Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IMPLEMENTASI AUGMENTED REALITY SEBAGAI MEDIA PROMOSI INTERAKTIF UNTUK KATALOG FOOD AND BEVERAGE PADA HOKCAFE Rima Rizqi Wijayanti
Jurnal Informatika Vol 2, No 2 (2018): JIKA (Jurnal Informatika)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (936.518 KB) | DOI: 10.31000/.v2i2.1519

Abstract

The business of Food And Beverages is a business that is currently showing rapid development, but the media still used uniform promotion by using the brochure display only 2D objects and lack of differentiation in doing promotion, therefore researchers initiative to design and make the application of augmented reality that can make it easier buyers and increased power consumption tastes to see visual form menu and as an interactive media promotions using the technology of augmented reality based android tailored to needs.The making of the application is created using the Unity3D software with programming languages C #, Blender3D for 3D object formation, where each stage of the system is done in a sequence repeated quickly. The results obtained from this research that is has made application augmented reality on a catalog of Food And Beverages based on android
MODEL RUMAH PINTAR DENGAN MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY SEBAGAI PENGENDALI KEAMANAN DAN KESELAMATAN PENGHUNI RUMAH Rima Rizqi Wijayanti; Ri Sabti Septarini; Syepry Maulana Husain; Abdurrasyid Abdurrasyid
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/janapati.v9i2.23531

Abstract

Data Badan Pusat Statistik tahun 2013 menunjukan bahwa kejahatan pencurian merupakan kejahatan yang paling banyak dialami oleh rumah tangga, kecenderungan meningkat dari tahun 2012 hingga 2014, Pemadam Kebakaran Provinsi DKI Jakarta mencatat selama tahun 2019 terjadi 1355 kasus kebakaran, penyebab utama diakibatkan korsleting listrik sejumlah 557 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah adalah menghasilkan software, hardware dan model rumah pintar yang dapat mengendalikan peralatan rumah tangga sehingga dapat memberikan keamanan dan kenyamanan serta penghematan dari waktu dan biaya bagi penghuni rumah. Smartphone dapat memonitoring dan mengontrol keamanan Pintu Gerbang Utama menggunakan pin, menyalakan lampu, memutar musik, mengisi air dalam bak secara otomatis, menyalakan kipas angin, mengetahui suhu ruangan, dan terdapat pemberitahuan mengenai kebocoran gas, kebakaran serta pencurian. ada beberapa penelitian berkaitan tentang rumah pintar namun tidak ada yang menggabungkan kompleksitas sensor yang saat ini diteliti dengan kombinasi metode fuzzy logic didalamnya sehingga penelitian mampu memberikan kontribusi keilmuan.
PERANCANGAN SISTEM RUMAH PINTAR UNTUK MENINGKATKAN KEAMANAN PENGHUNI RUMAH Rima Rizqi Wijayanti; Ri Sabti Septarini; Syepry Maulana Husain; Abdurrasyid Abdurrasyid
Prosiding Simposium Nasional Multidisiplin (SinaMu) Vol 1 (2019): Simposium Nasional Multidisiplin (SinaMu)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.669 KB) | DOI: 10.31000/sinamu.v1i0.2148

Abstract

Home Automation System is a system that is used to integrate various systems that are generally found in a house. The implementation of Home Automation System is necessary because the development of technology over time has proven to have provided many changes in people's lives. As an example of a case that requires technological development, for example, based on data from the Central Statistics Agency (BPS) there has been a crime of theft which is the most common crime experienced by households. The percentage of households experiencing theft in each province in 2012 ranged between 54%, 63-88% and 60%, while theft cases in 2013 ranged between 66%, 58-90%, and 51%. The design model used for the Home Automation System is a test that uses house model. Sensors used in this study include Light Sensors (LDR), Gas Sensors (MQ-2), Fire Sensors, Temperature and Humidity Sensors, Ultasonic Sensors, Magnetic Reed Switch Sensors, Microwave Sensors, and Obstacle Sensors. After the application of controlling the household appliances has been designed, then a system test has been made, whether it is in accordance with what is needed or there are still deficiencies in the device that have been designed. The results obtained from this study are models in the form of Home Automation System model by utilizing a mini PC Raspberry Pi, as well Android as a controller of household appliancesKeywords: Home Automation System, Raspberry PI, Android
Penguatan UMKM Ramah Lingkungan Untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan di Kelurahan Neglasari Yeni Daniarti; Nurhayati Nurhayati; Rima Rizqi Wijayanti; Kanza Aunillah
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, Nomor 2, September 2025
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v6i2.808

Abstract

−UMKM di Kelurahan Neglasari, Kota Tangerang, menghadapi tantangan serius dalam hal pemasaran dan efisiensi transaksi akibat minimnya pemanfaatan teknologi digital. Sebagian besar pelaku usaha masih mengandalkan metode konvensional, sehingga jangkauan pasar terbatas dan volume penjualan stagnan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan untuk memberikan solusi berupa sosialisasi dan pelatihan praktis mengenai pemanfaatan marketplace serta teknologi pembayaran digital (QRIS). Tujuan utama kegiatan adalah meningkatkan literasi digital, keterampilan operasional, serta daya saing UMKM dalam ekosistem bisnis yang semakin terdigitalisasi. Metode yang digunakan mencakup penyampaian materi, demonstrasi langsung, serta pendampingan intensif dalam pembuatan akun marketplace, aktivasi QRIS, dan pengenalan sertifikasi halal. Evaluasi dilakukan dengan desain one-group pretest-posttest, observasi praktik, dan monitoring pasca kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan: skor rata-rata pengetahuan peserta naik dari 42,2 (pre-test) menjadi 73,3 (post-test) atau meningkat sebesar 74%. Sebanyak 85% peserta berhasil mengaktifkan akun marketplace dan menayangkan produk, 80% mengoperasikan QRIS dengan transaksi uji coba berhasil, 10% masih memerlukan pendampingan tambahan, dan 5% belum berhasil sepenuhnya. Temuan ini membuktikan bahwa sosialisasi digital berbasis praktik merupakan solusi efektif untuk memperluas pasar, meningkatkan efisiensi transaksi, serta memperkuat keberlanjutan UMKM lokal.