Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

SOSIALISASI PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING DI MASA PANDEMI BAGI GURU DI MA ALKAHFI BOGOR Maya Nurfitriyanti; Fatwa Patimah Nursa’adah; Aulia Masruroh
Jubaedah : Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Indonesian Journal of Community Services and School Education) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Jubaedah)
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jub.v1i3.37

Abstract

The Covid-19 pandemic has forced us to make habits that we never imagined before. This also triggers changes in the learning system from primary education to higher education. One of the changes in the education system is the distance learning system (PJJ). In this condition, teachers must quickly adjust the new policies issued by the government, namely by learning activities and teaching students from home to prevent the spread of COVID-19. One of the efforts to do so that learning runs effectively is the blended learning method. Blended learning combines computer and internet technology offered by online learning and face-to-face learning participation to provide the most effective and efficient experience. Using the correct learning methods, overcoming learning obstacles due to COVID-19 can be overcome. With the blended learning method, students learn independently, and teachers can continue to explain the subject matter using learning media such as the internet.
SOSIALISASI PENGGUNAAN CANVA DALAM PEMBUATAN MODUL PEMBELAJARAN Maya Nurfitriyanti; Fatwa Patimah Nursa’adah; Aulia Masruroh
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.7818

Abstract

Pendidikan merupakan hal yang penting bagi suatu bangsa untuk sejahtera. Ini membantu orang untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan yang mereka butuhkan untuk menjadi warga negara yang produktif yang dapat berkontribusi pada pertumbuhan negara mereka. Keberhasilan suatu pendidikan ditentukan oleh kualitas guru dan bahan ajar yang digunakan. Sebagian besar guru sekarang menggunakan buku teks atau modul yang ada, yang kaya akan detail yang jelas. Namun, modul pelatihan yang digunakan tidak sedikit yang terlalu buku teks, sehingga membuat siswa tertarik untuk membacanya. Hal ini menuntut guru untuk kreatif dalam membuat materi pembelajaran seperti modul menjadi lebih menarik. Canva merupakan aplikasi online yang dapat digunakan untuk membuat modul pembelajaran. Mudah digunakan dan memiliki berbagai alat dan fitur yang menjadikannya pilihan ideal untuk membuat bahan ajar. Canva adalah alat yang hebat untuk membuat visual, tetapi sayangnya tidak banyak guru yang mengenalnya. Canva adalah alat yang hebat untuk membuat modul pembelajaran visual, tetapi mungkin sulit untuk memulai tanpa bantuan. Itulah pentingnya sosialisasi memperkenalkan Canva kepada guru dan menunjukkan kepada mereka bagaimana Canva dapat digunakan untuk membuat modul yang kreatif dan menarik. Jadikan media pembelajaran lebih efisien dengan menambahkan detail yang kaya.
Pemanfaatan Youtube Sebagai Media Publikasi Project Based Learning Pada Mata Kuliah Statistika Fatwa Patimah Nursa’adah; Novrita Mulya Rosa
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8810

Abstract

Kolaborasi antara pembelajaran dan teknologi adalah alat pembelajaran yang kuat yang dapat digunakan untuk menciptakan solusi pembelajaran online yang inovatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi deskriptif dengan menyebar angket dalam bentuk google form. Teknik Analisa data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil angket dianalisis berdasarkan jawaban 72 responden penelitian yaitu mahasiswa program studi Pendidikan Matematika FMIPA Unindra PGRI Jakarta yang mengikuti mata kuliah statistika lanjut. Angket dibuat dengan indikator ketertarikan, pembelajaran bermakna, komunikasi dan kolaborasi, berpikir kritis, kreativitas. Berdasarkan analisis data, diperoleh skor rata-rata dari seluruh indikator sebesar 80,20% berada pada kategori kuat. Penggunaan youtube dalam model Project Based Learning dinilai sangat menarik dan membantu mahasiswa untuk menuangkan kreativitas dalam membuat video untuk diunggah. Mahasiswa terlatih untuk memiliki life skills dan keterampilan abad 21 dengan penugasan proyek pembuatan video mengikuti sintaks Project Based Learning.
FAKTOR-FAKTOR PSIKOLOGIS DAN SIKAP SISWA DALAM PEMAHAMAN KONSEP KIMIA Novrita Mulya Rosa; Fatwa Patimah Nursa’adah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh faktor-faktor psikologis dan sikap siswa terhadap pemahaman konsep kimia. Metode ini dilakukan dengan cara mengumpulkan data dari sumber-sumber tertulis seperti buku, jurnal, dan artikel. Metode penelitian perpustakaan, atau sering disebut metode penelitian kepustakaan, dilakukan dengan cara mengumpulkan data dari sumber-sumber tertulis seperti buku, jurnal, artikel, dan dokumen lainnya yang tersedia di perpustakaan. Faktor-faktor psikologis, seperti motivasi, minat, dan persepsi, dieksplorasi bersamaan dengan analisis sikap siswa terhadap mata pelajaran kimia. Hasil menunjukkan adanya korelasi positif antara motivasi intrinsik dan pemahaman konsep kimia, serta dampak signifikan sikap siswa terhadap proses pembelajaran. Pembahasan mencakup implikasi untuk perancangan strategi pembelajaran yang lebih mendukung dan rekomendasi untuk pengembangan kurikulum kimia. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi pendidik dan pengambil kebijakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran kimia di tingkat sekolah menengah.
PELATIHAN PENGELOLAAN BANK SAMPAH DI SDN 5 MANGUNREJA TASIKMALAYA JAWA BARAT Fatwa Patimah Nursa’adah; Maya Nurfitriyanti; Aulia Masruroh
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 1 No. 4 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v1i4.1139

