel ini, akan diuraikan definisi himpunan lunak, kesamaan dua himpunan lunak, himpunan kuasa, komplemen himpunan lunak, himpunan kosong dari himpunan lunak, dan himpunan absolut dari himpunan lunak. Selain itu juga dijelaskan operasi yang terkait seperti operasi DAN, ATAU, serta juga operasi gabungan, dan irisan disertai contoh yang mendukung. Artikel ini juga mengkaji keterkaitan sifat-sifat pada operasi himpunan biasa terhadap himpunan lunak. Berdasarkan hasil kajian beberapa teori tersebut, disimpulkan bahwa hubungan operasi DAN dan ATAU pada himpunan lunak berlaku hukum De Morgan, bersifat asosiatif, dan juga distributif. Sedangkan operasi gabungan dan irisan pada himpunan lunak tidak berlaku hukum De Morgan.
SIFAT-SIFAT MATRIKS LUNAK FUZZY INTUISIONISTIK Zahra Aisyananda Nokia Infaluna; Dwi Nur Yunianti
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 9 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (918.865 KB) | DOI: 10.26740/mathunesa.v9n3.p447-457

Abstract

Fuzzy soft sets is one of the mathematical tools that are used to deal with the problem of uncertainty, such as problems in the field of economic, health, and others. The concept of fuzzy soft sets is extended into intuitiononistic fuzzy soft sets to intuitiononistic fuzzy soft matrices. This article examines the intuitionistic fuzzy soft matrix and defines the various types and operations of the intuitionistic fuzzy soft matrix. In addition, the application of an intuitionistic fuzzy soft matrix is ​​given to decision-making problems such as the selection of swimming athletes who have the best swimming techniques.
MULTIHIMPUNAN FUZZY INTUISIONISTIK DAN SIFAT-SIFATNYA Fadlila Septyani Putri; Dwi Nur Yunianti
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 11 No. 02 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v11n2.p246-258

Abstract

Himpunan fuzzy merupakan generalisasi dari himpunan crisp. Dalam perkembangannya, himpunan fuzzy digeneralisasi menjadi himpunan fuzzy intuisionistik. Dalam perkembangannya, himpunan fuzzy intuisionistik digeneralisasi menjadi multihimpunan fuzzy intuisionistik. Pada artikel ini, didefiniskan relasi dan operasi pada multihimpunan fuzzy intuisionistik, yaitu himpunan bagian, kesamaan himpunan, irisan, gabungan, komplemen, penjumlahan, dan perkalian. Selain itu, sifat-sifat terkait operasi pada multihimpunan fuzzy intuisionistik diberikan pada artikel ini dengan sifat-sifat operasi berlaku adalah komutatif, asosiatif, distributif, idempoten, involusi dan De Morgan.
PENERAPAN METODE FUZZY TOPSIS INTUISIONISTIK DALAM PEMILIHAN MASKAPAI PENERBANGAN TERFAVORIT DI BANDARA JUANDA SURABAYA Dwi Nurkarimah; Dwi Nur Yunianti
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 11 No. 03 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v11n3.p391-400

Abstract

Pada era globalisasi perkembangan industri transportasi di Indonesia berkembang dengan pesat. Salah satunya yaitu industri penerbangan. Maskapai penerbangan memiliki peran penting dalam industri ini. Sebagai perusahaan yang mengoperasikan pesawat udara, mereka bertanggung jawab menyediakan layanan transportasi udara yang aman, efisien, dan nyaman bagi penumpang. Keanekaragaman maskapai yang ada terkadang membuat calon penumpang bingung dalam memilih maskapai dengan kualitas terbaik. Dalam penelitian ini, lima maskapai penerbangan akan dipilih yaitu Garuda Indonesia, AirAsia, Lion Air, Batik Air, dan Citilink. Pemilihan maskapai tersebut didasarkan pada hasil survei Top Brand Index tahun 2022 yang menunjukkan preferensi masyarakat terhadap maskapai penerbangan. Responden penelitian ini yaitu pengguna maskapai penerbangan di Bandara Juanda Surabaya yang berusia di atas 18 tahun dan telah menggunakan minimal tiga maskapai penerbangan di bandara tersebut. Pemilihan maskapai terfavorit dinilai berdasarkan enam kriteria dan 13 subkriteria. Kriteria pertama adalah harga dengan subkriteria harga tiket dan diskon. Kriteria kedua adalah pelayanan dengan subkriteria performa pelayanan, pemberian kompensasi, serta kemudahan pembelian dan pemesanan tiket. Kriteria ketiga adalah akurasi jadwal dengan subkriteria penerbangan tanpa transit dan penerbangan tepat waktu. Kriteria keempat adalah fasilitas utama dengan subkriteria kuota bagasi dan klaim bagasi. Kriteria kelima adalah fasilitas pendukung dengan subkriteria pilihan makanan dan minuman, serta hiburan multimedia. Kriteria keenam adalah keamanan dengan subkriteria alat keamanan dan sejarah kecelakaan. Tujuannya adalah menerapkan metode Fuzzy TOPSIS Intuisionistik dalam pemilihan maskapai penerbangan terfavorit di Bandara Juanda Surabaya. Hasil perhitungan menggunakan metode tersebut memberikan rekomendasi maskapai terfavorit dengan nilai koefisien kedekatan relatif sebesar 0,779228993137, yaitu pada Lion Air.Kata Kunci: Pemilihan Maskapai Terfavorit, Metode fuzzy TOPSIS Intuisionistik, Sistem Pendukung Keputusan
Penentuan Banyak Cluster Optimal Hasil Fuzzy C-Means dengan Metode Elbow pada Klasifikasi Kecemasan Belajar Siswa (Studi Kasus: Siswa SMP Negeri 1 Tuban dan SMA Negeri 1 Tuban Jawa Timur) Sherlyna Nurdiyanti; Dwi Nur Yunianti
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 11 No. 03 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v11n3.p401-413

