Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENGGUNAAN INTERJEKSI PADA NASKAH DRAMA “PESTA PARA PENCURI” KARYA JEAN ANNOULIH SADURAN RACHMAN SABUR KAJIAN LINGUISTIK Rahmawati Rahmawati
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 4, No 2: Juli 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.485 KB) | DOI: 10.31764/telaah.v4i2.1225

Abstract

Abstrak: Ungkapan kata interjeksi tidak mudah dimengerti. Kadang seorang pembaca belum paham apa yang disampaikan oleh pengarang tentang isi novel, sehingga hal ini yang membuat peneliti tentang interjeksi dalam naskah drama dan memberikan pengetahuan tentang apa itu interjeksi. Jadi, interjeksi adalah kata yang digunakan untuk  mengungkapkan perasaan seseorang maupun dalam bentuk senang, sedih, kecewa, jijik,marah,kaget,kangen dan sebagainya. Misalkanya, (wah, ngono kuwi, hah, heh, alhamdulillah dan astagfirullahalazim) yang memiliki arti yang berbeda-beda dalam setiap konteks tuturannya.. penelitian ini bertujuan yaitu untuk mengetahui bentuk-bentuk dan fungsi interjeksi yang terdapat dalam naskah drama “pesta para pencuri” karya jean Annoulih Saduran Rachman Sabur. Metode penelitian adalah deskriftif kualitatif dengan metode pengumpulan data yaitu dokumentasi dan telaan, sedangkan metode analisis data adalah identifikasi, klarifikasi, dan interpretasi.Hasil penelitian ini adalah bentuk interjeksi dalam naskah drama “pesta para pencuri” yang sudah ditemukan melalui penelitian sebanyak 9 bentuk interjeksi yaitu: Oh, hah, oh ya, ya, ah, hah,aah,ssst, dan he he he dan ungsi interjeksi ditemukan 7 fungsi interjeksi yaitu: kekecewaan, harapan, kesyukuran, keheranan, kekagetan, panggilan, dan marah atau makian. Abstract : The expression interjection is not easy to understand. Sometimes a reader does not understand what is conveyed by the author about the contents of the novel, so this is what makes researchers about the interjection in the play an provide knowledge about what is interjection. So, interjection is a word used to express someone’s feelings and in the form of happy, sad, disappointed, disgusted, angry, shocked, missed, and so on. For example, (Wow, Ngono Kuwi, Hah, Heh, Alhamdulillah and Astagfirullahalazim) which have different meanings in each context of the speech. This research aims to find out the formsand functions of the interjection contained in the drama script “party of thieves”. The work Jean Annoulih Saduran Rachman Sabur. The research method is qualitative descriptive with data collection methods, namely documentation and research, while the data analysis method is indentification, clarification, and interpretation. The result of this study are forms of interjection in the drama script “party of thieves” which have been found through research as many as 9 forms of interjection, Oh, Hah, Oh yes, Yes, Ah, Hah, Aah, Stt, and He he he and interjection function found 7 interjection functions, namely: disappointment, hope, gratitude, astonishment, shock, call, and anger or curse.
Pendampingan pengelolaan perpustakaan untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa sekolah dasar Mahsup Mahsup; Putri Adekantari; Rahmawati Rahmawati; Radiatul Adawia; Ratu Astuti; Muhammad Kukuh Wibawa; Ratni Ratni
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.34101

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi siswa di SDN 2 Pelangan karena keterbatasan fasilitas perpustakaan dan kurangnya penataan koleksi buku. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kemampuan literasi siswa melalui Pendampingan Pengelolaan Perpustakaan Sekolah. Kegiatan dilaksanakan bersama SDN 2 Pelangan dengan melibatkan dosen dan mahasiswa selama satu minggu melalui tahapan diskusi, penataan koleksi buku, pelabelan dan penataan ruang baca. Evaluasi dilanjutkan melalui observasi,wawancara, dan survei pada guru dan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengelolaan perpustakaan, dan peningkatan minat baca siswa sebesar kurang lebih 35% berdasarkan hasil observasi dan wawancara. Program ini juga meningkatkan keterlibatan guru (soft kill pengelolaan perpustakaan) sebesar kurang lebih 40% dalam mengelola koleksi buku dan memanfaatkan perpustakaan sebagai sarana pembelajaran. Kata kunci: pendampingan; pengelolaan perpustakaan; literasi siswa; minat baca. AbstractThis community service activity is motivated by the low literacy skills of students at SDN 2 Pelangan due to limited library facilities and inadequate book collection management. The aim of this service is to improve students' literacy skills through School Library Management Assistance. The activity was conducted in collaboration with SDN 2 Pelangan involving lecturers and students for one week through stages of discussion, book collection arrangement, labeling, and reading room organization. Evaluation continued through observations, interviews, and surveys of teachers and students. The results show a significant improvement in library management, and an increase in students' reading interest of approximately 35% based on the results of observations and interviews. This program also improved teachers' involvement (soft skills in library management) by about 40% in managing book collections and utilizing the library as a learning resource. Keyword: assistance; library management; student literacy; reading interest.
Pendampingan kegiatan literasi untuk meningkatkan minat baca peserta didik SDN 2 Senyiur di Lombok Timur Aliahardi Winata; Usman Munir; Zedi Muttaqin; Ahmad Afandi; Arpan Islami Bilal; Tri Purnama Putra; Hilda Arifa; Adefia Lila Pratiwi; Nurafinah Nurafinah; Rahmawati Rahmawati; Marifah Marifah; Ayu Safira; Swahip Swahip; Aulia Muttaqin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27037

Abstract

Abstrak Tujuan pengabdian adalah literasi, yang mencakup kemampuan membaca, menulis, dan memahami informasi secara kritis. Literasi tidak hanya menjadi dasar untuk mempelajari mata pelajaran lain, tetapi juga merupakan keterampilan hidup yang penting di era informasi saat ini. Metode pendampingan yang dilaksanakan secara bertahap  . Berdasarkan penerapan pendampingan kegiatan literasi hasil peningkatan pada minggù ke 4 yaitu 75% keatas. Hal tersebut menunjukan bahwa antusias siswa dalam pendampingan literasi cukup baik, akan tetapi terdapat beberapa kendala pada minggu-awal penerapan pendampingan literasi yaitu seperti kesulitan dalam mengajak siswa dalam melakukan literasi. Kata kunci: minat baca; pembelajaran interaktif ; literasi AbstractThe purpose of the service is literacy, which includes the ability to read, write, and understand information critically. Literacy is not only the basis for learning other subjects, but also an important life skill in today's information age. The mentoring method is implemented in stages. Based on the implementation of literacy activity mentoring, the results of the increase in the 4th week were 75% and above. This shows that students' enthusiasm for literacy mentoring is quite good, but there are several obstacles in the early weeks of implementing literacy mentoring, such as difficulties in inviting students to do literacy Keywords: reading interest; interactive learning; literacy