Wiwik Heny Winarsih
Balitbang Provinsi Jawa Timur

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGELOLAAN PLASMA NUTFAH PERIKANAN DI JAWA TIMUR Wiwik Heny Winarsih
CAKRAWALA Vol 4, No 1: Desember 2009
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2409.157 KB) | DOI: 10.32781/cakrawala.v4i1.120

Abstract

Kekayaan plasma nutfah perikanan yang tersebat di laut, pantai, tambak, kolam, danau, waduk, sungai dan perairan umum sangat beragam. Berbagai organisme tersebut jika dibudidayakan akan menjadi sumber ekonomi baru dan membuka lapangan kerja. Berkembangnya hatchery skala rumah tangga ikan hias terbukti mampu menggairahkan perekonomian desa. Penelitian pengelolaan plasma nutfah perikanan ini dimaksudkan untuk mengkaji jenis-jenis ikan dan udang yang potensial serta fauna endemik dan pola-pola pengelolaan dan budidaya yang dilakukan oleh masyarakat terutama di wilayah tiga kabupaten, yaitu : Sumenep, Kediri, dan Trenggalek. Dari kajian empiris banyak ditemukan spesies endemik yang potensial untuk dikembangkan menjadi unggulan daerah. Potensi perikanan tangkap dan budidaya di Kabupaten SumenepĀ  dan Trenggalek masih terbuka lebar untuk dikembangkan. Budidaya ikan karang dan lobster perlu diimbangi dengan sistem perbenihan yang handal dan berkesinambungan. Budidaya rumput laut perlu didukung dengan sitem pemasaran. Ikan karang dan lobster diperdagangkan sebagian besar masih berasal dari tangkapan di alam. Budidaya kerapu dan lobster yang dilakukan di kepulauan juga masih mengandalkan benih dari alam dan sebagian keil saja yang menggunakan benih dari hatchery. Pola pengelolaan plasma nutfah perikanan bersifat spesies spesifik. Teknologi perbenihan ikan karang dan lobster belum banyak dikuasai masyarakat. Kesimpulannya adalah sumenep dan wilayah kepulauannya adalah gudang aneka ikan karang, lobster, rumput laut dan teri nasi. Trenggalek merupakan penghasil aneka ikan pelagis seperti tongkol, tuna, cakalang, tengiri dan teri galer. Kediri adalah gudang ikan hias terutama cupang dn koi serta benih aneka ikan air tawar. Potensi perikanan tangkap dan budidaya di kabupaten Sumenep dan Trenggalek masih terbuka lebar untuk dikembangkan.
PERANAN SUMBERDAYA GENETIK DALAM MENUNJANG KETAHANAN PANGAN DAN MENGGERAKKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT Wiwik Heny Winarsih
CAKRAWALA Vol 3, No 2: Juni 2009
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2241.401 KB) | DOI: 10.32781/cakrawala.v3i2.108

Abstract

Wilayah jawa timur yang subur dapat dikembangkan sebagai kawasan produksi tanaman pangan yang bernilai ekonomi tinggi. Dengan pusat-pusat produksi yang tersebar, diperlukan pasar induk berstandar internasional agar para petani dapat menikmati keuntungan dan memiliki posisi tawar yang tinggi. Imtensifikasi budidaya sistem organik perlu dikembangkan untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi. Keberhasilan usaha budidaya ditentukan oleh benih yang berkualitas bagus sehingga pengembangan breeding centre mutlak diperlukan agar tidak tergantung pada benih impor. Apalagi, Jawa Timur dikena sebagai wilayah yang memiliki tingkat biodiversitas tinggi, yang menjamin tingkat ketersediaan dan keanekaragaman varietas-varietas yang berpotensi sebagai bahan pangan.
PENGEMBANGAN BUDIDAYA DAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN BANDENG SERTA DISTRIBUSINYA SEBAGAI SUMBER EKONOMI MASYARAKAT DI JAWA TIMUR Wiwik Heny Winarsih; Priyambodo Priyambodo; Triweda Rahardjo; Achmad Husein
CAKRAWALA Vol 5, No 2: Juni 2011
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3193.061 KB) | DOI: 10.32781/cakrawala.v5i2.247

Abstract

Budidaya berperan penting dalam sektor perikanan nasional. Kebutuhan ikan dari tahun ke tahun terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk; disisi lain, hasil tangkap nelayan cenderung turun sehingga ketergantungan pada usaha budidaya ikan semakin tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji: perkembangan budidaya bandeng di Jawa Timur; penanganan bandeng pasca panen,prosessing dan teknik pengolahan bandeng yang dilakukan oleh petambak maupun pengusaha bandeng olah di Jawa Timur; pola pemasaran dan distribusi bandeng di JawaTimur; sistem kemitraan yang terbangun antara Pembudidayaan-Tengkulak-Pengusaha dan Pemerintah.
Antisipasi Fluktuasi Musim Dan Ketersediaan Air Selama Musim Kemarau Dalam Rangka Menjaga Kesinambungan Usaha Budidaya Perikanan Yang Sri Romadona; wiwik Heny Winarsih
CAKRAWALA Vol 6, No 1: Desember 2011
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6821.11 KB) | DOI: 10.32781/cakrawala.v6i1.142

Abstract

Dalam budidaya perikanan,kualitas dan kuantitas air yang digunakan sebagai media sangat berpengaruh terhadap keberhasilan suatu usaha budidaya perikanan. Kualitas air berkaitan dengan mutu air yang digunakan. Sedangkan untuk kuantitas air sangat dipengaruhi adanya fluktuasi musim. Pada saat penghujan, sumber air berlimpah. Yang menjadi permasalahan adalah saat terjadi kemarau panjang seperti yang terjadi saat ini. Untuk mengatasinya perlu dilakukan budidaya ikan dengan sistem budidaya senggal pada lahan kering yang berdasarkan pada CBIB. Altenatif sistem yang bisa digunakan adalah sistem resirkulasi dan aquaponik.kedua sistem ini lebih mengutamakan pemanfaatan kembali air kolam terpakai.