Baqiyatush Sholihah
Universitas Islam Negeri Walisongo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Bu Nyai dalam Meningkatkan Mutu Hafalan Al-Qur’an Santri Putri Pondok Pesantren Al-Hikmah Pedurungan Lor Semarang Luthfiyah Natun Nawafi; Nur Uhbiyati; Baqiyatush Sholihah
Jawda: Journal of Islamic Education Management Volume 1 Number 1 October 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jawda.v1i1.2020.6702

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran bu nyai sebagai pengasuh sekaligus pendiri pesantren dalam peningkatan mutu hafalan Al-Qur’an santri. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi, selanjutnya data dianalisis dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) dalam peningkatan mutu hafalan Al-Qur’an, bu nyai memberikan keteladanan, pengawasan, dan pemberian motivasi, (2) hambatan yang dihadapi dalam meningkatkan mutu hafalan Al-Qur’an santri adalah kemalasan, banyaknya kegiatan santri sehingga waktu untuk menghafal dan muraja’ah berkurang, kelemahan santri dalam mengatur waktu, lemahnya ingatan, lingkungan yang kurang kondusif, kelemahan santri untuk menahan diri dari melakukan hal-hal yang kurang penting seperti terlalu banyak mengobrol dengan temannya, juga godaan terkait perasaan terhadap lawan jenis yang membuat konsentrasi untuk menghafal Al-Qur’an menjadi terganggu, (3) strategi yang digunakan bu nyai untuk meningkatkan mutu hafalan Al-Qur’an adalah dengan meminta santri untuk meningkatkan jumlah setoran hafalan, meminta santri untuk meningkatkan kualitas bacaan ayat yang disetorkan berdasarkan tajwid, makharijul-huruf, sifatul-huruf serta kelancaran dalam menghafal, mendorong santri untuk meningkatkan amaliyah penunjang mudahnya menghafal, meningkatkan kedisiplinan santri dalam menghafal melalui jadwal setoran dan muraja’ah, mendorong santri mengikuti sistem pengulangan atau takrir, mengevaluasi hafalan santri secara berkala
Pemetaan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan di SMP Negeri 1 Keling-Jepara-Jawa Tengah Annafi Kusmaratu Annafi; Fakuroji Fatkuroji; Baqiyatush Sholihah
Jawda: Journal of Islamic Education Management Volume 2 Number 1 April 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jawda.v2i1.2021.9386

Abstract

Pemetaan mutu dilaksanakan untuk memberikan gambaran tentang capaian atau pemenuhan SNP. Penelitian ini mengambil fokus permasalahan: 1) bagaimana pemetaan mutu tenaga pendidik dan tenaga kependidikan berdasarkan instrumen pemetaan mutu di SMPN 1 Keling Jepara? 2) bagaimana cara meningkatkan mutu tenaga pendidik dan tenaga kependidikan berdasarkan standar pendidik dan tenaga kependidikan di SMPN 1 Keling Jepara? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rapor mutu sebagai hasil pemetaan mutu menunjukkan ada peningkatan nilai dari tahun sebelumnya, hal ini dibuktikan dengan adanya penambahan guru serta kualifikasi guru yang hampir mencapai SNP (Standar Nasional Pendidikan). Kemajuan juga terjadi pada kepala sekolah yang sudah memenuhi kualifikasi sebagai kepala sekolah profesional, ada juga standar tenaga administrasi yang harus memiliki tenaga administrasi yang berkualifikasi sesuai namun masih banyak data yang tidak terbaca oleh aplikasi dapodik yang menjadikan nilai rapor standar pendidik dan tenaga kependidikan tidak memiliki nilai. Setelah menganalisis pencapaian mutu dilanjutkan dengan upaya kepala sekolah dalam membina tenaga pendidik dan tenaga kependidikan lewat program pendidikan dan pelatihan, MGMP dan IHT.Quality mapping is carried out to provide an overview of the achievement or fulfillment of the National Education Standards (SNP). This research focuses on the problems: 1) how is the quality mapping of educators and education staff based on the quality mapping instrument at SMPN 1 Keling Jepara? 2) how to improve the quality of educators and education staffs based on the standards of educators and education personnels or staffs at SMPN 1 Keling Jepara? This study uses a descriptive qualitative approach. The results showed that the quality report card as a result of quality mapping showed an increase in grades from the previous year, this was evidenced by the addition of teachers and teacher qualifications that almost reached the National Education Standards (SNP). Progress has also occurred in school principals who have met the qualifications as professional school principals, there are also administrative staff standards who must have appropriate qualified administrative personnel but there is still a lot of data that is not legible by the dapodik application which makes the standard report cards of educators and education personnels have no grade. After analyzing the quality achievement, it is continued with the principal's efforts in fostering educators and education staffs through education and training programs, MGMP and IHT.
Manajemen Sarana dan Prasarana dalam Peningkatan Kualitas Pembelajaran Eling Retno Kholifah; Baqiyatush Sholihah
Jawda: Journal of Islamic Education Management Volume 4 Number 2 October 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jawda.v0i0.0.20594

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen sarana dan prasarana dan implikasinya di Madrasah Aliyah An-Nur Tangkit Muaro Jambi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil Penelitian menunjukan bahwa (1) Manajemen saran dan prasarana di Madrasah Aliyah An-Nur Tangkit dimulai dari perencanaan, pengadaan, inventarisasi, pemeliharaan, dan penghapusan sarana dan prasarana. Pelaksanaan manajemen sarana dan prasarana dilaksanakan oleh oleh kepala madrasah, waka sarana dan prasarana, serta staf Madrasah Aliyah An-Nur. Pelaksanaan manajemen sarana dan prasarana di Madrasah Aliyah An-Nur sudah berjalan optimal namun, masih membutuhkan pengembangan lagi khususnya dalam kegiatan inventarisasi sarana dan prasarana. (2) Implikasi dari manajemen sarana dan prasarana, yakni: membantu guru dalam penyampaian materi, memudahkan siswa dan siswi dalam pemahaman materi dan meluluskan siswa dan siswi yang berprestasi.