Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Rancang Bangun

PENGARUH KADAR AKTIVATOR 0,33 DAN RASIO SS/SH (2,0-3,0) PADA BETON GEOPOLIMER DENGAN BAHAN DASAR FLY ASH TERHADAP KUAT TEKAN Dahlilliyanto, Rafilla Hafnan; Agus Setiya Budi; Endah Safitri
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 11 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v11i01.3615

Abstract

Beton geopolimer merupakan beton yang mempunyai reaksi pengikatan yang berbeda dengan beton konvensional. Reaksi yang terdapat pada beton geopolimer adalah reaksi polimerisasi. Beton geopolimer menggunakan limbah hasil pembakaran batu bara yang bernama fly ash (abu terbang). Bahan-bahan kimia yang dapat digunakan untuk mengaktifkan reaksi polimerisasi dalam fly ash adalah menggunakan kombinasi alkali hidroksida dengan alkali silika. Sodium hidroksida (SH) serta sodium silikat (SS) adalah jenis alkali yang digunakan pada beton geopolimer. Sampel beton yang diterapkan pada penelitian ini adalah silinder dengan dimensi 15 cm x 15 cm x 30 cm dengan kadar aktivator 0,33 serta variasi sodium silikat dan sodium hidroksida sebesar 2,0; 2,5; dan 3,0 yang nantinya akan diuji setelah beton berumur 28 hari. Pengujian yang diterapkan adalah untuk mengetahui nilai kuat tekan pada beton geopolimer dengan rasio variasi SS/SH sebesar 2,0-3,0. Dari hasil pengujian kuat tekan didapatkan bahwa rasio variasi SS/SH 2,0; 2,5; 3,0 masing-masing sebesar 41,06 MPa, 41,33 MPa, dan 45,56 MPa. Berdasarkan hasil kuat tekan didapatkan hasil maksimal dengan menggunakan rasio SS/SH sebesar 3,0 dengan kuat tekan sebesar 45,56 MPa.
PENGARUH KADAR AKTIVATOR 0,33 DAN RASIO SODIUM SILIKAT DENGAN SODIUM HIDROKSIDA (0,5-1,5) PADA BETON GEOPOLIMER DENGAN BAHAN DASAR FLY ASH TERHADAP KUAT TEKAN Tampubolon, Jerricho; Agus Setiya Budi; Endah Safitri
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 11 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v11i01.3622

Abstract

Beton geopolimer merupakan beton yang memiliki reaksi berbeda dengan beton konvensional yaitu reaksi polimerisasi. Beton ini menggunakan limbah dari hasil pembakaran batu bara yang bernama fly ash  yang membutuhkan aktivator untuk mengikat campuran dari fly ash  dengan pasir dan kerikil untuk menjadi sebuah beton inovasi pengganti beton konvensional. Bahan kimia yang dapat digunakan untuk mengaktifkan reaksi polimerisasi pada fly ash  adalah dengan menggunakan alkali hidroksida dengan alkali silika atau disebut dengan sodium silikat dan sodium hidroksida (SS/SH). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen kuantitatif dan dilakukan pada laboratorium struktur dan bahan dengan benda uji silinder dengan tinggi 30 cm dan diameter 15 cm dengan rasio 0,33 untuk perbandingan alkali dengan fly ash  dan variasi SS/SH sebesar 0,5 ; 1,0 ; dan 1,5.. Pengujian yang dilakukan adalah untuk mendapatkan nilai kuat tekan pada beton geopolimer dengan rasio variasi SS/SH sebesar 0,5-1,5. Berdasarkan hasil pengujian slump dan kuat tekan yang sudah dilakukan didapatkan bahwa rasio variasi SS/SH yang memberikan hasil maksimal adalah dengan menggunakan rasio SS/SH sebesar 1,5 dengan kuat tekan sebesar 41,16 MPa dan nilai workability terkecil.