Beni Junedi
Pendidikan Matematika, Universitas Bina Bangsa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

LITERASI TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PENINGKATAN MUTU TENAGA PENDIDIK TAMAN KANAK-KANAK SE-WILAYAH BINAAN Beni Junedi; Indra Griha Tofik Isa
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 6 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.575 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i6.5428

Abstract

Abstrak: Peran serta tenaga pendidik terutama dalam lingkungan Taman Kanak-kanak (TK) menjadi faktor penentu keberhasilan TK itu sendiri. Beberapa indikator dapat dilihat dari bagaimana pendokumentasian data disusun secara cermat dan terkontrol, salah satunya dengan menggunakan media teknologi informasi dan komunikasi (TIK) seperti komputer maupun internet. Peningkatan kompetensi guru khususnya dalam bidang teknologi informasi diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kemajuan TK secara berkelanjutan. Internet menjadi media efektif dalam memperluas wawasan, berkomunikasi dan membangun jejaring seharusnya dapat menjadi hal yang memudahkan tenaga pendidik dalam mengerjakan tugasnya. Namun, minimnya pengetahuan mengenai komputer dan internet menyulitkan dalam proses administrasi sekolah seperti pemberkasan data, pelaporan bahkan pengisian Data Pokok Pendidik (DAPODIK), sehingga dalam pengabdian ini dilakukan pengenalan komputer dan internet yang bertujuan untuk meningkatkan mutu tenaga pendidik. Adapun metode pembelajaran yang dilakukan adalah dengan pelatihan yang terbagi ke dalam beberapa pertemuan terstruktur dengan peserta Kepala Sekolah dan operator TK wilayah binaan yang dikuti oleh 24 peserta . Hasil akhir dari kegiatan ini terdapat peningkatan kemampuan peserta pelatihan dalam hal penggunaan teknologi informasi sebesar 93%.Abstract: The participation of educators, especially in kindergarten (TK) is a determining factor for the success of the kindergarten itself. Several indicators can be seen from how data documentation is arranged carefully and in a controlled manner, one of which is by using information and communication technology (ICT) media such as computers and the internet. Increasing teacher competence, especially in the field of information technology, is expected to contribute to the progress of kindergarten in a sustainable manner. The internet is an effective medium in broadening horizons, communicating and building networks that should make it easier for educators to do their jobs. However, the lack of knowledge about computers and the internet made it difficult for school administration processes such as filing data, reporting and even filling in Basic Educator Data (DAPODIK), so that in this service the introduction of computers and the internet was aimed at improving the quality of teaching staff. The learning method used is by training which is divided into several structured meetings with the participants of the Principal and the TK operator in 24 participants. . The final result of this activity is an increase in the ability of the training participants in terms of using information technology by 93%.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KOMPUTASI SISWA DENGAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN SMART APPS CREATOR BERBASIS ANDROID Jihan Ali; Dewi Surani; Beni Junedi
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 10 No. 1 (2026): JATI Vol. 10 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v10i1.16607

Abstract

Kemampuan berpikir komputasi menjadi salah satu aspek penting dalam pendidikan. Selain itu, penggunaan media dalam proses belajar juga sangat diperlukan. Meski demikian, tingkat kemampuan berpikir komputasi siswa masih kurang dan penggunaan media pembelajaran kurang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas media pembelajaran smart apps creator berbasis Android dalam meningkatkan keterampilan berpikir komputasi siswa dan menganalisis kemampuan berpikir komputasi siswa setelah penggunaan media ini. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif dengan tiga instrumen tervalidasi: tes, lembar observasi, dan wawancara. Hasil tes menunjukkan bahwa 33 siswa berada dalam kategori tinggi, 7 siswa berada dalam kategori sedang, dan 3 siswa berada dalam kategori rendah. Hasil observasi menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran smart apps creator berbasis Android mencapai skor 3,8, yang dikategorikan "Sangat Baik". Smart apps creator berbasis Android meningkatkan proses pembelajaran, membantu siswa memahami topik, dan mendorong pengembangan keterampilan berpikir komputasi. Temuan wawancara menunjukkan bahwa pengembangan smart apps creator Android sebagai alat pembelajaran secara efektif meningkatkan pemahaman dan mendorong kemampuan berpikir komputasi siswa. Hal ini mendorong terciptanya dan terlaksananya media pembelajaran berbasis Android untuk meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa. Di era digital, temuan kami menggarisbawahi pentingnya siswa memiliki keterampilan berpikir komputasi untuk meningkatkan kreativitas mereka dalam memecahkan masalah