Abstract

Klasterisasi fuzzy merupakan konsep pengelompokkan data yang mempunyai karakteristik yang sama ke dalam satu kelompok sedangkan data dengan karakteristik berbeda akan membentuk kelompok lain. Ada beberapa macam algoritma clustering data, salah satunya adalah Fuzzy C-Means (FCM). Fuzzy C-Means adalah suatu teknik pengklasteran data yang mana keberadaan tiap-tiap titik data dalam klaster ditentukan oleh derajat keanggotaan. Konsep dasar dari FCM adalah menentukan pusat klaster awal, jika pusat klaster belum akurat maka pusat klaster dan derajat keanggotaan akan diperbaiki secara berulang sampai bergerak menuju lokasi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk klasifikasi kecemasan belajar siswa SMP dan SMA menggunakan metode Fuzzy C-Means dengan penentuan banyak klaster optimal menggunakan metode Elbow dari hasil klasifikasi tersebut. Klasifikasi pada penelitian ini menggunakan tingkat kecemasan belajar siswa. Hasil dari penelitian ini diperoleh banyak klaster optimal sebanyak 3 klaster untuk data siswa SMP dengan tingkat kecemasan yaitu kecemasan rendah, kecemasan sedang, dan kecemasan tinggi serta 5 klaster untuk data siswa SMA dengan tingkat kecemasan yaitu kecemasan sangat rendah, kecemasan rendah, kecemasan sedang, kecemasan tinggi, dan kecemasan sangat tinggi. Banyak anggota pada klasifikasi kecemasan data SMP adalah 11 siswa dengan kecemasan rendah, 28 siswa dengan kecemasan sedang, dan 24 siswa dengan kecemasan tinggi. Sedangkan banyak anggota pada klasifikasi kecemasan data SMA adalah 19 siswa dengan kecemasan rendah, 15 siswa dengan kecemasan rendah, 3 siswa dengan kecemasan sedang, 8 siswa dengan kecemasan tinggi, dan 26 siswa dengan kecemasan sangat tinggi.
PERBANDINGAN METODE SAW DAN FSAW PADA URUTAN PRIORITAS PEMELIHARAAN JALAN PROVINSI JAWA TIMUR DI KABUPATEN SIDOARJO Angelika Patricia; Dwi Nur Yunianti
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 11 No. 03 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v11n3.p508-516

Abstract

Infrastruktur jalan yang merupakan salah satu aset utama dalam transportasi yang paling sering digunakan oleh masyarakat umum untuk mendukung kegiatan ekonomi, pendidikan, dan lain-lain. Dalam penelitian ini, akan dilakukan perbandingan metode SAW dan FSAW untuk menentukan urutan ruas jalan berdasarkan nilai preferensinya. Untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan proses pengambilan keputusan dalam menentukan jalan mana yang harus segera diperbaiki berdasarkan tingkat kepentingan kriteria yaitu; nilai kondisi jalan, lalu lintas harian dan panjang ruas jalan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil pembobotan kriteria didapatkan bahwa kriteria kondisi jalan rusak berat mempunyai bobot kepentingan yang paling besar kemudian kriteria lalu lintas harian rata-rata hal ini menunjukkan bahwa persepsi ahli bidang jalan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur dalam pemilihan kepentingan kriteria juga mementingkan aspek dampak kepadatan lalu lintas pada ruas jalan terhadap wilayah. Dari hasil akurasi yangdiperoleh, dapat disimpulkan perbandingan kedua metode yaitu metode SAW dengan skala likert diperoleh nilai persentase sebesar 33% dan FSAW diperoleh nilai persentase sebesar 50%. Metode FSAW disimpulkan lebih baik dibandingkan dengan metode SAW dalam menyelesaikan pengurutan prioritas pemeliharaan jalan.
PENERAPAN METODE FUZZY EDAS DALAM PEMILIHAN OBJEK WISATA TERFAVORIT DI KOTA BATU Ratri 'Illiyun; Dwi Nur Yunianti
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 12 No. 03 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v12n3.p486-495

