Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Program IMTAQ sebagai upaya Penguatan Nilai-Nilai Keagamaan Anak di SDN 1 Lembah Sari Riadi Riadi
Ibtida'iy : Jurnal Prodi PGMI Vol 3, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/ibtidaiy.v3i2.524

Abstract

Pendidikan agama (Islam) masih mengalami kekurangan setidak-tidaknya dalam 2 (dua) aspek mendasar yaitu; Pertama pendidikan agama masih berpusat pada hal-hal yang bersifat simbolic, ritualistic, serta bersifat legal formalistic (halal-haram) dan kehilangan ruh moralnya. Kedua, kegiatan pendidikan agama cenderung bertumpu pada penggarapan ranah kognitif dan paling banter hingga ranah emosional, tetapi tidak dapat mewujudkannya dalam tindakan nyata akibat tak tergarapnya ranah psikomotorik. Kritik semacam itu juga berkembang di tengah masyarakat, yaitu bahwa kurikulum PAI dipandang kurang berhasil dalam membentuk sikap, perilaku dan pembiasaan peserta didik. Sebagai indikatornya antara lain adalah rendahnya minat dan kemampuan siswa untuk melaksanakan ibadah, tidak mampu baca tulis Qur’an, berperilaku kurang terpuji, bahkan melakukan tindak kriminal dan aksi kekerasan, anarchisme, premanisme, tindakan brutal, perkelahian pelajar, konsumsi minuman keras, narkoba dan lain-lain. Adapun kontribusi penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui implementasi program Imtaq sebagai upaya penguatan nilai-nilai keagamaan anak di SDN 1 Lembah Sari.(2) Mengetahui Materi-Materi Imtaq yang ditanamkan pada siswa dalam rangka penguatan nilai-nilai keagamaan di SDN 1 Lembah Sari. (3) Mengatasi kendala-kendala yang dihadapi dalam program imtaq di SDN 1 Lembah Sari.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, Kehadiran peneliti di lapangan sebagai salah satu ketentuan dan kegiatan institusi ada beberapa prosedur birokrasi yang dilalui dengan tujuan untuk mendapatkan kemudahan dan keabsahan dalam proses penelitian. Kehadirian yang cukup lama di lokasi penelitian adalah suatu keniscayaan yang dilakukan dalam mengumpulkan data sebanyak-banyaknya dengan menggunakan beberapa metode antara lain: observasi, Interview/wawancara dan metode dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di SD 1 Lembah Sari Kecamatan Batu Layar. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah : Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru, Tata Usaha dan Siswa. Adapaun metode pengumpulan data  yang digunakan yaitu : Metode Wawancara/Interview, Metode Observasi/Pengamatan, dan Dokumentasi. Adapun  teknik analisa yang digunakan adalah analisis induktif . Adapun keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah  ketekunan/keajengan pengamatan, triangulasi, pemeriksaan sejawat melalui diskusi, dan telaah bahan referensi. 
Pelayanan Integratif Dengan Model Readycation Terhadap Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Di Yayasan LombokCare Senggigi Rudi Arrahman; Riadi Riadi; Arsyad Abd Gani; Habiburrahman Habiburrahman; Supratman Supratman
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 7, No 2: Juli 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v7i2.10816

Abstract

Abstrak: Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) memiliki perbedaan dengan anak normal pada umumnya. Sehingga, dalam penanganannya dibutuhkan perhatian dua kali lebih serius dan kompetensi khusus dibanding menangani anak normal. Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) membutuhkan pelayanan optimal dan pendampingan intensif untuk mengembangkan kemampuan dasar yang dimiliki .tujuan penelitian, adalah pertama mengetahui pelayanan integratif dengan model readycation tehadap penanganan anak berkebutuhan khusus (ABK) di Yayasan Lombok Care Senggigi. Kedua, mengetahui kendala dalam pelayanan integratif dengan model readycation terhadap penanganan anak berkebutuhan khusus (ABK) di Yayasan Lombok Care Senggigi. metode penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. hasil penelitian pelayanan integratif dengan model readycation tehadap penanganan anak berkebutuhan khusus (ABK) di Yayasan Lombok Care Senggigi (a). Peserta   didik, SLB Pelangi Lombok Care sebagai penyelenggara pendidikan berkebutuhan khusus di bawah Yayasan Lombok Care Senggigi memberikan pelayanan berupa   identifikasi   dan assesmen.. (b). Sarana dan prasarana di SLB Pelangi Lombok Care sudah sangat memadai untuk sarana dan prasarana untuk anak berkebutuhan khusus sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan ABK. (c) Pendidik di SLB Lombok Care yang berada di bawah Yayasan Lombok Care Senggigi sudah sesuai dengan tugas yang seharusnya dilaksanakan. (d). Pengembangan life skills, sudah mengembangkan bakat dan minat peserta didik pada bidang Dran Band, pramuka, tari, gambar, dan lukis. (e). Kegiatan ekstrakurikuler, sudah melaksanakan beberapa kegiatan untuk mengembangkan kemampuan dan bakat yang dimiliki peserta didik.
STRATEGI MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI PENDEKATAN OUTDOOR LEARNING DI MADRASAH IBTIDAIYAH Riadi Riadi; Katni Katni
AL-ASASIYYA: Journal Of Basic Education Vol. 7 No. 2 (2022): Januari-Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ajbe.v7i2.14514

Abstract

The purpose of this study is to analyze the increase in student learning motivation through the outdoor learning approach, analyze strategies for increasing student learning motivation through the outdoor learning approach and determine the factors that influence the increase in learning motivation through the outdoor learning approach in Madrasah Ibtidaiyah. This study uses a qualitative approach with a field research type to obtain in-depth data on strategies for increasing student learning motivation through the outdoor learning approach in Madrasah Ibtidaiyah. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation, which are then analyzed thematically to identify related patterns and themes. This study was conducted at Madrasah Ibtidaiyah Islamic Center Ponorogo which has implemented outdoor learning, involving teachers, students, and the principal as informants. The findings of this study indicate that the outdoor learning approach at this Madrasah increases student motivation through nature-based learning, instilling religious and ethical values, and implementing internal and external strategies. Supporting factors include strategic location, tutoring activities, and institutional awareness. However, limited land and a lack of community understanding are inhibiting factors. Promotion and outreach of nature-based education are needed to increase student motivation.