Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERIAN KEGIATAN “MOTIVASI UNTUK LEBIH BAIK” DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK (LPKA) PEKANBARU Ingrid Weddy Viva Febrya; Maryulis Maryulis
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2655

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujuan memberikan motivasi pada warga binaan anak di LPKA Pekanbaru. Kegiatan dilakukan di LPKA jalan Pemasyarakatan nomor 4, Rumbai, Pekanbaru-Riau. Metode pelaksanaan menggunakan cara ceramah, Tanya jawab dan games. Peserta yang menjadi audiens adalah warga binaan anak sejumlah 40 orang yang dipilih oleh petugas. Usia peserta ditetapkan antara 16–19 tahun. Target luaran yang diharapkan dari pengabdian masyarakat ini adalah agar napi anak memiliki motivasi untuk menjadi lebih baik, agar napi anak memiliki kepercayaan diri yang baik, agar napi anak memiliki fikiran positif, kreativitas positif dan mampu bekerjasama dalam tim. Melalui pemberian kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan anak-anak yang telah menyelesaikan hukuman dapat kembali ke masyarakat dan menjalani kehidupan secara normal. Bagi pelaksana kegiatan diharapkan dapat memberikan pengembangan keilmuan yang dapat menjadi referensi bagi kegiatan pengabdian masyarakat lainnya. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan ditemukan bahwa permainan yang berisi pendidikan nilai dan norma didalamnya dapat menjadi jalan pembelajaran bagi para peserta permainan untuk menghayati betapa pentingnya pemahaman dan semangat kekompakan dan kegotongroyongan.Abstract: This community service activity is carried out with the aim of providing motivation to child inmates in LPKA Pekanbaru. Activities carried out in Pengayoman street  nomor 4, Rumbai, Pekanbaru-Riau. The implementation method uses presentation, questions & answers and games. Participants who became the audience were 40 child-assisted inmates selected by the officers. The age of the participants was set between 16-19 years. The expected output target of community service is that the prisoners of children have the motivation to become better, so that prisoners of children have good self-confidence, so that prisoners children have positive thoughts, positive creativity and be able to work in teams. Through the provision of community service activities, it is expected that children who have completed the sentence can return to the community and lead a normal life. The executor of the activity is expected to provide scientific development that can become a reference for other community service activities. Based on the results of the implementation activity, it was found that games that contain education of values and norms in it can be a way of learning for game participants to appreciate the importance of understanding and the spirit of cohesiveness and mutual cooperation.
Pemberdayaan Ibu Dalam Menjaga Kesehatan Keluarga Selama Pandemi Covid-19 Melalui Pelatihan Thibbun Nabawi Secara Daring Ingrid Weddy Viva Febrya; Maryulis Maryulis
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.096 KB)

Abstract

Di masa pandemi, keluarga merupakan elemen terkecil yang mengalami dampak positif dan negatif. Pemberdayaan ibu dalam menjaga kesehatan fisik & psikis keluarga dapat membantu memberikan solusi permasalahan saat ini. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberdayakan ibu dalam menjaga kesehatan keluarga. Kegiatan dilaksanakan  pada bulan Maret sampai April 2022. Metode kegiatan dilakukan secara daring menggunakan zoom meeting dan google meet selama 5 kali pertemuan. Sasaran kegiatan adalah ibu-ibu yang menjadi anggota tetap Ing's Moslem Healpoint (IMH) home studio Pekanbaru, berjumlah 10 orang. Materi pembelajaran berupa pemahaman Kesehatan fisik dan psikis berdasarkan thibbun Nabawi. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemberdayaan ibu sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam menjaga Kesehatan keluarga menggunakan metode thibbun Nabawi. Hal ini diharapkan sebagai solusi dalam pandemi Covid19, ibu membantu meminimalisir turunnya tingkat Kesehatan keluarga.