Muhammad Nasirun
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELAKSANAAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI LINGKUNGAN SEKOLAH Ratna Julianti; Muhammad Nasirun; Wembrayarli Wembrayarli
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 3, No 2 (2018): JULI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.842 KB) | DOI: 10.33369/jip.3.2.76-82

Abstract

This study aims to describe how the implementation of clean and healthy life behavior (PHBS) in the school environment in the group B PAUD 'Aisyiyah 1 Arga Makmur. The research method used is descriptive quantitative. The population in this study were all children of PAUD 'Aisyiyah 1 Arga Makmur consisting of 16 children of group B. The instrument of this research is a questionnaire containing 43 questions. Analysis of statistical data by using the formula percentage. The results of the study on the implementation of clean and healthy life behavior (PHBS) in the school environment in the group B PAUD 'Aisyiyah 1 Arga Makmur that meet the criteria enough there are 3 people (18.75%) and 13 people (81.25%) the criteria is less. For that the researchers conclude that the implementation of clean and healthy life behavior (PHBS) in the school environment in the group B PAUD 'Aisyiyah 1 Arga Makmur children who studied have criteria with less average (K). 
Kendala Guru Dalam Penggunaan Media Pembelajaran Ririn - Anggeraini; Muhammad Nasirun; Yulisdeni Yulisdeni
JURNAL PENA PAUD Vol. 1 No. 1 (2020): DECEMBER
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/penapaud.v1i1.13968

Abstract

Penggunaan media pembelajaran di PAUD se-gugus cerdas ceria Kecamatan Curup Selatan pada kenyataanya belum diterapakan secara optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kendala guru PAUD dalam penggunaan media pembelajaran se-gugus cerdas ceria Kecamatan Curup Selatan Kabupaten Rejang Lebong. Jenis penelitian ini adalah survei dengan metode deskripstif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling  dengan jumlah populasi dan sampel penelitian sebanyak 18 orang guru kelas di PAUD se-gugus cerdas ceria. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik angket dan teknik analisis data menggunakan uji statistik dengan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala guru dalam penggunaan media pembelajaran berkategori tinggi, artinya guru di PAUD se-gugus cerdas ceria Kecamatan Curup Selatan Kabupaten Rejang Lebong kerap mengalami kendala dalam penggunaan media pembelajaran.Kata Kunci: Penggunaan Media, Kendala Guru
Kemampuan klasifikasi anak usia 5-6 tahun Aidilla Rani; Muhammad Nasirun; Indrawati Indrawati
JURNAL PENA PAUD Vol. 1 No. 1 (2020): DECEMBER
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/penapaud.v1i1.14005

Abstract

Klasifikasi telah diajarkan anak melalui permainan balok, lego, maupun dari lembar kerja anak, melalui kegiatan tersebut anak sudah mampu mengenal bermcam-macam warna, bentuk, dan ukuran. Namun anak belum tentu dapat mengklasifikasikan objek berdasarkan warna, bentuk, dan ukuran jika objek yang digunakan memiliki warna, bentuk, dan ukuran yang berbeda-beda setiap objeknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan klasifikasi pada anak usia 5-6 tahun di desa Air Periukan kecamatan Air Periukan kabupaten Seluma. Kemampuan klasifikasi dalam penelitian ini meliputi klasifikasi warna, bentuk, dan ukuran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif pendekatan kuantitatif dengan populasi yang merupakan anak usia 5-6 tahun di desa Air Periukan kecamatan Air Periukan kabupaten Seluma. Sampel dalam penelitian ini ditetapkan dengan teknik total sampling jumlah sampel sebanyak 34 anak. Teknik pengumpulan mengunakan tes tindakan dan data hasil penelitian di analisis dengan mengunakan rumus rata-rata. Hasil penelitian menunjukan kemampuan klaifikasi anak dalam kategori sangat baik. Dikatakan sangat baik karena anak usia 5-6 tahun sudah mampu mengklasifikasikan benda sesuai dengan warna, bentuk, dan ukurannya meskipun masih ada beberapa anak yang mengalami kesulitan pada saat mengelompokan objek. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengukur kemampuan klasifikasi dengan aspek klasifikasi yang berbeda seperti klasifikasi berdasarkan dua atau tiga variasi.