Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemeriksaan Akuntansi Atas Penjualan Dan Piutang Usaha Untuk Mengetahui Efektifitas Internal Control Pada PT Delident Chemical Industry mila rosa; Supratjojo Supratjojo
Jurnal Ekonomi Bisnis Indonesia Vol. 8 No. 1 (2013): Jurnal Ekonomi Bisnis Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.218 KB) | DOI: 10.36310/jebi.v8i01.144

Abstract

Tujuan penelitian pemeriksaan akuntansi penjualan dan piutang usaha pada PT. Delident Chemical Industry untuk mengetahui efektifitas internal control kegiatan usaha. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif. Hasil dari pemeriksaan akuntansi atas penjualan menunjukkan bahwa penjualan dilakukan berdasarkan Purchase Order (PO) pelanggan dan Sales Order (SO), semua pengiriman telah dicatat dengan tepat dan dokumen pendukung telah lengkap seperti surat keluar barang, faktur penjualan, faktur pajak dan kwitansi. Berdasarkan hasil analisa menunjukkan bahwa total piutang usaha sudah sesuai bengan kelengkapan bukti dan sudah dikonfirmasi dan benar ada bukan rekayasa. Jumlah pembayaran sudah sesuai dengan tagihan dan apabila terjadi selisih pembayaran akan diterbitkan memo dan semua dokumen sudah disetujui oleh manajer keuangan. Penjualan dan piutang usaha sudah dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
PEMODELAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA MENGGUNAKAN ANALISIS REGRESI SPASIAL DI PROVINSI JAWA TIMUR MILA ROSA; MAIYASTRI MAIYASTRI; HAZMIRA YOZZA
Jurnal Matematika UNAND Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.9.4.347-356.2020

Abstract

Analisis regresi spasial merupakan hasil pengembangan dari metode regresi linear klasik yang dilakukan dengan mempertimbangkan adanya pengaruh lokasi atau spasial pada data yang dianalisis. Analisis regresi spasial dapat digunakan jika terdapat autokorelasi spasial antar daerah. Autokorelasi spasial tersebut dapat diukur dengan statistik uji Moran’s I. Pada penelitian ini akan dibentuk model untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menurut kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur dengan menggunakan analisis regresi spasial. Berdasarkan pengujian menggunakan statistik uji Moran’s I diperoleh bahwa pada data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terdapat autokorelasi positif. Selanjutnya dilakukan analisis regresi spasial menggunakan Spatial Autoregressive Model (SAR) dengan parameter ρ = 0, 00001. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara masingmasing lokasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel bebas yang mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Jawa Timur adalah persentase penduduk miskin, persentase rumah tangga yang memiliki tempat buang air besar sendiri dan persentase kepadatan penduduk.Kata Kunci: Autokorelasi spasial, Uji Moran’s I, Spatial Autoregressive Model
Hubungan Antara Keuangan Neraca Bank Sentral dan Neraca Pembayaran Internasional Nur Afika Tiara Sari; Rini Puji Astuti; Mila Rosa; Indiana Kaffa
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 5 (2024): GJMI - MEI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i5.432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara keuangan neraca bank sentral dan neraca pembayaran internasional. Keuangan neraca bank sentral mencerminkan kesehatan keuangan institusi yang bertanggung jawab atas pengelolaan mata uang negara, sementara neraca pembayaran internasional mencakup aliran keuangan yang melibatkan transaksi antara suatu negara dengan negara lain. Studi ini menggunakan pendekatan analisis kuantitatif dan mengambil sampel data dari berbagai negara selama periode waktu tertentu. Melalui analisis yang cermat, temuan utama penelitian ini mengungkapkan adanya hubungan yang signifikan antara keuangan neraca bank sentral dan neraca pembayaran internasional. Perubahan dalam komponen keuangan neraca bank sentral, seperti cadangan devisa, hutang luar negeri, atau aset luar negeri, dapat mempengaruhi kinerja neraca pembayaran internasional suatu negara. Selain itu, temuan ini menunjukkan bahwa kebijakan yang diterapkan oleh bank sentral dalam mengelola keuangan mereka juga dapat berdampak pada neraca pembayaran internasional. Implikasi dari temuan ini adalah bahwa keuangan bank sentral memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas dan keseimbangan neraca pembayaran internasional suatu negara. Pemahaman yang lebih baik tentang hubungan ini dapat membantu para praktisi keuangan, pengambil kebijakan, dan akademisi dalam merumuskan strategi yang tepat dalam mengelola keuangan negara dan menjaga keseimbangan pembayaran internasional. Meskipun penelitian ini memberikan wawasan yang berharga, penelitian lanjutan diperlukan untuk memperluas cakupan analisis dan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi hubungan antara keuangan neraca bank sentral dan neraca pembayaran internasional.