Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

MENTAL WORK LOAD ANALYSIS MELALUI NATIONAL AERONAUTICS AND SPACE ADMINISTRATION (NASA)-TASK LOAD INDEX (TLX) Ari Teguh Septiansyah; Risma Fitriani; Billy Nugraha
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol 21, No 2 (2021): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/stsp.v21i2.419

Abstract

Salah satu industri manufaktur yang bergerak pada bidang stamping, assy welding, jig & dies, automotive & non automotive adalah PT. Putra Kemuning. Dilakukannya penelitian ini pada karyawan departemen produksi di posisi quality assurance, die maintenance & produksi, pre delivery & finished goods, stamping & welding, setiap mesin hanya dikelola oleh satu karyawan pada setiap stasiunnya. Melalui hasil pengamatan serta kuesioner yang dilakukan pada PT. Putra Kemuning di departemen produksi, setiap karyawannya dituntut untuk mempunyai ketelitian, mental, fisik, dan energi yang besar. Karyawan memiliki waktu kerja 8 jam/hari dengan waktu istirahat 1 jam/hari, terkecuali di hari jumát. Penelitian bertujuan untuk menganalisis tingkatkan mental work load, didapatkan karyawan yang sedang bekerja melalui National Aeronautics and Space Administration (NASA) – Task Load Index (TLX) Method. Pengukuran melalui enam variabel yang berdasarkan dari metode tersebut. Didapatkan hasilnya: 4 operator (44,44%) mempunyai mental work load yang tinggi, 5 operator (55,56%) mempunyai beban kerja mental yang sedang, serta 0 operator yang mempunyai mental work load rendah. Dari penelitian guna mengurangi tingginya mental work load dengan ditambahkannya karyawan pada posisi welding serta stamping, maka mempunyai hasil yang signifikan.
Analisis Pendistribusian Gas LPG 3 Kg dengan Metode Minimum Spanning Tree Dinda Habibah Azzahra; Aulia Fashanah Hadining; Billy Nugraha
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 6, No 2: December 2021
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v6.i2.2021.237-246

Abstract

Salah satu hal penting dalam pendistribusian adalah jalur dan jarak yang optimal agar distribusi yang dilakukan lebih efektif dan efisien. Pada penelitian ini, metode spanning tree algoritma Kruskal dan algoritma Prim diimplementasikan untuk membantu dalam menentukan jarak optimal pada pendistribusian gas LPG 3 Kg. Penggunaan metode minimum spanning tree membutuhkan data titik awal dan tujuan, serta jarak yang akan ditempuh pada setiap titiknya. Dalam penelitian ini berfokus pada jarak pendistribusian yang ditempuh untuk mendistribusikan gas LPG 3 kg. Objek dalam penelitian kali ini adalah pangkalan gas LPG 3 Kg berlokasi di Kota Cirebon yang memiliki 50 tabung gas untuk didistribusikan setiap harinya. Setelah perhitungan dilakukan dengan cara manual dan dengan bantuan software POM QM, dihasilkan jarak pendistribusian sebesar 18.100 meter. Dengan adanya optimasi ini dihasilkan pengurangan jarak sebesar 10.900 meter. Maka dengan begitu jarak yang ditempuh lebih optimal dan dapat mengurangi total biaya pengeluaran pada bagian transportasi.
Identifikasi kecacatan produk menggunakan Lean Six Sigma melalui pendekatan konsep DMAIC Muh Yazid Gandi; Asep Erik Nugraha; Apid Hapid Maksum; Billy Nugraha
Angkasa: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Vol 14, No 2 (2022): November
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/angkasa.v14i2.1213

