Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

EVALUASI PROGRAM PENGAWASAN MENGGUNAKAN BODYCAM (MODEL CIPP) Novi Indah Earlyanti; Tiwi Prabaningrum; Yoeliastuti Yoeliastuti
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 18, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v18i2.4342

Abstract

Bodycam technology is used by the leadership of the Korlantas Polri to supervise members of the highway patrol (PJR) by installing a high-tech portable camera on the member's body which functions to record all activities while on duty. The implementation of this supervision needs to be evaluated with the aim of knowing the effectiveness and improving the program components. One of the evaluation models used is CIPP (Context, Indut, Process, Product), with the aim of research to increase supervision and optimize technology as a means of controlling leaders over members without having to be on site. By building a theory of program evaluation, supervision, human resource management as an analytical knife that is strengthened by the concept of traffic and bodycams. This study used a qualitative approach and field research research methods. Data collection techniques used interviews, observation, and document studies, as well as qualitative data analysis techniques. Sources of informants were the Head of Sub Directorate and PJR Korlantas Polri, Head of IT Korlantas Polri, Kasie PJR Korlantas Polri, Kaurmin PJR, Head of Main PJR, Main Personnel of PJR and Command Center Personnel. The results of the research show that in context evaluation, there is no legal basis governing program implementation. Evaluation of inputs, it is necessary to increase the knowledge and skills of members, program facilities and infrastructure and effective and efficient use of the budget. Process evaluation, SOP and program implementation schedule have not been formulated. Product evaluation has been achieved but not optimal. In conclusion, each CIPP component has been running quite well, but it is necessary to increase the quality and quantity of each aspect so that the program objectives are achieved. Keywords: program evaluation, CIPP, supervision
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA KARYAWAN PADA PT ANEKA JAYA JAKARTA Faridah Faridah; Yoeliastuti Yoeliastuti
JURNAL LENTERA BISNIS Vol. 13 No. 2 (2024): JURNAL LENTERA BISNIS, Mei 2024
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/jrlab.v13i2.1055

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan pada PT Aneka Jaya Jakarta. Kinerja karyawan yang efektif menjadi faktor penting dalam mencapai tujuan organisasi dan meningkatkan produktivitas kerja, kafena kinerja yang baik akan berdampak positif bagi perusahaan. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data yang diperoleh kemudian diolah dengan menggunakan regresi yang merupakan bagian dari regresi berganda. Jumlah kuesioner yang diserbar dan diolah berjumlah 62 kuesioner. Tahapan penelitian dilakukan dengan cara observasi lapangan, wawancara dengan manajer SDM. Penyusunan dan pengisian kuesioner yang kemudian data-data tersebut diolah dengan manggunakan regresi berganda melalui aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja karyawan dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk kompetensi karyawan, motivasi kerja, dan kepemimpinan. Variabel motivasi pegawai merupakan variabel yang paling dominan pengaruhnya terhadap kinerja karyawan karena koefisien regresinya paling besar dibandingkan dengan variabel yang lain yaitu sebesar 3,319 atau 33,19 Dapat disimpulkan motivasi yang tinggi cenderung memiliki kinerja yang lebih baik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan berharga bagi organisasi dalam mengembangkan strategi dan kebijakan yang lebih baik dalam mengelola sumber daya manusia, meningkatkan kinerja karyawan, dan mencapai tujuan organisasi secara efektif. Kata Kunci : Kompetensi, Motivasi, Kepemimpinan, Kinerja Karyawan
PENGARUH PELATIHAN METODE E-LEARNING TERHADAP KOMPETENSI PESERTA PELATIHAN : STUDI KASUS PADA PT VIDASKILL SOLUTION INDONESIA Faridah Faridah; Yoeliastuti Yoeliastuti
JURNAL LENTERA BISNIS Vol. 14 No. 2 (2025): JURNAL LENTERA BISNIS, MEI 2025
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/jrlab.v14i2.1457

Abstract

E-learning method is a learning process that utilizes sophisticated technology where learning activities are carried out online. online learning is equipped with various tools that can be used in learning activities or training for training institutions, such as communication and interaction activities, conducting question and answer sessions, and asking questions to trainers or vice versa. The purpose of the study was to analyze the effect of the e-learning method as a training medium on the competence of participants from various groups. the research method uses a descriptive quantitative method, with sampling using saturated sampling (census), where the population is used as a research sample. to obtain data using a likert scale by distributing questionnaires to all participants who have participated in training with the e-learning system. the data that has been collected is then processed with the spss 25 application, using simple linear regression. for data analysis with validity and reliability tests, and classical assumption tests, normality tests, linearity tests and heteroscedasticity. based on the results of the research data processing, it can be concluded that the training system with the e-learning method has an effect on increasing the competence of training participants by 0.460 or 46%.
Pentingnya Pemahaman Literacy Digital Bagi Siswa Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Faridah Faridah; Nurlina Nurlina; Herry Syafrial; Yoeliastuti Yoeliastuti; Hariyanto Hariyanto
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i1.9044

Abstract

Perkembangan teknologi informasi menuntut siswa untuk memiliki keterampilan literasi digitalyang kuat sebagai bagian dari kompetensi abad ke-21. Literasi digital tidak hanya berkaitan dengankemampuan berpikir kritis dalam mengolah, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara tepat.Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMK Pariwisata Citayam, Bogor, dengan tujuan meningkatkankesadaran dan keterampilan siswa dalam literasi digital sebagai sarana penguatan kemampuan berpikirkritis. Kegiatan ini dirancang melalui pendekatan pelatihan interaktif, diskusi kelompok, serta simulasipenggunaan media digital dalam konteks pembelajaran pariwisata. Dengan demikian, program pengabdianmasyarakat ini menegaskan urgensi literasi digital sebagai fondasi pengembangan kemampuan berpikirkritis di lingkungan sekolah kejuruan. Literasi digital tidak hanya menjadi keterampilan teknis, tetapi jugainstrumen strategis dalam membentuk generasi yang adaptif, kritis, dan siap menghadapi dinamika duniakerja pariwisata yang semakin digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahamipentingnya literasi digital dalam menghadapi tantangan informasi yang kompleks, termasuk kemampuanmembedakan informasi valid dan hoaks, serta mengembangkan argumen yang logis dan berbasis data.
Pengembangan Kreativitas Wirausaha Mahasiswa Melalui Pembelajaran Kewirausahaan Berbasis Pengalaman (Studi Kasus: Pembelajaran Kewirausahaan di Politeknik LP3I Jakarta Kampus Pasar Minggu) Yoeliastuti Yoeliastuti
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 20, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v20i2.8481

Abstract

Tujuan penelitian ini  menganalisis pengembangan kreativitas wirausaha mahasiswa berbasis pengalaman. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui pengamatan, wawancara dan dokumentasi dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukan melalui praktik langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa untuk menemukan ide usaha, mengembangkan produk serta pemecahan masalah usaha secara nyata. Tumbuhnya sikap inovatif dan kemandirian muncul setelah mahasiswa terlibat langsung dalam kegiatan praktik bisnis, simulasi usaha dan proyek kewirausahaan yang dijalankan. Pembelajaran kewirausahaan berbasis pengalaman menjadi suatu strategi yang efektif dalam mengembangkan kreativitas dan kemampuan wirausaha mahasiswa. Penelitian Pembelajaran berbasis praktik ini   diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan sebagai kurikulum kewirausahaan diperguruan tinggi