Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Application of Personalised System of Instruction Model in Learning during the Covid 19 Pandemic to Physical Education Learning Outcomes Muhamad Ismam Muhdian; Rian Kurnia; Herman Subarjah; R. Boyke Mulyana; Hasanul Fitrah Alba
Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 5, No 1 (2022): Halaman Olahraga Nusantara (Jurnal Ilmu Keolahragaan)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.014 KB) | DOI: 10.31851/hon.v5i1.6846

Abstract

The COVID 19 pandemic that affects almost all countries in the world is a disaster for the entire population of the earth. This disaster caused disruption of all lines including education. As a result of this pandemic came the term distance learning. The study is a combination of distance learning and limited face-to-face learning. The purpose of this study is to find out the application of personalised system of instruction learning model in the learning process during the covid 19 pandemic to the learning outcomes of upper elementary students. The sample used was 5th grade elementary students who numbered 28 people divided into 2 groups. The research method used is the true experimental method with the design of The Randomized Pretest-Posttest Control Group Design. The results of this study obtained the influence of the application of personalised system of instruction learning model in the learning process during the covid 19 pandemic on motivation and learning outcomes in upper elementary students.
PELAKSANAAN PERATURAN DESA MEKONG NOMOR 02 TAHUN 2017 TENTANG PEMBENTUKAN BADAN USAHA MILIK DESA LESTARI DI DESA MEKONG KECAMATAN TEBING TINGGI BARAT KEBUPATEN KEPULAUAN MERANTI TAHUN 2019 Rian Kurnia; Baskoro Wicaksono
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 9: Edisi II Juli - Desember 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The establishment of village-owned enterprises is based on Law No. 6 of 2014 concerning villages, as well as Government Regulation No. 43 of 2014 concerning Implementing Regulations of Law No. 6 of 2014 concerning Villages. The Meranti Islands Regency Government mandates that every Village Government establish a Village-Owned Business Entity which is listed in Regent Regulation No. 33 of 2017 concerning Implementation Guidelines for Village/Kelurahan BUM. Mekong Village Regulation No. 02 of 2017 concerning the Establishment of Sustainable BUMDes (BUM Desa) Mekong Village has not been fully implemented in accordance with the mandate, such as multiple directors, establishment of business units not through village consultations, BUMDes Lestari has not been able to maximize village potential and lack of human resources in management BUMDes. The formulation of this research is "How is the implementation of Mekong Village Regulation Number 02 of 2017 concerning the Establishment of Sustainable Village BUM (BUM Desa) Mekong Village in Mekong Village, Tebing Tinggi Barat District, Meranti Islands Regency in 2019?" The purpose of this study is to analyze and describe the implementation of Mekong Village Regulation No. 02 of 2017 concerning the Establishment of BUM Desa Lestari Mekong Village in Mekong Village, Tebing Tinggi Barat District, Meranti Islands Regency in 2019. This research is a type of descriptive research. Data collection techniques in this study used interviews, field observations and documentation. Data analysis techniques using data reduction methods, data presentation and drawing conclusions. The findings that can be concluded are that the implementation of the Mekong Village Regulation No. 2/2017 concerning the Establishment of Sustainable BUMDes in Mekong Village in Mekong Village is less than optimal, this is based on the results of research findings in the field, namely: 1) Content of Policy, the dominant actor in proposing BUMDes business units is the village head should be carried out by deliberation, consensus, and transparency. Then the benefits of implementing the village regulation have not been felt to the fullest, have not been able to increase sales results in PADes significantly, there is no clear target from BUMDes related to sales and strategies, there are still multiple positions, and the HR management of BUMDes is not adequate, and the selection of BUMDes directors is not appropriate. procedure. 2) Context of Policy, the strategy carried out by the BUMDes management has not shown significant results since the sustainable BUMDes was established, and the response from the BUMDdes program implementers is very good, but the level of discipline of the BUMDes management is classified as lacking discipline and has not carried out its duties and functions optimally. Keywords: Policy Implementation, Policy Content, Implementation Environment, Sustainable BUMDes.
Peningkatan Keterampilan Motorik dan Motivasi Siswa melalui Pendidikan Renang: Analisis Bibliometrik terhadap Dampak Pendidikan Jasmani di Sekolah Regar, Faisal Mandala Siregar; Rian Kurnia
JURNAL OLAHRAGA PAPUA Vol 7 No 02 (2025): DECEMBER
Publisher : Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jop.v7i02.5324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh pendidikan renang terhadap kualitas pendidikan di sekolah, dengan fokus pada pengembangan keterampilan motorik, keselamatan di air, dan motivasi siswa dalam berpartisipasi dalam kegiatan fisik. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif-deskriptif berbasis analisis bibliometrik terhadap 315 publikasi yang diperoleh dari basis data Dimensions, diterbitkan antara tahun 2010 hingga 2024. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk memetakan tren publikasi, kolaborasi antar penulis, analisis ko-sitasi, serta klasterisasi topik utama yang berkembang dalam literatur terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan renang secara signifikan meningkatkan keterampilan motorik dan kesadaran keselamatan di air pada siswa, serta meningkatkan motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan fisik. Selain itu, kompetensi guru dan kualitas fasilitas pembelajaran berperan penting dalam meningkatkan hasil pendidikan jasmani secara keseluruhan. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa dampak pendidikan renang bervariasi antar tingkat pendidikan, dengan dampak terbesar terlihat pada tingkat sekolah menengah terkait motivasi dan partisipasi siswa dalam kegiatan fisik. Data publikasi menunjukkan peningkatan yang signifikan sejak 2019, dengan puncak publikasi pada tahun 2024. Jaringan kolaborasi internasional didominasi oleh Amerika Serikat, Inggris, dan Australia. Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan kebijakan pendidikan jasmani berbasis bukti dan memperkaya literatur mengenai implementasi pendidikan renang dalam kurikulum pendidikan fisik di berbagai tingkat pendidikan.
Bibliometric Analysis and Systematic Review: Model Pembelajaran Teaching Games for Understanding (TGfU) pada Materi Bola Voli Elsa Ariestika; Rahmadi; Arie Rakhman; Perdinanto; Faisal Mandala Siregar; Atika Swandana; Hardyan Candra; Rian Kurnia
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.4837

