Dedi Sulaiman
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Guru dalam Mempersiapkan Manajemen Sumber Daya Manusia di Era Society 5.0 (Studi Kasus Generasi Alpha) Pesa Nugraha, Putu; Dedi Sulaiman
Madaniyah Vol 14 No 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58410/madaniyah.v14i2.926

Abstract

In the era of Society 5.0, where technology and human interaction are increasingly integrated, human resource management (HRM) is crucial for organizational success. Teachers play a vital role in preparing Generation Alpha to face future challenges by acting as facilitators in developing essential skills such as social abilities, problem-solving, critical thinking, and creativity. They also help students understand technological advancements and their impact on future job markets. This study, using a qualitative case study method, focuses on the role of teachers in preparing HRM for Society 5.0. Findings highlight that teachers are key in identifying student potential, nurturing talent, and preparing students for future jobs that do not yet exist. Teachers also play a significant role in instilling positive work attitudes, including work ethics, responsibility, collaboration, and leadership. Additionally, they help students understand the importance of diversity and inclusivity in an increasingly global workplace. The research emphasizes the need for education to evolve and stay relevant in the face of Society 5.0 challenges. Continuous development for teachers and collaboration between government, educational institutions, and industry are essential to ensure that school curricula align with future workforce needs. Keywords: Teacher, human resource management, Society 5.0, Generation Alpha, education.
Evaluasi Kebutuhan Area Parkir dan Ruang Tunggu Penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Lembar Dedi Sulaiman
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 3 (2015): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v27i3.781

Abstract

Pelabuhan Lembar adalah pelabuhan utama Lombok dan menangani muatan kecil, perahu nelayan dan kapal ro-ro yang melintas secara reguler ke Padang Bai, Bali. Dari tahun ketahun angkutan penyeberangan mengalami peningkatan, untuk kendaraan Roda-4 rata-rata sebesar 3,8%, dan kendaraan bermotor R-2 sebesar 34,5%. Dalam mengantisipasi peningkatan angkutan lintas penyeberangan Padang Bai – Lembar pada tahun 2012 dilayani 23 kapal penyeberangan yang mempunyai kapasitas muat penumpang  rata-rata  407 penumpang dan kendaraan R-4 rata-rata 22 unit. Dalam menganalisis kebutuhan area parkir kendaraan bermotor roda-4 dari tahun 2012 s/d tahun 2020 menggunakan program dinamis yaitupowersim, analisis data sekunder dan data primer menunjukkan bahwa fluktuasi angkutan sangat mempengaruhi kapasitas area parkir dan kapasitas muat kapal yang akan dioperasikan pada 3 (tiga) tahun terakhir menunjukkan fluktuasi angkutan, yaitu dari tahun 2009 s/d 2011, angkutan penumpang mengalami penurunan rata-rata per tahun 21.6 %, kendaraan bermotor roda-2 mengalami pertumbuhan sebesar 11.8 % dan kendaraan bermotor roda-4 mengalami pertumbuhan sebesar 11.4 %. Sedangkan Pelabuhan Lembar pada saat sekarang mempunyai kapasitas area parkir berjumlah 130 truk, waktu B/M 50-60 menit dan jumlah kapal yang melayani penyeberangan sebanyak 23 unit dengan rata-rata kapasitas muat kapal 22 unit. Pada tahun 2012 dengan pola kedatangan kendaraan R-4 38 unit/jam dan kapasitas muat kapal rata-rata 22 unit, maka jumlah kendaraan yang antri di area parkir berjumlah 68-69 unit. Tahun 2015 dengan pola kedatangan kendaraan R-4 46 unit/jam dan kapasitas muat kapal rata-rata 24 unit, maka jumlah kendaraan yang antri di area parkir berjumlah 94-95 unit. Tahun 2020 dengan pola kedatangan kendaraan R-4 30 unit/jam dan kapasitas muat kapal rata-rata 30 unit, maka jumlah kendaraan yang antri di area parkir berjumlah 119-120 unit.