Abstract

Pelatihan Pengelolaan Bank Sampah di SDN 5 Mangunreja, Tasikmalaya, Jawa Barat, merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan dalam pengelolaan sampah di lingkungan sekolah dan komunitasnya. Melalui penyuluhan yang diadakan secara online oleh tim abdimas, peserta, yang terdiri dari guru dan warga sekolah, diberikan pemahaman tentang pengertian sampah, jenis sampah, dampak yang ditimbulkan, dan solusi untuk meminimalisasi sampah melalui pembuatan bank sampah. Kegiatan ini mencapai keberhasilan dengan partisipasi aktif dari 20 peserta yang menunjukkan antusiasme dan minat yang tinggi dalam mempelajari konsep-konsep baru tentang pengelolaan sampah. Bagi para guru, pelatihan ini memberikan pengalaman baru dalam menerapkan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) melalui bank sampah, sehingga mereka dapat menjadi agen perubahan dalam mendorong praktik pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan. Dengan demikian, pelatihan ini merupakan langkah awal yang positif dalam membangun kesadaran dan keterampilan dalam pengelolaan sampah di sekolah dan komunitasnya.
Upaya Penanganan Dampak Negatif dan Penyebarluasan Berita Hoaks di SMAN 36 Jakarta Aulia Masruroh; Fatwa Patimah Nursa’adah; Rita Kusumawardhani
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Mei-Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/7n5x7y04

Abstract

The spread of hoaxes among students has become a serious issue in the digital era, particularly due to the low level of digital literacy among adolescents. This community service activity aimed to raise awareness among students of SMAN 36 Jakarta about the dangers of hoaxes through education and digital literacy training. The methods used in this program included socialization, interactive discussions, and the creation of digital campaigns in the form of posters and educational videos by the students. The results showed that students became more critical in receiving and sharing information, as well as more capable of identifying characteristics of hoaxes. However, challenges such as uneven student participation and limited digital access were still encountered. Therefore, follow-up programs, parental involvement, and school policies are needed to support the development of a sustainable digital literacy culture. This activity proves that an educational approach based on digital literacy can serve as a preventive solution to hoax dissemination within the school environment.
Pelatihan Pemberdayaan SDM BUMDes Wisata Salawu Syamsu Nurkarim; Fatwa Patimah Nursa’adah
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2025): September-Desember
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/dase5g05

Abstract

The current issues faced by tourist villages are indeed a priority for the Government of the Republic of Indonesia, particularly in relation to tourism-based economic development and community empowerment. In recent years, the development of tourist villages has become a main focus in efforts to improve community welfare, introduce local potential, and support regional development through a sustainable tourism sector.Village-Owned Enterprises (BUMDes) are expected to become an integral part of tourist village communities, providing significant contributions to the development and sustainability of these villages. BUMDes play a crucial role in supporting various economic and social aspects of the village, including resource management, infrastructure development, and community empowerment.However, the challenges currently faced reveal that although BUMDes have great potential to support the development of tourist villages, there are still obstacles that hinder them from providing maximum material support in this context. This has led to the need for independent BUMDes, which not only rely on funding from the government or external parties but also possess the capability to guide and empower the local community directly.One way to achieve this is through training and capacity-building programs focused on improving community skills in managing and developing tourist villages professionally and sustainably. At present, BUMDes Salawu requires competent instructors to gain knowledge from practitioners, which can then be shared widely with the community.
Sosialisasi Dampak Pengunaan Teknologi AI dalam  Proses Pembelajaran Silvia Septhiani; Fatwa Patimah Nursa’adah; Kasih Haryo Basuki
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2025): September-Desember
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/5tbt2k61

Abstract

Perkembangan teknologi di era digital saat memberikan banyak perubahan dalam berbagai bidang salah satunya adalah dalam dunia pendidikan. Perubahan dalam proses pembelajaran yang sebelumnya hanya dapat dilakukan secara tatap muka saat ini dapat  didukung oleh berbagai perangkat teknologi, seperti smartphone, laptop dan platform pembelajaran digital. Beberapa teknologi pendidikan diantaranya teknologi cloud, teknologi seluler, realitas virtual, audio dan video, serta kecerdasan buatan (AI) Hal ini tentunya memberikan dampak baik bagi proses pembelajaran diantaranya adalah memudahkan proses belajar. Penggunaan teknologi ini selain memberikan dampak postif tentunya juga membawa tantangan di penggunaannya. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat memberikan informasi tepat sasaran dan diharapkan membawa pengaruh yang kuat dalam hal peningkatkan pemahaman penggunaan teknologi di kalangan siswa. Dengan memberikan  pemahaman kepada siswa tentang potensi teknologi sebagai sarana pembelajaran yang efektif, serta cara yang tepat untuk mengintegrasikannya dalam kegiatan belajar mengajar secara potensial akan memberikan manfaat.