Abstract

TGfU memiliki peran dalam proses pembelajaran PJOK. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisa secara kompleks dan komprehensif penerapan Teaching Games for Understanding (TGfU) pada materi bola voli pembelajaran PJOK. Metode penelitian ini menggunakan studi pustaka yang akan mengkaji hasil penelitian sebelumnya. Penelitian ini memilih artikel dan memaparkan beberapa hasil penelitian yang sesuai dengan tema yang telah ditetapkan. Artikel yang akan ditinjau dan sesuai dengan topik penelitian ialah pembelajaran TGfu dalam keterampilan olahraga bola voli. Proses screening data dari total populasi 500 akan menggunakan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analyses (PRISMA). Ditunjukkan hasil penelitian ini yaitu pada analisis bibliometrik ditemukan pencarian di beberapa database dengan menggunakan kombinasi keyword yang berhubungan dengan research yang telah ditentukan, diperoleh publication years (2021-2025), dengan jumlah papers 500, citations sebesar 2731, dengan h-index 27 dan g-index 40 melalui proses pencarian google scholar dan scopus. Setelah melakukan proses screening, eligibility, dan included, diperoleh sampel artikel sebesar 7 artikel. Dengan demikian, melalui penerapan Teaching Games for Understanding (TGfU) pada materi bola voli pembelajaran PJOK efektif secara subtansial dalam meningkatkan keterampilan bola voli. Akan tetapi, penggunaannya harus hati-hati agar tidak mengurangi hakikat pendidikan jasmani yang meliputi kerja sama tim, jiwa sosial, dan disiplin.
PENGARUH METODE LATIHAN SMALL-SIDED GAMES TERHADAP KELINCAHAN DAN KELELAHAN PEMAIN PADA CABANG OLAHRAGA SEPAKBOLA Iqbal Fajarullah; Nuryadi; Pipit Pitriani; Herdiansyah Agus; Rian Kurnia
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 05 Oktober (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepakbola merupakan salahsatu cabang olahraga yang sangat kompleks sehingga dibutuhkan penanganan khusus agar atlet bisa mencapai puncak prestasinya. Metode latihan memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap kondisi fisik atlet sehingga pemilihan metode latihan yang tepat dapat menunjang puncak prestasi atlet. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh metode latihan small-sided games terhadap kelincahan dan kelelahan pemain pada cabang olahraga sepakbola. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah true experiment dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. 16 sampel dipilih dengan menggunakan teknik two (n) stage random sampling yang dibagi kedalam 2 kelompok yaitu kelompok eksperimen (latihan small-sided games) dan kelompok kontrol (latihan el rondo passing) pelatihan dilakukan selama 4 minggu dengan 12 total pertemuan. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah Illinois Agility Test untuk mengukur kelincahan dan cunningham and faulkner test untuk mengukur tingkat kelelahan. Hasil penelitian ini didapatkan latihan small-sided games (SSG) dengan intensitas tinggi memiliki pengaruh terhadap kelincahan dan tingkat kelelahan pemain sepakbola.
ANALISIS KELAYAKAN AGROINDUSTRI RENGGINANG Hazqiy Rizqon Rahmatullah; Rian Kurnia; Benidzar M Andrie
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i2.23485

