Margono Mitrohardjono
Universitas Muhamadiyah Jakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DAMPAK PANDEMI COVID 19 TERHADAP MANAJEMEN “ACADEMIC CAPITALISM” PERGURUAN TINGGI Sholehuddin Sholehuddin; Margono Mitrohardjono; Adi Fahrudin
Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/tahdzibi.6.1.21-28

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dampak pandemi covid–19 terhadap manajemen dalam konteks academic capitalism di perguruan tinggi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur atau studi kepustakaan dari berbagai sumber yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya pandemi covid 19 berdampak pada ketahanannya untuk survive di mana telah terjadi perubahan tatanan pembelajaran pada perguruan tinggi yang saat ini berbasis teknologi komunikasi dan informasi. Di samping itu untuk menunjang ketahanannya, manajemen perguruan tinggi dituntut untuk mampu memaksimalkan kemitraan strategis dengan pemerintah dan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Penelitian ini memberikan gambaran dari analisis kesiapan perguruan tinggi di era pandemi covid–19 serta berbagai upaya yang dilakukannya dalam menjalin kemitraan strategis dengan stakeholder terkait. Dengan demikian hal ini dapat menjadi pembelajaran bagi perguruan tinggi untuk melakukan repositioning agar tetap survive dan mampu menjadi agent of change di masyarakat serta menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.ABSTRACTThis research was conducted to analyze the impact of the Covid-19 pandemic on management in the context of academic capitalism in university. This research was conducted using a qualitative approach with the method of literature review or literature study from various relevant sources. The results of this study indicate that the existence of the Covid 19 pandemic has an impact on his resilience to survive where there has been a change in the learning structure of universities which are currently based on communication and information technology. In addition, to support its resilience, higher education management is required to be able to maximize strategic partnerships with the government and industry. This study provides an overview of the analysis of higher education readiness in the era of the Covid-19 pandemic and the various efforts it has made in establishing strategic partnerships with related stakeholders. Thus, this can be a lesson for higher education to carry out repositioning in order to survive and be able to become agents of change in society and produce graduates who are relevant to the needs of society.
PENERAPAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT DAN PENERAPAN OPERASIONAL PENDIDIKAN ISLAM DI MADRASAH ALIYAH DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN (Studi Kasus di Madrasah Aliyah Miftahul Hudaa Depok) Tismat Tismat; Margono Mitrohardjono
Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/tahdzibi.3.1.7-18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Miftahul Huda atas penerapan Total Quality Management  (TQM) dan didukung dengan penerapan dasar operasional pendidikan Islam di Madrahsah Aliyah Miftahul Huda Depok. Keberhasilan penerapan management mutu di Miftahul Huda Depok ditunjukkan oleh terus meningkatnya input MA Miftahul Huda Depok sampai melebihi kouta yang ditentukan, Demikian pula banyaknya output yang dihasilkan dalam bentuk prestasi yang dicapai oleh kepala sekolah, guru dan siswa, serta munculnya outcome yang memiliki daya  saing tinggi. Dengan menggunakan metode desktriptif kualitatif, penelitian ini menghasilkan temuan bahwa keberhasilan peningkatan mutu pendidikan melalui TQM dan didukung oleh gaya kepemimpinan kepala madrasah dengan proses dari atas ke bawah secara terbalik, komunikasi yang baik antar-stakeholder lembaga pendidikan, anilis swot, dan adanya pengukuran mutu pendidikan yang dilakukan secara terus-menerus baik internal maupun eksternal.
URGENSI PENDIDIKAN KELUARGA DI MASA PANDEMI COVID-19 Rizaludin Kurniawan; Margono Mitrohardjono; Adi Fahrudin
Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/tahdzibi.6.1.29-38

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan dikeluarkannya berbagai kebijakan dari pemerintah. Salah satu kebijakan tersebut adalah kebijakan Belajar Dari Rumah serta Bekerja Dari Rumah. Dalam karya ilmiah ini dipaparkan mengenai urgensi pendidikan keluarga di masa pandemi Covid-19 kaitannya dengan kebijakan Belajar Dari Rumah serta Bekerja Dari Rumah. Karya ilmiah ini menyuguhkan suatu kesimpulan bahwa urgensi pendidikan keluarga di masa pandemi Covid-19 tersebut diwujudkan melalui optimalisasi fungsi orang tua dalam mendidik anak selama proses Belajar Dari Rumah di masa pandemi Covid-19 berlangsung notabene menjadikan orang tua sebagai mentor anak di rumah serta orang tua sebagai pendidik karakter anak.ABSTRACTThe covid-19 pandemic led to the issuance of various policies from the government. One of these policies is the Study From Home and Work From Home policy. This scientific paper describes the urgency of family education during the Covid-19 pandemic in relation to the policy of Learning from Home and Working from Home. This scientific work presents a conclusion that the urgency of family education during the Covid-19 pandemic was realized through optimizing the function of parents in educating children during the Learning From Home process during the Covid-19 pandemic which makes parents as mentors of children at home and parents as educators of children's character.Keyword: Education, Family, Pandemic of Covid-19