Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Pelatih Pencak Silat Kabupaten Tulungagung Eko Andi Susilo
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 2 No 1 (2020): Volume 2, Nomor 1, Juli 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan bekal keilmuan dalam bidang kepelatihan prestasi pada atlet pencak silat Kabupaten Tulungagung. Pengabdian ini dilaksanakan secara bertahap, tahap pertama memberi sosialisasi dengan metode ceramah atau teori, tahap kedua yaitu tim memberikan praktik dalam mengaplikasikan secara langsung pada atlet pencak silat Kabupaten Tulungagung. Beberapa permasalahan yang terjadi dalam program pengabdian pada masyarakat ini yaitu keterbatasan pengetahuan yang dimiliki pelatih dalam memberikan pelatihan yang profesional dan kurangnya pengetahuan mengenai metode kepelatihan pada atlet. Hal itu berupa prinsip – prinsip latihan dan pengaruh pada fisiologi tubuh atlet saat menjalani pelatihan. Solusi yang digunakan dalam program ini adalah dengan mengumpulkan sebagian pelatih dan atlet, kemudian diberi gambaran secara khusus tentang metodologi kepelatihan.Tindakan yang harus diambil pelatih pencak silat yaitu mengaplikasikan metode latihan kepada atlet binaanya. Dalam kegiatan kepelatihan ini didapat perserta yang mengikuti sebanyak 20 pelatih dan hasil yang didapat dalam kepelatihan ini yaitu pelatih dapat merancang program latihan dengan baik yang bertujuan dapat meningkatkan prestasi atletnya.
Pengaruh High Intensity Interval Training Kettlebell Workout Terhadap Peningkatan Daya Tahan Anaerobik Eko Andi Susilo
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 4, No 4 (2019): Volume 4 Nomor 4, November 2019
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.377 KB) | DOI: 10.28926/briliant.v4i4.362

Abstract

Daya tahan anaerobik merupakan kemampuan tubuh dalam melakukan aktifitas tanpa memerlukan adanya oksigen. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa melakukan High Intensity Interval Training Kettlebell Workout dapat meningkatkan daya tahan anaerobik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen tanpa kelompok pembanding. Rancangan penelitian yang digunakan adalah onegroup pretest-posttest design. Penelitian dilakukan pada atlet pencak silat Kabupaten Tulungagung yang berjumlah 30 atlet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya tahan anaerobik yang diukur menggunakan tes lari 300m sebelum perlakuan sebesar 39,8047 detik dan daya tahan anaerobik yang diukur setelah dilakukan perlakuan selama 3 kali per minggu dalam waktu 4 minggu sebesar 38,8617 detik. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu High Intensity Interval Training Kettlebell Workout dapat meningkatkan daya tahan anaerobik.
The Effect of EMS Exercise on Body Circumstances in Sedentary Women Rizky Sota Dyaksa; Eko Andi Susilo; Achmad Wahyu Virdianto
Jp.jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan) Vol 5 No 2 (2022): Jp.jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan)
Publisher : IKIP Budi Utomo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/jp.jok.v5i2.1809

Abstract

Today's society is aware of the importance of health. Now many people are competing to do physical activity. This is done to prevent the occurrence of diseases such as diabetes, blockage of blood vessels caused by fat. Currently, there are many types of sports, one of which is Electro Muscle Stimulation (EMS). This EMS device uses electrical waves to artificially stimulate muscles. This research method is an experimental pretest-posttest design. The subject is female as many as 10 people. Exercises were carried out using a total body EMS with a duration of 20 minutes for core and 5 minutes for cooling down, performed 2x/week for 6 weeks. The exercise was carried out when the research subjects had enough sleep and the pulse was below 80-110 minutes. The variable in this study was subcutaneous fat with measurements using a simple meter to determine right-left upper arm circumference, abdominal circumference, right and left thigh circumference. The results of this study were that there were significant differences in the circumferences of the upper arms, abdomen and thighs where the results of the SPSS static analysis showed a value of <0.05.