Abstract

Salah satu agroindustri pangan tradisional yang berkembang di Kabupaten Ciamis adalah usaha rengginang berbahan baku beras ketan. Namun demikian, keberlanjutan usaha agroindustri rumah tangga sangat dipengaruhi oleh efisiensi biaya produksi, besarnya penerimaan, serta tingkat kelayakan usaha secara finansial. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis struktur biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan pada agroindustri Rengginang Fajar di Desa Bojongmengger, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis; serta (2) menganalisis tingkat kelayakan usaha berdasarkan nilai  Revenue Cost Ratio  (R/C). Metode penelitianyangdigunakan adalahmetodedeskriptifdengan pendekatan studi kasus.Teknik penentuan responden dilakukan secara  purposive sampling dengan satu pelaku usaha sebagai responden utama. Data yang digunakan meliputi data primer yang diperoleh  melalui wawancara dan observasi langsung, serta data sekunder dari literatur dan instansi terkait. Analisis data dilakukan melalui perhitungan biaya produksi, penerimaan usaha, pendapatan usaha, serta analisis kelayakan menggunakan R/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi agroindustri rengginang sebesar Rp868.697,02 per periode produksi, dengan total penerimaan sebesar Rp1.092.000,00 dan pendapatan usaha sebesar Rp223.302,98. Nilai Revenue Cost Ratio (R/C) yang diperoleh sebesar 1,26, yang menunjukkan bahwa setiap Rp1,00 biaya yang dikeluarkan mampu menghasilkan penerimaan sebesar Rp1,26. Hal ini mengindikasikan bahwa agroindustri Rengginang Fajar layak dan menguntungkan secara finansial untuk dijalankan dan dikembangkan..
ANALISIS SALURAN PEMASARAN KUBIS (Brassica oleracea L.) Di Kelompok Tani Gunung Sari Desa Cibeureum Kecamatan Sukamantri Kabupaten Ciamis) Tata Jaenal Mustaqin; Agus Yuniawan isyanto; Rian Kurnia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i2.23329

Abstract

Kubis (Brassica oleracea) adalah sayuran yang termasuk dalam keluarga Brassicaceae, yang juga mencakup sayuran seperti brokoli, kembang kol, dan sawi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jalur pemasaran kubis (Brassica oleracea L.) di Kelompok Tani Gunung Sari Desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis, serta menghitung margin pemasaran, biaya, keuntungan, dan bagian petani dalam setiap jalur pemasaran. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui wawancara langsung kepada para petani dan pihak terkait dalam lembaga pemasaran menggunakan kuesioner, serta data sekunder dari instansi terkait.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga jalur pemasaran kubis di lokasi penelitian, yaitu: (1) petani langsung ke konsumen; (2) petani ke pengecer lalu ke konsumen; dan (3) petani ke pedagang pengumpul, kemudian ke pengecer, lalu ke konsumen.Margin pemasaran tertinggi ada pada jalur ketiga sebesar Rp3.500 per kilogram, sedangkan margin terendah ada pada jalur pertama dengan margin nol karena transaksi dilakukan langsung antara petani dan konsumen. Biaya pemasaran tertinggi juga berada pada jalur ketiga, sementara biaya terendah berada pada jalur pertama. Bagian petani terbesar ada pada jalur pertama sebesar 100%, sedangkan bagian terkecil ada pada jalur ketiga karena melibatkan lebih banyak pihak dalam pemasaran.Kesimpulan penelitian menunjukan semakin pendek jalur pemasaran, semakin besar bagian harga yang diterima petani. Oleh karena itu, pengembangan jalur pemasaran langsung antara petani dan konsumen menjadi strategi penting untuk meningkatkan pendapatan petani.Kata kunci: bagian petani,  saluran pemasaran, kubis, margin pemasaran, Ciamis