This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kebidanan
Rizky Amalia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan William Booth

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH SENAM DISMENORE TERHADAP NYERI HAID PADA MAHASISWI TINGKAT I PRODI KEBIDANAN STIKES WILLIAM BOOTH SURABAYA Rizky Amalia; Hendro Djoko Tjahjono
Bahasa Indonesia Vol 5 No 1 (2016): Jurnal Kebidanan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri haid merupakan gangguan menstruasi yang sering muncul pada remaja perempuan. Beberapa remaja perempuan mengungkapkan ketika menstruasi mengalami nyeri haid, dan kondisi tersebut mengganggu aktivitasnya. Senam dismenore adalah aktivitas fisik berupa gerakan – gerakan yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri pada saat menstruasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam dismenore terhadap nyeri haid. Desain yang digunakan yaitu pra -eksperimen (one group pre – post test design). Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswi tingkat I prodi kebidanan Stikes William Booth Surabaya yang mengalami nyeri haid sejumlah 27 responden, sampel penelitian sebanyak 27 responden, menggunakan teknik non – probability sampling (total sampling). Variebel independent dalam penelitian yaitu senam dismenore dan variabel dependent-nya nyeri haid. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan, sebelum dilakukan senam dismenore sebanyak 18 responden (67%) mengalami nyeri haid dengan skala ringan dan setelah dilakukan senamdismenore sebanyak 19 responden (70%) tidak mengalami nyeri haid. Hasil uji statistic Wilcoxon menunjukkan adanya pengaruh senam dismenore terhadap nyeri haid dengan tingkat signifikan0,000 (p<0,05). Senam dismenore dapat meningkatkan aliran darah lokal pada daerah pelvis dan meningkatkan kadar hormon endorphin yang dapat membantu menurunkan intensitas skala nyeri haid. Diharapkan senam dismenore dapat menjadi metode alternatif untuk mengatasi nyeri haid dan responden dapat melakukan senam dismenore secara mandiri sesuai dengan prosedur untuk membantu mengurangi nyeri haid yang dirasakan.