Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat

Upaya Meningkatkan Literasi Anak Melalui Grup Membaca Dongeng Anak Jepang di PAUD Srikandi (Pengabdian di Dusun Sinogo Kelurahan Pagerharjo Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulonprogo) Rosi Rosiah; Arsyl Elensyah Rhema Machawan
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.25 KB) | DOI: 10.18196/ppm.35.94

Abstract

Tingkat Gemar Membaca (TGM) Kabupaten Kulonprogo, menurut rri.co.id TGM masyarakat Kabupaten Kulon Progo dinilai masih baik, bahkan menjadi yang tertinggi di DIY. Namun, secara nasional, TGM Kabupaten Kulon Progo masih rendah dan penyebarannya belum terlalu merata, salah satunya di Dusun Sinogo yang terletak di perbatasan. Gerakan literasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab semua pemangku kepentingan termasuk dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi sosial, pegiat literasi, orang tua, dan masyarakat. Oleh karena itu, pelibatan publik dalam setiap kegiatan literasi menjadi sangat penting untuk memastikan dampak positif dari gerakan peningkatan daya saing bangsa. Dalam rangka mendukung Gerakan Literasi Nasional melalui program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) ini mencoba untuk meningkatkan budaya literasi pada anak- anak dengan grup membaca dongeng anak dari Jepang. Anak-anak yang dituju adalah siswa PAUD di Dusun Sinogo Kelurahan Pagerharjo Kecamatan Simagaluh Kabupaten Kulonprogo yang dilaksanakan empat kali selama satu bulan dengan metode penyuluhan dan pelatihan. Grup membaca dimulai dengan melaksanakan pemeriksaan gizi, sosilisasi pentingnya membaca, mengajarkan teknik mendongeng, dan praktik mendongeng dongeng Jepang berjudul “Momotarou”. Masyarakat merasa grup membaca sangat penting dan masyarakat akan terus melaksanakan program ini.
Pengenalan Podcast Sebagai Media Pengajaran Di PAUD Anak Samudra, Pedukuhan Ngepet Arsyl Elensyah Rhema Machawan; Rosi Rosiah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.52.1045

Abstract

Dari hasil observasi permasalahan yang muncul berkenaan dengan kegiatan pembelajaran harus diganti dengan pembelajaran jarak jauh. Dilakukannya sistem pembelajaran jarak jauh tentu memungkinkan terjadinya kendala-kendala, seperti sinyal internet yang terkadang buruk atau pun device yang mengalami malfungsi. Bahkan menurut penuturan pihak kelurahan, masih banyak orang-orang di daerah tersebut yang mengalami kesulitan memakai perangkat internet. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah memperkenalkan alternatif media ajar berupa podcast. Langkah yang ditempuh pada pengabdian ini diproses dengan tiga tahap yaitu, 1) tahap persiapan; 2) tahap pelaksanaan; 3) tahap evaluasi hasil dari wawancara menunjukkan penerimaan yang baik dari peserta. Ada pengalaman baru dari peserta yang baru pertama kali merekam bahan ajar menggunakan konsep podcast khususnya menggunakan aplikasi Anchor. Kegiatan ini juga menambah wawasan peserta bahwa pemberian materi ajar atau tugas bisa memanfaatkan aplikasi android yang bisa menambah unsur estetik dengan fitur latar musik atau bunyi jeda sesi
Penyuluhan Optimalisasi Lahan Sempit untuk Masyarakat Tani di Dusun Tegalrejo Bantul Arsyl Elensyah Rhema Machawan; Dedi Suryadi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.55.1068

Abstract

Dari hasil observasi permasalahan yang muncul berkenaan dengan pengelolaan lahan pertanian yang sempit, padahal keperluan masyarakat tani terhadap hasil tani cukup besar, praktik sewa lahan dengan taraf penjualan yang rendah berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat tani. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah memperkenalkan model pertanian perkotaan sebagai alternatif cara bercocok tanam dengan kondisi lahan yang sempit. Langkah yang ditempuh pada pengabdian ini diproses dengan tiga tahap yaitu, 1) tahap persiapan; 2) tahap pelaksanaan ; 3) tahap evaluasi Hasil dari wawancara menunjukkan penerimaan yang baik dari peserta terdapat perubahan cara pandang untuk pengelolaan lahan sempit, menambah wawasan ada potensi untuk mengubah pola pertanian yang bisa menjadi destinasi wisata. Kemudian, peserta juga memiliki motivasi untuk mencoba praktik optimalisasi pengelolaan lahan sempit