Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Moderasi ‘di atas’ Tekstualisme-Kontekstualisme: Metodologi Pemahaman Sunnah Yusuf al-Qaradhawi Sansan Ziaul Haq; Asep Salahudin
AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/alquds.v6i3.4057

Abstract

The Moderation ‘beyond’ Textualism-Contextualism: Yusuf al-Qaradhawi’s Methodology of Understanding the SunnahThe discourse of understanding the Sunnah of the Prophet—as in the interpretation of the Qur'an—in this contemporary era is faced with a dilemmatic choice between following the global trend or settling for the 'purity' of the islamic teachings. Responding to this problem, some groups approach the textual approach that is oriented to the practice of Islam in the style of al-salaf al-salih strictly, while others advocate the contextualization of Islamic sources creatively according to the dynamics of the times. This paper will specifically discuss the manhaj offered by Yusuf al-Qaradhawi in synthesizing the two approaches in the context of understanding the Sunnah. Through interpretive analysis methods, this article finds that the methodology of understanding the Sunnah initiated by al-Qaradhawi on the one hand is moderate because it seeks to mediate the two 'excessive' sides of the textual and contextual approaches, and at the same time is comprehensive because linking the demand of interpreting the Sunnah to the broader methodological principles.
Restorasi Taman Bawah Laut di Pulau Pisang Pesisir Barat Lampung: Adaptasi Dampak Perubahan Iklim Global El-Nino dan La-Nina Nia Kurniash; Sansan Ziaul Haq; Esa Fajar Hidayat
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i1.1094

Abstract

Terumbu karang secara global mampu menyerap karbon sebesar 70-90 Megaton, membuatnya berperan sangat krusial dalam mengendalikan iklim global. Mengingat Indonesia sebagai salah satu negara dengan populasi dan keragaman terumbu karang terbesar di dunia, maka Indonesia memiliki peran yang signifikan bagi keseimbangan iklim dunia. Namun sayangnya, terumbu karang di Indonesia banyak mengalami kerusakan, yang jika tidak segera ditangani akan berdampak pada lingkungan. Demikian, kegiatan pengabdian ini bertujuan merestorasi area terumbu karang di sekitar Pulau Pisang dengan teknik transplantasi. Pulau ini dipilih sebagai lokasi pengabdian, sebab termasuk area pemantauan penyimpangan suhu atmosfer-laut dan juga daerah tertinggal yang membutuhkan pemberdayaan. Implementasi kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan tahapan-tahapan sosialisasi dan diskusi, identifikasi, cek kualitas perairan, dan transplantasi. Sebagai tahapan inti, transplantasi terumbu karang dilakukan dengan cara menanamnya pada media berkonsep jaring laba-laba. Hasil pengabdian menunjukkan perubahan pola pikir dan komitmen moral lingkungan masyarakat terhadap kehidupan laut dan terumbu karang.