Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pemanfaatan Teknik SCAMPER dalam Meningkatkan HOTS (High Order of Thinking Skills) pada Mata Kuliah Pengembangan Materi Ajar Bahasa dan Sastra Indonesia Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bulukumba Andi Alfina Listya Ningrum; A Andriyani Asra
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 6, No 1: Januari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v6i1.3350

Abstract

Abstrak: Salah satu tujuan pendidikan khususnya di Perguruan Tinggi adalah agar mahasiswa memiliki kemampuan berpikir kreatif dan kritis yang dikenal dengan istilah HOTS (Higher Order of Thinking Skills). Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan HOTS (Higher Order of Thinking Skills) mahasiswa pada mata kuliah Pengembangan Materi Ajar Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Bulukumba. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas dengan objek penelitian adalah mahasiswa Semester 5 (INA 17 A) Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia yang berjumlah 32 orang. Teknik pengumpulan data berupa hasil belajar dan aktivitas mahasiswa dalam perkuliahan. Hasil belajar dengan menggunakan tes dan aktivitas mahasiswa berupa lembar observasi. Analisis data dilakukan dengan mendeskripsikan hasil pengamatan dan analisis statistik sederhana untuk menghitung hasil tes mahasiswa.   Hasil tes pada siklus I menunjukkan bahwa 31% (10 orang) mahasiswa yang memeroleh ketuntasan sedangkan 69% (22 orang) mahasiswa yang belum mencapai ketuntasan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian dilanjutkan ke siklus kedua. Hasil tes pada siklus II menunjukkan peningkatan yang signifikan  dimana sebesar 87% (28 orang) mahasiswa yang berhasil mencapai ketuntasan belajar sedangkan 13% (4 orang) mahasiswa belum tuntas. Dengan demikian, dapat disimpulkan pemanfaatan teknik SCAMPER terbukti efektif dalam meningkatkan HOTS (Higher Order of Thinking Mahasiswa) mahasiswa pada mata kuliah Pengembangan Materi Ajar Bahasa dan Sastra Indonesia.  Abstract:  One of the education goals especially in higher education is that students have creative and critical thinking skills known as higher order thinking skills or hots. The aim of this research is to find out the improvement of the students’ higher order thinking skills in the subject of Teaching Materials Development of Indonesian Language and Literature at Universitas Muhammadiyah Bulukumba. This study used a classroom action research with research objects that consist of 32 students in the 5th semester students of class 17 A from Indonesian Language Education Department. Techniques of collecting data used are students’ learning outcomes and students’ activities during lectures. Students’ learning outcomes were measured with tests and students’ activities were taken by using observation sheets. Data analysis was carried out by describing the results of observations and simple statistical analysis to calculate students’ test results. The test results in the first cycle show that 31 percent of students or 10 students can reach the learning completeness criteria, while 69 percent of students or 22 students cannot reach the completeness criteria of learning. Based on this research result, the actions were continoud to the second cycle. The second cycle test results show a significant increase in the students’ higher order thinking skills in that 87 percent of students or 28 students are able to achieve the learning completeness criteria and 13 percent of students or 4 students are not able to gain the completeness. Thus, it can be concluded that the SCAMPER technique proves effective in increasing the students’ higher order thinking skills in the subject of Teaching Materials Development of Indonesian Language and Literature.
PENERAPAN TEKNIK BRAINWRITING DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPLANASI PESERTA DIDIK KELAS VIII5 SMP NEGERI 10 BULUKUMBA Andi Alfina Listya Ningrum; Andi Asnawi; St.Wahidah Z
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 4, No 3 (2021): PeTeKa: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v4i3.516-523

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan menulis teks eksplanasi dengan menggunakan teknik brainwriting pada peserta didik kelas VIII5 SMP Negeri 10 Bulukumba. Data dikumpul dengan menggunakan teknik observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan selama dua siklus dengan kegiatan yang terdiri  atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 32 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pembelajaran menulis teks eksplanasi pada siklus I, hanya 4 orang peserta didik (12,5%) yang mencapai ketuntasan belajar,  sedangkan terdapat 28 orang peserta didik (87,5%) yang tidak mencapai ketuntasan belajar. Hasil penelitian pada siklus II, menunjukkan terjadi peningkatan.  Yaitu sebanyak  25 orang peserta didik (78,13%) yang hasil belajarnya tuntas dan 7 orang peserta didik (21,87%) yang hasil belajarnya tidak tuntas. Dengan demikian ketuntasan belajar peserta didik telah mencapai ketuntasan klasikal hasil belajar bahasa Indonesia di atas 73% yaitu 78,13%.
QUANTUM LEARNING DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPOSISI Andi Alfina Listya Ningrum; St. Wahidah Z; Riswan R
Jurnal Pendidikan Sang Surya Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Sang Surya
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.948 KB) | DOI: 10.56959/jpss.v8i2.85

