Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERBEDAAN KEMAMPUAN SPASIAL DAN DISPOSISI MATEMATIS SISWA ANTARA PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DENGAN PEMBELAJARAN BIASA Muhammad Rizky Mazaly; Nuraini Sri Bina; Siti Fatimah Sihotang
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jfi.v1i1.19065

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui perbedaan signifikan antara kemampuan spasial siswa yang diajar dengan pembelajaran kontekstual dengan siswa yang diajar dengan pembelajaran biasa, (2) Mengetahui perbedaan signifikan antara disposisi matematis siswa yang diajar dengan model kontekstual dengan siswa yang diajar dengan pembelajaran biasa, (3) Mengetahui apakah terdapat interaksi antara pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap kemampuan spasial siswa, (4) Mengetahui apakah terdapat interaksi antara pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap disposisi matematis siswa, (5) Proses jawaban siswa pada masing-masing pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh siswa kelas VIII SMP Swasta Budi Agung Medan yang berjumlah 345 siswa, dengan mengambil sampel dua kelas berjumlah 60 siswa. Analisis data dilakukan dengan Anava dua jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Kemampuan spasial siswa yang diajar dengan pembelajaran kontekstual lebih tinggi dari siswa yang diajar dengan pembelajaran biasa, (2) Disposisi matematis siswa yang diajar dengan pembelajaran kontekstual lebih tinggi dari siswa yang diajar dengan pembelajaran biasa, (3) Tidak terdapat interaksi antara pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap kemampuan spasial siswa, (4) Tidak terdapat interaksi antara pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap disposisi matematis siswa, dan (5) Proses jawaban siswa yang pembelajarannya menggunakan pembelajaran kontekstual lebih lengkap dibandingkan dengan siswa yang menggunakan pembelajaran biasa.
IMPLEMENTASI PEMODELAN PERSAMAAN STRUKTRUAL TERHADAP PENGGUNAAN BAHAN AJAR BERBASIS ONLINE Siti Fatimah Sihotang
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL FIBONACI: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jfi.v4i2.54958

Abstract

Tatanan kehidupan dimasyarakat mengalami perubahan yang pesat secara signifikan pada era globalisasi seperti saat sekarang ini. Hal tersebut dapat dilihat dari bidang Pendidikan yang sudah mampu memanfaatkan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang begitu pesat kemajuannya, khususnya pada bidang ilmu Matematika. Sebagai salah satu contoh, saat ini proses perancangan media pembelajaran sudah memanfaatkan platform digital dengan munculnya banyak aplikasi berbasis online. Namun sangat disayangkan, masih ditemukan penggunaan bahan ajar oleh dosen yang tidak menarik, dimana dari pengamatan dan survei yang dilakukan di lokasi pengambilan sampel, ditemukan dosen yang belum bisa memanfaatkan kemajuan teknologi yang secara langsung juga mengakibatkan banyak peserta didik, yakni mahasiswa yang merasa bosan dan kurang termotivasi dalam proses pembelajaran. Untuk mendapatkan informasi dan hasil yang akurat terkait pengaruh penggunaan bahan ajar berbasis online dan motivasi belajar terhadap prestasi akademik mahasiswa, merupakan tujuan dari penelitian ini. Penggunaan pemodelan persamaan struktural dengan analisis datanya menggunakan analisis jalur ialah metode analisis data yang digunakan.  Setelah dilakukan pengolahan data statistik menggunakan Software R dan STATCAL, diketahui hasil penelitian yakni diperolehnya nilai koefisien determinasi sebesar 0,54 yang menyatakan bahwa penggunaan bahan ajar berbasis online dan motivasi belajar memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa.