Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP TINDAK PIDANA PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP Burhan Sulaeman; Risno Mina; Firmansyah Fality
Jurnal Yustisiabel Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.253 KB) | DOI: 10.32529/yustisiabel.v2i2.229

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaturan tindak pidana lingkungan hidup dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta sistem pertanggungjawaban pidana dalam tindak pidana perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yaitu penelitian hukum normatif. Tindak pidana yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UUPPLH) pada umumnya terbagi bagi delik materil dan delik formil. Dalam ketentuan Pasal 97 UUPPLH disebutkan bahwa tindak pidana lingkungan adalah merupakan kejahatan (misdrijven) bukan pelanggaran (overtredingen). Unsur kesalahan merupakan jantung dari pertanggungjawaban pidana. Tidak seorang pun yang melakukan tindak pidana, dijatuhi hukuman pidana tanpa kesalahan. Pertanggungjawaban yang pada awalnya selalu dikonsepsikan hanya hanya dapat dijatuhkan pada perorangan, namun dalam tindak pidana lingkungan hidup telah dapat pula dijatuhkan pada korporasi. Pertanggungjawaban pidana lingkungan hidup yang dilakukan korporasi berdasarkan kesalahan (liability based on fault). Kata Kunci : Pertanggungjawaban, Tindak Pidana Lingkungan ABSTRACT This research examines the setting of environmental crime in the Law Number 32 Year 2009 on the protection and management of the environment as well as the system of criminal liability in the criminal act of protection and management of the environment. This research uses research methods i.e. normative legal research. A criminal offence provided for in Act No. 32 of the year 2009 on the protection and management of the environment (UUPPLH) are generally divided for material and formyl delik delik. In the provisions of article 97 UUPPLH mentioned that environmental crime is a crime (misdrijven) rather than offense (overtredingen). The error element is the heart of criminal liability. No one who commits a criminal offence, was sentenced to a criminal without any errors. Accountability was always dikonsepsikan only can only be dropped on the individuals, but in environmental criminal act can also be d. .. Keywords : Accountability, Environmental Crime
PENGEMBANGAN LITERASI KEAGAMAAN ANAK USIA SEKOLAHDASAR MELALUI PROGRAM TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN DESA TATABA Vira Rahmayanti; Annisa Fauziah; Nining Anjarwati Moh Agus; Hanifatur Raziqoh; Alfadjri Abdurahman; Firmansyah Fality
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5642

Abstract

Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan di TPA Desa Tataba sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi keagamaan anak-anak usia sekolah dasar. Melalui observasi awal, ditemukan bahwa sebagian besar anak belum mampu membaca doa-doa harian dengan lancar dan belum memahami makna ibadah secara menyeluruh. Pendampingan dilakukan dalam bentuk pembelajaran langsung dengan pendekatan interaktif dan kontekstual. Proses pelaksanaan berlangsung mulai dari perencanaan materi hingga kegiatan pembelajaran pada tanggal 21, 24, dan 28 Juli 2025. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan anak-anak dalam melafalkan doa, mengenali rukun ibadah, serta tumbuhnya semangat belajar yang positif meskipun masih terdapat beberapa kendala seperti kurangnya minat belajar dari sebagian peserta. Peran guru TPA sangat terlihat sebagai fasilitator dan pendamping. Dengan adanya program ini, literasi keagamaan anak-anak TPA Desa Tataba meningkat secara bertahap dan memberikan dampak positif terhadap pemahaman spiritual mereka.