Abstract

Wisata adalah kegiatan perjalanan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang dengan mengunjungi tempat tertentu dalam jangka waktu sementara. Salah satu kota di Indonesia, khususnya Jawa Timur yang dikenal sebagai kota wisata adalah Kota Batu. Pembangunan beberapa tempat wisata buatan yang dimulai tahun 2001 membuat Kota Batu semakin dikenal sebagai kota wisata berbasis wisata buatan. Banyaknya ketersediaan pilihan objek wisata buatan di Kota Batu membuat pengunjung kebingungan untuk menentukan objek wisata yang akan dipilih. Dalam penelitian ini, lima objek wisata buatan yaitu Jatim Park 1, Jatim Park 2, Museum Angkut, BNS, dan Selecta dipilih berdasarkan popularitas dengan sumber google destinations dan situs pembelian tiket wisata online seperti Tiket.com dan Traveloka. Penelitian ini menggunakan data primer dari penyebaran kuisioner secara online dengan 50 orang responden yang berusia 15-50 tahun dan pernah mengunjungi kelima objek wisata tersebut. Penilaian objek wisata didasarkan pada enam kriteria, yaitu harga tiket masuk wisata, pelayanan dari pihak objek wisata, kemudahan akses jalan menuju lokasi wisata, kelengkapan fasilitas umum, keamanan wisata atau wahana, dan kebersihan objek wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode fuzzy EDAS dalam pemilihan objek wisata terfavorit di Kota Batu. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan metode fuzzy EDAS, objek wisata Jatim Park 1 menjadi objek wisata terfavorit dengan skor penilaian sebesar 0.88945, diikuti oleh Jatim Park 2 sebagai peringkat kedua dengan skor penilaian sebesar 0.6466, Museum Angkut sebagai peringkat ketiga memiliki skor penilaian 0.52122, BNS sebagai peringkat keempat dengan skor penilaian sebesar 0.33531, dan Selecta sebagai peringkat terakhir memiliki skor penilaian sebesar 0.00094.Kata Kunci: Pemilihan objek wisata, Kota Batu, fuzzy EDAS.
PEMILIHAN JASA EKSPEDISI FAVORIT MENGGUNAKAN METODE FUZZY COPRAS INTUISIONISTIK Erika Novita Sari; Dwi Nur Yunianti
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 12 No. 03 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v12n3.p579-592

Abstract

Jasa ekspedisi adalah layanan yang ditawarkan oleh suatu perusahaan untuk mengurus pengiriman barang dalam jumlah besar maupun kecil ke tujuan tertentu. Dalam memilih sebuah jasa ekspedisi, konsumen dapat menggunakan sistem pendukung keputusan (SPK) untuk membantu dalam mengambil keputusan. Salah satunya yaitu metode Multi Criteria Decision Making (MCDM). Metode MCDM dikembangkan untuk membantu pengambil keputusan dalam melakukan pengambilan keputusan terhadap beberapa alternatif keputusan agar mendapatkan suatu keputusan yang akurat dan optimal. Pada penelitian ini, metode MCDM yang digunakan yaitu metode fuzzy COPRAS intuisionistik. Metode fuzzy COPRAS intuisionistik merupakan gabungan antara metode COPRAS dan fuzzy intuisionistik. Penelitian ini menggunakan metode fuzzy COPRAS intuisionistik untuk pemilihan jasa ekspedisi favorit. Alternatif jasa ekspedisi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu J&T, JNE, SiCepat, Ninja Express, dan Pos Indonesia. Sedangkan kriteria yang digunakan yaitu keamanan pengiriman, ketepatan waktu pengiriman, tarif kirim, sistem pelacak (tracking), attitude kurir, responsivitas, banyaknya cabang (droppoint), jangkauan, sistem penjemputan barang (pick up). Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui nilai bobot pada setiap kriteria dan mengetahui hasil pengurutan berdasarkan metode fuzzy COPRAS intuisionistik. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuisioner di platform Gform oleh 30 responden. Menurut penilaian responden terkait tingkat kepentingan kriteria, diperoleh bahwa kriteria tarif kirim merupakan kriteria yang paling penting ketika memilih jasa ekspedisi. Bobot yang dihasilkan dari kriteria tarif kirim sebesar 0.99999999999130. Sedangkan untuk hasil pemeringkatan alternatif jasa ekspedisi dengan menggunakan metode fuzzy COPRAS intuisionistik di dapatkan hasil bahwa J&T menempati peringkat pertamadengan nilai utilitas sebesar 1.Kata Kunci: Alternatif, Fuzzy COPRAS Intuisionistik, Jasa Ekspedisi, Kriteria, MCDM