Abstract

This is a classroom action research that aims to describe the skills of writing expository texts for class VIII1 students at SMP Negeri 6 Bulukumba through Quantum Learning. The subjects in this study were students of class VIII1, totaling 23 people. The research method used is descriptive. data research techniques through tests and observations. The data obtained were analyzed qualitatively and quantitatively. Based on data analysis, the results obtained are pada siklus I ketuntasan belajar sebesar 43,5 percent sedangkan pada siklus dua sebesar 87 percent.  Based on these results, it was identified that learning to write exposition texts for class VIII1 students of SMP Negeri 6 Bulukumba by using the Quantum learning method experienced a significant increase. Thus, it can be concluded that Quantum learning is effective as one of the methods in learning to write exposition texts in class VIII1 of SMP Negeri 6 Bulukumba.
PEMANFAATAN CANVA FOR EDUCATION UNTUK PEMBUATAN KOMIK BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA DALAM PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS DI SMA NEGERI 1 BANTAENG: Utilization Canva For Education For The Making Of Indonesian Language Teaching Materials In Limited Face To Face Learning At Sma Negeri 1 Bantaeng Andi Alfina Listya Ningrum; Jihad Talib
Anterior Jurnal Vol. 22 No. 1 (2023): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v22i1.4188

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian Pengembangan (Research and Development) yang bertujuan untuk mengembangkan Canva for Education dalam proses pembuatan komik bahan ajar Bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Bantaeng. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Teknik validasi, angket, dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatid dan kuantitatif. Analisis kualitatif digunakan untuk hasil penelitian pengembangan dan analisis kuantitatif untuk menghitung rerata angket. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah seluruh guru Bahasa Indonesia di SMA Negeri 5 Bantaeng yang berjumlah 4 orang serta peserta didik kelas XII IPA 4 yang berjumlah 35 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pengembangan awal produk, peneliti Bersama guru Bahasa Indonesia mengembangkan komik bahan ajar dengan menggunakan aplikasi Canva for Education, dan materi yang diambil dalam penyusunan komik bahan ajar tersebut adalah “Teks Cerita Sejarah” pada kelas XII. Uji kelayakan komik Bahan Ajar Bahasa Indonesia yang dilakukan oleh dua orang ahli memperoleh hasil 82% dan berada pada kategori valid. Angket kepraktisan bahan ajar komik terhadap 35 peserta didik diperoleh hasil bahwa Komik Bahan Ajar Bahasa Indonesia berbasis Canva memiliki kualitas sangat baik dari aspek isi, tampilan, penggunaan gambar, dan penggunaan huruf. Hasil wawancara dengan guru Bahasa Indonesia tentang manfaat Komik bahan ajar berbasis Canva for Education menunjukkan bahwa Canva for Education sangat efektif digunakan karena guru lebih kreatif dan inovatif dalam menyusun bahan ajar sebab didukung oleh fitur yang mudah diakses.
Tantangan Implementasi Program Kampus Mengajar Dosen Pembimbing Lapangan Dan Mahasiswa Di Era Vuca A.Andriyani Asra; Andi Alfina Listya Ningrum; Juliana Rahman; Yuliartati Yuliartati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.2037

Abstract

Perubahan dalam bidang Pendidikan di Era VUCA adalah adanya kebijakan MBKM. Dimana kebijakan ini memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan pembelajaran di luar kampus. Salah satu programnya adalah kampus mengajar. Karena merupakan hal yang baru, tentunya dalam implementasinya dijumpai berbagai kendala. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan tantangan dan solusi pelaksanaan program Kampus Mengajar 4. Informan dalam penelitian ini adalah DPL 5 orang dan Mahasiswa sejumlah 10 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tantangan mahasiswa dalam melaksanakan program adalah media pembelajaran yang terbatas, jaringan yang kurang mendukung, serta kesulitan dalam pengelolaan kelas. Adapun upaya mereka dalam mengatasinya adalah memanfaatkan bahan bekas untuk membuat media pembelajaran, mengganti kartu yang digunakan disesuiakan dengan jaringan yang mendukung di lokasi mereka, berusaha memahami siswa dan menerapkan metode yang lebih bervariasi. Adapun tantangan yang dihadapi DPL yaitu jarak ke lokasi penempatan Mahasiswa yang jauh, jalanan yang kurang baik, jaringan yang kurang mendukung. Upaya mengatasinya melalui komunikasi dengan menggunakan berbagai media.