Henry Christope Iwong
Universitas Cenderawasih

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROFIL KOMUNITAS LITERASI DI KOTA JAYAPURA Aplonia Yonggom; Henry Christope Iwong
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.586 KB) | DOI: 10.31957/noken.v2i1.1584

Abstract

The research was conducted in Jayapura city using qualitative approach and conducted for 5 (five) months. Data retrieval using observation techniques, interviews, Focus Group Discussion (FGD) and library studies. The data was analyzed descriptively. The short-term objectives of this study were: 1) Number of Literacy Communities in Jayapura City 2) Profile of each literacy community 3) Overview of the existence of literacy communities. The long-term goal is expected to provide reference contributions for the government and related agencies on the development of literacy, development of literacy and education communities in Jayapura City. Based on the processing of data obtained descriptively it could be said that the literacy movement in Jayapura city had developed quite well in recent years. This could be seen from various literacy activities such as training, competitions, seminars and book surgery. Support was also provided by governments and non-governmental agencies. Including the emergence of many Community Taman Baca Masyarakat (TBM) and literacy communities. There are 4 literacy communities that are considered to exist enough to conduct literacy activities in Jayapuara City, namely Sastra Papua community (Kosapa), Sekolah Menulis Papua community (SMP), Gerakan Papua Mengajar community (GPM) and the Pilamo Aksara Community. The community was profiled on behalf of other literacy communities in Jayapura.Keywords: community; literacy; literacy read 
PENDIDIKAN ETIKA PUBLIK DALAM BUKU TEKS PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VIII KOTA JAYAPURA Dhanu Priyo Widodo; Henry Christope Iwong
CAKRAWALA LINGUISTA Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 Number 2 December 2021
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/cling.v4i2.2671

Abstract

Perselisihan antarpelajar yang masih terjadi mengindikasikan bahwa pendidikan etika publik wajib dimuat dalam buku teks pelajaran sebagai media pembelajaran agar tercipta generasi yang siap berbaur dalam masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pendidikan etika publik yang termuat dalam buku teks pelajaran Bahasa Indonesia SMP kelas VIII. Penelitian ini menggunakan teknik analisis isi. Adapun dalam menganalisis data, peneliti melakukan beberapa langkah berikut, 1. Mengelompokkan data berupa teks bacaan dan ilustrasi yang merepresentasikan pendidikan etika publik, 2. Mengidentifikasi frekuensi kemunculan pendidikan etika publik yang termuat dalam teks bacaan dan ilustrasi, 3. Mengidentifikasi topik teks bacaan dan ilustrasi yang merepresentasikan pendidikan etika publik, dan 4. Menarik kesimpulan pada hasil temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan etika publik sudah terintegrasi pada teks bacaan dan ilustrasi dengan baik. Hal tersebut dibuktikan dengan temuan dimensi kualitas pelayanan publik yang direpresentasikan sebanyak 5 temuan. Dimensi modalitas yang direpresentasikan sebanyak 10 temuan. Dimensi integritas tindakan publik yang direpresentasikan sebanyak 24 temuan. Adapun pendidikan etika publik banyak direpresentasikan pada teks bacaan dan ilustrasi dengan topik tindakan atau kegiatan yang memuat kerja sama antarpelajar dalam sebuah kegiatan positif. Hal tersebut menjelaskan bahwa baik pemerintah maupun pihak swasta sudah memberikan perhatian penuh terhadap pendidikan etika publik dalam ranah pendidikan formal dengan menyisipkan ke dalam teks bacaan dan ilustrasi pada buku teks pelajaran.