Kecanduan permainan daring adalah penggunaan internet berlebihan untuk bermain permainan daring yang dapat menimbulkan berbagai gangguan klinis, salah satunya adalah menurunnya kualitas tidur. Kualitas tidur merujuk pada sejauh mana individu merasa puas terhadap berbagai aspek dari pengalaman tidurnya. Tidur yang buruk dapat berdampak negatif terhadap kesehatan, antara lain meningkatkan risiko obesitas, diabetes, serta penyakit jantung. Dari sisi psikologis, kualitas tidur yang rendah juga dapat memicu depresi, kecemasan, gangguan perilaku, konsumsi alkohol, hingga kecenderungan bunuh diri. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui hubungan antara kecanduan permainan daring dan kualitas tidur pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2024. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross sectional, yang dilaksanakan pada bulan Januari - Maret 2025. Sebanyak 172 responden yang memenuhi kriteria inklusi berpartisipasi dalam penelitian ini. Data diambil menggunakan teknik non-probability judgemental sampling dengan sarana google form. Data dikumpulkan melalui kuesioner Indonesian Online Game Addiction Questionnaire (IOGAQ) dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data dianalisis dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan hubungan bermakna antara kecanduan permainan daring dan kualitas tidur (p = 0,039). Didapatkan peningkatan risiko kualitas tidur buruk sebesar 1,437 kali bagi responden yang mengalami kecanduan permainan daring (PR = 1,437). Disarankan agar responden membatasi waktu bermain permainan daring dan mengelola waktu dengan lebih baik agar kualitas tidurnya optimal.