Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

APLIKASI LAZISMU DALAM MANAJEMEN ZAKAT DI PIMPINAN DAERAH MUHAMMADIYAH SINJAI Amiruddin Amiruddin; Sofyang Sofyang; Sandi Sandi; Aldayanti Aldayanti; Lismawati Lismawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i1.7692

Abstract

ABSTRAKLazismu Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sinjai merupakan salah satu lembaga yang bergerak dibidang pengumpulan dan penyaluran zakat, infak dan sadaqah. Sumber zakat, infak dan sadaqah dari para muzakki masih didominasi oleh pengurus persyarikatan. Setiap dana yang terkumpul dicatat kemudian disalurkan ke mustahiq yang lebih membutuhkan. Masalah yang dihadapi Pengurus Lazismu Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sinjai dalam usaha meningkatkan manajemen pengelolaan zakat, infak dan sadaqah yaitu memerlukan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi berbasis online yaitu sebuah aplikasi atau sistem informasi manajemen yang dapat membantu untuk melakukan pendaftaran dan pendataan muzakki serta mustahik, sebuah media website yang dapat digunakan untuk menyebarkan informasi terkait berita atau program-program yang ditawarkan, aplikasi keuangan yang dapat membantu dalam pencatatan kas. Pengabdian ini menghasilkan sebuah aplikasi atau sistem informasi manajemen pengelolaan zakat, infaq dan sadaqah yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Begitupula para pengurus telah mahir membuat artikel dan dapat mengoperasikan dengan baik aplikasi ini, olehnya itu melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas manajemen pengelolaan zakat, infaq dan sadaqah di Lazismu Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sinjai yang lebih cepat, mudah serta terbentuknya database daftar muzakki dan mustahik. Kata kunci: aplikasi; manajemen zakat; lazismu; zakat. ABSTRACTLazismu Regional Leadership of Muhammadiyah Sinjai is one of the institutions engaged in the collection and distribution of zakat, infaq and sadaqah. The sources of zakat, infaq and sadaqah from the muzakki are still dominated by the organization's administrators. Each collected fund is recorded and then distributed to mustahiq who need it more. The problem faced by the Lazismu Regional Leadership of Muhammadiyah Sinjai in an effort to improve the management of zakat, infaq and sadaqah management is that it requires the use of online-based information and communication technology, namely an application or management information system that can help to register and collect data on muzakki and mustahik, a media website which can be used to disseminate information related to news or programs offered, financial applications that can assist in recording cash. This service results in an application or management information system for the management of zakat, infaq and sadaqah that can be accessed by all levels of society. Likewise, the administrators have been proficient in writing articles and can operate this application well, therefore, through this activity, it is expected to improve the quality of management of zakat, infaq and sadaqah management at the Lazismu Regional Leadership of Muhammadiyah Sinjai which is faster, easier and the formation of a database of muzakki and mustahik lists. Keywords: application; management; lazismu; zakat.
Inovasi teknologi untuk peningkatan kinerja Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sinjai Amiruddin Amiruddin; Makmur Makmur; Syamsu Alam; Miftah Fadhli As’ad; Sandi Sandi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29951

Abstract

AbstrakPimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sinjai menghadapi kesulitan dalam mengetahui jumlah dan mengidentifikasi anggota secara akurat akibat manajemen keanggotaan yang belum terorganisir dengan baik. Permasalahan ini berdampak pada lemahnya komunikasi dan koordinasi dalam organisasi. Untuk mengatasi hal tersebut, dikembangkan dan diimplementasikan Sistem Informasi Anggota Persyarikatan Muhammadiyah (SIAPMU). Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan efisiensi manajemen keanggotaan dan mendukung operasional organisasi, dengan melibatkan 35 orang peserta. Adapun metode pelaksanaan kegiatan meliputi pelatihan, pendampingan, sosialisasi, tutorial, dan diskusi. Evaluasi dilakukan dengan cara observasi, dan wawancara. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan Sistem Informasi Anggota Persyarikatan Muhammadiyah terhadap peningkatan efisiensi manajemen keanggotaan dan keterampilan teknologi peserta. Rata-rata peserta merasa puas dengan kegiatan ini. Namun, beberapa kendala seperti koneksi jaringan yang tidak stabil dan waktu pendampingan yang kurang. Untuk mengatasi masalah tersebut disarankan peningkatan infrastruktur jaringan dan pelatihan lanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan efisiensi dan efektivitas manajemen keanggotaan di PDM Sinjai, serta memberikan keterampilan teknologi yang berharga bagi para peserta. Diharapkan implementasi SIAPMU dapat terus ditingkatkan dan menjadi model bagi Pimpinan Daerah Muhammadiyah lainnya di Indonesia. Kata Kunci: teknologi informasi; manajemen keanggotaan; muhammadiyah; SIAPMU; PDM Sinjai. AbstractMuhammadiyah Regional Leadership (PDM) Sinjai faces difficulties in knowing the number and identifying members accurately due to membership management that has not been well organized. This problem has an impact on weak communication and coordination within the organization. To overcome this problem, the Muhammadiyah Association Member Information System (SIAPMU) was developed and implemented. The purpose of this community service activity is to improve the efficiency of membership management and support organizational operations, involving 35 participants. The methods of implementing activities include training, mentoring, socialization, tutorials, and discussions. Evaluation is carried out by means of observation, and interviews. The evaluation results showed that there was an effect of using the Muhammadiyah Association Member Information System on improving the efficiency of membership management and technological skills of participants. On average, participants were satisfied with this activity. However, some obstacles such as unstable network connections and lack of mentoring time. To overcome these problems, it is recommended to improve network infrastructure and further training. Overall, this activity succeeded in improving the efficiency and effectiveness of membership management at PDM Sinjai, as well as providing valuable technological skills for the participants. It is hoped that the implementation of SIAPMU can continue to be improved and become a model for other Muhammadiyah Regional Leaders in Indonesia. Keywords: information technology; membership management; muhammadiyah; SIAPMU; PDM Sinjai.