Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Neo Societal

Analisis Sosial Budaya Masyarakat Dalam Upgrading Agribisnis Di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan Mariani Mariani; Dhani Akbar
Jurnal Neo Societal Vol 6, No 2 (2021): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.416 KB) | DOI: 10.52423/jns.v6i2.17492

Abstract

Kabupaten Tapin pada tahun 2019 merupakan Kabupaten ketiga terbesar dalam produksi padinya.  Padahal untuk tahun 2016 Kabupaten Tapin pernah menjadi konstributor terbesar produksi padi (padi sawah dan ladang) di Kalsel dengan produksi total sekitar 339.504 ton di mana Barito Kuala saat itu produksi hanya 334.345 ton. tujuan dari ditulisnya artikel ini adalah untuk mendapatkan perumusan model pemberdayaan masyarakat yang efektif dan efisien untuk mengembangkan (scaling out) agribisnis komoditas padi yang menguntungkan tersebut dalam skala yang lebih besar kegiatan penelitian ini dirancang sebagai bentuk penelitian kaji tindak (action research). Budaya masyarakat Kabupaten Tapin dalam usahatani padi sangat mendukung pengembangan model agribisnis padi dan motivasi petani yang besar, dimana motivasi dikarenakan pembinaan sebesar 51,61 % dan motivasi yang terjadi akibat kebutuhan sebesar 45,16 % membuat usaha pengembangan model agribisnis padi (padi-jeruk, padi-cabe dan padi-sayuran) bisa sukses. sebanyak 29,03 % masyarakat berpartisipasi, walaupun partisipasi pasif/manipulative, yaitu partisipasi dimana masyarakat yang diberitahu oleh apa yang sedang atau telah terjadi, serta pengumuman sepihak oleh pelaksanaan program tanpa memperhatikan tanggapan masyarakat. Sebanyak 64,52 % kerjasama/kemitraan yang dijalin dan menguntungkan dan 12,90% kerjasama yang dijalin menguntungkan secara finansial dan non finansial.
KEBIJAKAN PUBLIK BAGI INVESTASI DI WILAYAH PERBATASAN (Tata Kelola Investasi di Sektor Pariwisata Kota Batam) Alfiandri Alfiandri; Dhani Akbar
Jurnal Neo Societal Vol 5, No 4 (2020): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.979 KB) | DOI: 10.52423/jns.v5i4.14194

Abstract

Kontemporer ini industri pariwisata memang bisa dikatakan masih belum menjadi primadona karena masih di bawah angka dari industri manufaktur dan juga pertanian. Hal ini dapat dilihat dari besarnya angka pendapatan ekspor, penyerapan tenaga kerja, kegiatan promosi ekonomi, dan juga peningkatan ekonomi berbasis jasa. Hasil Laporan UNCTAD mengatakan untuk mengembangkan pariwisata di pantai, yang perlu dipastikan pertama kali adalah hak pengelolaan di sejumlah pantai. Karena pulau Batam terdapat beberapa pantai yang potensial untuk dikembangkan di pulau utama dan pulau penyangga dan perlu disiapkan regulasi yang sesuai. Selain regulasi, untuk mengembangkan pariwisata di pantai juga diperlukan adanya perbaikan infrastruktur kota untuk menarik wisatawan mancanegara. Tujuan penelitian ini ialahuntuk analisis dan kajian peneliti yakni studi investasi kepariwisataan di Pulau Batam, khususnya investasi asing langsung di wilayah perbatasan. Metode yang dipakai untuk mendapat data dalam penelitian in adalah metode kualitatif maka ada komponen-komponen metode kualitatif. Pemerintah Kota Batam akan mencari alternatif lain dengan mencari potensi yang lain pada pergeseran tujuan sebagaimana perekonomian global belum pulih Pemerintah Kota mengarahkan ke pergerakan ekonomi di sektor pariwisata.