Abstract

Lean Six Sigma has been known as part of a method for identifying the defects of a product. One approach is the DMAIC Concept, namely Define, Measure, Analyze, Improve and Control. It is to be oriented that it will be known the average product is defective and needs to be done the act of improvement. So the purpose of this study is to find out the type of product defects in the form of dolls, carpets and mattresses. The scientific was result in one just for Doll Industries locating at North Cikampek Village, Karawang Regency. Result from scientific, have 5 (five) categories of product defects in the form of: untidy stitching, uneven doll stuffing, wrinkle dolls, materials that are not environmentally friendly and colors are not appropriate. At the Define stage, problem identification, goal determination, process objectives and improvements are carried out. In the Measure stage, crtitical to quality (CTQ) measurements are taken. At the Analyze stage, a cause-and-effect analysis is performed. In the Improvement stage, the analysis of 5W+1H is carried out. At the Control stage, continuous improvement control is carried out.
PERANCANGAN ALAT BANTU YANG ERGONOMI DENGAN SOFTWARE AUTOCAD UNTUK MENUNJANG PROSES PRODUKSI KERUPUK KULIT Muhammad Farhan Ramadhan; Wahyudin Wahyudin; Billy Nugraha
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol 22, No 2 (2022): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/stsp.v22i2.544

Abstract

MSMEs have contributed to increase state revenue. This can be seen from the marketing of MSMEs products to abroad. One of them is the typical Karawang Farida skin crackers MSMEs located in Perumnas Permata Telukjambe Blok MC No. 36, Sukaluyu, Telukjambe Timur District, Karawang Regency. The problem that occurs at the MSMEs is the lack of supporting facilities in the production process carried out. The objectives in this study will produce a design of tools that are in accordance with the current problems. Research methods with the approach to design aids through the help of AutoCAD software. So, the right type of conveyor is used is a conveyor belt because with this conveyor skin crackers whose oil has been able to immediately walk to the final shelter. Oil that is accommodated will be flowed through a pipe that will be flowed back to the frying pan so that no oil is wasted after frying crackers. As a conclusion in this writing, the design of the tools needed by the MSMEs owner. So it is hoped that the design of this aids can increase work productivity during the production process.
PEMANFAATAN ADVERTENSI MELALUI AUGMENTED REALITY TERHADAP MINAT PEMBELIAN FURNITUR DI ERA PASCA PANDEMI Billy Nugraha; Krisna Apriansyah K
JURNAL LENTERA BISNIS Vol 12, No 1 (2023): JURNAL LENTERA BISNIS, Januari 2023
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/jrlab.v12i1.709

Abstract

Ketika pandemi Covid-19 berlangsung, beberapa sektor dalam kehidupan ini telah terganggu. Salah satu sektor yang sangat berpengaruh secara signifikan adalah ekonomi, terkhusus bagi para pelaku/pendiri usaha. Disamping itu perkembangan teknologi digital semakin berkembang dengan pesat, terlebih banyak inovasi bermunculan saat pandemi berlangsung. Maka bagaimana kondisi saat ini untuk para pelaku/pendiri usaha yang belum memanfaatkan peran teknologi, cepat atau lambat usaha mereka akan tutup karena kalah saing dengan produk luar. Tujuan penelitian ini adalah untuk memanfaatkan peran augmented reality (AR) sebagai media promosi guna meningkatkan minat pembelian konsumen di era pasca pandemi. Maka metode penelitian yang tepat saat ini adalah regresi linier berganda, dengan melakukan pertimbangan analisis kuantitatif dan uji asumsi klasik. Sehingga hasil penelitian ini berupa hipotesis dari tanggapan konsumen mengenai keputusan dalam minat pembelian furnitur. Beberapa variabel independen dalam penelitian ini adalah: Keistimewaan (X1), Kelebihan (X2), Kehandalan (X3), Kesesuaian (X4), Daya Tahan (X5), Daya Guna (X6), Keindahan (X7), Respon (X8) dan Keputusan Pembelian (X9). Maka masing-masing variabel independen akan menghasilkan hipotesis untuk menjadi bahan acuan dalam penentuan minat pembelian konsumen. Selain itu untuk menghasilkan hipotesis yang lebih akurat dilakukan pengembangan penelitian terhadap regresi linier berganda dengan mempertimbangkan uji asumsi klasik yang terbagi menjadi beberapa tahapan dalam pengujian. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah masing-masing variabel independen akan menghasilkan hipotesis dan penerapan AR terhadap produk furnitur. Maka sebagai saran untuk penelitian selanjutnya adalah dengan membuat perancangan AR yang terkhusus untuk para pelaku/pendiri usaha, sehingga memudahkan dalam penggunaannya sebagai media promosi di era pasca pandemi.Kata Kunci: Augmented Reality, Covid-19 Pandemic, Regresi Linier Berganda