Wiwik Pratiwi
IAIN Sultan Amai Gorontalo

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Peran Guru dalam Mengembangkan Kemandirian Anak Usia Dini di TK Kemala Bhayangkari 06 Gorontalo Yuni Basri Indak; Wiwik Pratiwi
Early Childhood Islamic Education Journal Vol. 2 No. 02 (2021): Early Childhood Islamic Education Journal (ECIE)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58176/eciejournal.v2i02.548

Abstract

Fokus penelitian ini adalah mendeskripsikan peran guru dalam mengembangkan kemandirian anak di TK Kemala Bhayangkari 06 Gorontalo. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian adalah kepala TK, 4 guru, dan 1 orangtua anak didik. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa: 1) Gambaran kemandirian anak usia dini di TK Kemala Bhayangkari 06 Gorontalo adalah tanggung jawab (membereskan mainan sendiri, merapikan bukunya sendiri, membuang sampah pada temptanya sendiri dan mampu mengambil keputusan sendiri) dan mandiri (cuci tangan sendiri, makan sendiri, menyimpan peralatan tulis menulis sendiri, dan mandi sendiri); 2)Peran guru dalam mengembangkan kemandirian anak usia dini di TK Kemala Bhayangkari 06 Gorontalo yaitu memberikan pembiasaan, pengutan mental, bimbingan, dan pemberian contoh; 3) Faktor pendukung dan faktor penghambat guru dalam mengembangkan kemandirian anak usia dini di TK Kemala Bhayangkari 06 Gorontalo yaitu faktor pendukung yaitu dukungan dari orangtua, faktor penghambat yaitu faktor internal dan faktor eksternal (lingkungan sekitar dan kurangnya pembiasaan dari orangtua).
Kecanduan Penggunaan Gadget pada Anak Raudhatul Athfal di masa Pandemi Covid-19 Wiwik Pratiwi; Amalia Rizki Pautina
Early Childhood Islamic Education Journal Vol. 3 No. 01 (2022): Early Childhood Islamic Education Journal
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58176/eciejournal.v3i01.864

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan sistem pembelajaran di Indonesia berubah menjadi daring khususnya untuk pendidikan di Raudhatul Athfal. Pembelajaran dengan sistem daring membuat anak sering menggunakan gadget, yang dapat menyebabkan anak mengalami kecenderungan kecanduan gadget. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan gadget pada anak RA di Kota Gorontalo pada masa Pandemi Covid-19. Penelitian ini dilakukan di seluruh RA yang ada di kota Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik survey. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan secara online pada sampel yang berjumlah 140 orang. Penelitian ini juga menggunakan analisis data kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif melalui presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak RA di Kota Gorontalo menggunakan gadget untuk membuka aplikasi game dan youtube, dengan durasi penggunaan selama 1-2 Jam perhari, selain itu terdapat dampak positif dan negatif dari penggunaan gadget tersebut. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan bagi orang tua dalam memberikan akses penggunaan gadget pada anak.
Problematika Pendampingan Orang Tua Dalam Pembelajaran Jarak Jauh Anak Usia Dini Pada Masa Pandemi: Studi Di TK Kemala Bhayangkari 06 Gorontalo Sri Wahyuni Panna Panna; Wiwik Pratiwi; Sitti Rahmawati Talango
Early Childhood Islamic Education Journal Vol. 5 No. 02 (2024): Early Childhood Islamic Education Journal
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58176/eciejournal.v5i02.839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan yang dialami orang tua saat mendampingi anak usia dini dalam pembelajaran jarak jauh, serta mengidentifikasi strategi adaptasi yang diterapkan di sekolah. Penelitian menggunakan desain studi kasus kualitatif deskriptif di TK Kemala Bhayangkari 06 Gorontalo. Informan terdiri atas 5 orang tua yang dipilih secara purposif, kepala sekolah, dan guru Kelompok B1. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur sebanyak dua kali untuk setiap informan, observasi kegiatan pembelajaran dan komunikasi guru-orang tua, serta analisis dokumen pendukung (rencana pembelajaran, catatan pengugasan, dan dokumentasi komunikasi WhatsApp). Data kredibilitas diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik, serta member check kepada informan kunci. Analisis data mengikuti model interaktif Miles dan Huberman, meliputi kondensasi data, penyajian data, serta kesimpulan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan lima permasalahan yang saling berkaitan, yaitu keterbatasan literasi digital dalam penggunaan WhatsApp, ketidakstabilan jaringan dan keterbatasan kuota internet, benturan jadwal kerja orang tua dengan pendampingan belajar, ketidaksiapan dalam aspek perangkat, waktu, dan kepercayaan diri pedagogis, serta penilaian yang bertumpu pada penyampaian tugas. Sekolah mengatasi kendala tersebut melalui kombinasi pembelajaran berbasis WhatsApp, pembelajaran luring, dan kunjungan rumah bagi keluarga yang mengalami keterbatasan akses. Temuan menunjukkan perlunya jadwal yang fleksibel, panduan sederhana bagi orang tua, diferensiasi moda layanan, serta prosedur penilaian yang dapat membedakan kinerja anak dari bantuan orang dewasa. Studi ini tetap relevan setelah pandemi sebagai dasar kesiapsiagaan pembelajaran darurat dan penguatan komunikasi sekolah-keluarga pada pendidikan anak usia dini.