Luluk Mauluah
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN MULTIPLE INTELLIGENCES UNTUK SISWA SD/MI DI BANTUL LULUK,ENDANG,MOHAMMAD MAULUAH,SULISTYOWATI, AGUNG ROKHIMAWAN
MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Vol 6, No 2 (2015): MAGISTRA
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.07 KB) | DOI: 10.31942/mgs.v6i2.1778

Abstract

AbstrakPembelajaran matematika merupakan salah satu pembelajaran yang menjadi momok bagi siswa. Dalam perkembangannya, pembelajaran matematika terus menerus mengalami perkembangan yang pesat. Mulai dari teori belajar, pengembangan strategi, metode maupun produksi alat peraga semakin beragam. Tetapi hal ini belum selaras dengan implementasi pada tataran realita terutama untuk siswa Sekolah Dasar maupun Madrasah Ibtidaiyah. Masih banyak permasalahan yang terjadi pada pembelajaran matematika madrasah maupun pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui desain pembelajaran matematika dengan pendekatan multiple intelligences untuk siswa SD/MI di Bantul dan mengetahui respon siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran tersebut. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa desain pembelajaran matematika dengan pendekatan multiple intelligences untuk siswa SD/MI di Bantul dapat meningkatkan respon siswa terhadap pembelajaran matematika, yakni lebih dari 85% yaitu 35 dari 40 peserta sangat menyukai pelaksanaan pembelajaran matematika berbasis multiple intelligences dengan peraga, permainan dan aktivitas serta adventure.Kata kunci: Kecerdasan, majemuk, matematikaAbstractLearning mathematics is one that is a scourge of learning for students. In the process, the learning of mathematics continue to experience rapid growth. Ranging from learning theory, strategy development, and production methods increasingly diverse props. But it is not yet aligned with the implementation at the level of reality, especially for students from elementary schools and Islamic Elementary School. There are still many problems that occur in the madrasah and learning of mathematics in students. This study aims to determine the design of mathematics learning with multiple intelligences approach for students SD/MI in Bantul and knowing the students' response to the implementation of the learning. Based on the results of this research is that the design of mathematics learning with the approach of multiple intelligences for students SD/MI in Bantul can improve students' response to the learning of mathematics, ie more than 85%, ie 35 out of 40 participants really liked the implementation of the mathematics-based multiple intelligences with props, games and activity and adventure.Keywords: intelligence, multiple, mathematics
Studying mathematics around Keraton Yogyakarta Luluk Mauluah
Ethnomathematics Journal Vol 3, No 1 (2022): March
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ej.v3i1.40000

Abstract

Studying mathematics in elementary school using cultural resources can make the learning process more meaningful. Students can explore learning resources for mathematics at the Yogyakarta Palace while getting to know the local culture. Learning resources that can be used for elementary school mathematics learning include gunungan sekaten, batik, the Bangsal Manganti hall, the stairs at the palace, etc. Based on the analysis carried out by the researcher, the identified learning resources at the Kraton can be used for Grades 1 to 6. From D’Ambrosio's theory of classification of ethnomathematics activities, there are 5 categories of learning resources in the Palace, including counting, weighing, measuring, ordering and classifying which can be used in elementary school mathematics learning.
ANALISIS PENGEMBANGAN MATERI KONSEP MATEMATIKA FASE B BERBASIS LEVEL KOGNITIF LOTS, MOTS, DAN HOTS Lintang Daraquthni; Widyawati; Dwi Novita Sari; Luluk Mauluah
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 18 No. 1: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/yge9cs98

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengkaji pengembangan materi matematika Fase B ditinjau dari integrasi level kognitif LOTS (Lower Order Thinking Skills), MOTS (Middle Order Thinking Skills), dan HOTS (Higher Order Thinking Skills). Metode: Metode penelitian menggunakan studi pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap 23 literatur relevan yang mencakup dokumen kurikulum, buku teks, dan hasil penelitian tahun 2017-2025. Data dianalisis melalui teknik dokumentasi dan triangulasi sumber untuk menjaga validitas. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi matematika Fase B meliputi lima elemen (bilangan, aljabar, pengukuran, geometri, dan data-peluang) yang harus dikembangkan sesuai tahap operasional konkret siswa usia 8-10 tahun. Pengembangan materi perlu dirancang secara berjenjang: LOTS (C1-C2) sebagai fondasi pemahaman konsep dasar dengan strategi direct instruction dan flashcard; MOTS (C3) sebagai jembatan penerapan prosedural melalui guided practice dan contextual problems; serta HOTS (C4-C6) untuk mengembangkan kemampuan analisis, evaluasi, dan kreasi melalui Problem-Based Learning dan design thinking. Simpulan: Temuan mengindikasikan bahwa integrasi ketiga level kognitif secara sistematis dan bertahap dapat meningkatkan kualitas pembelajaran matematika sesuai tuntutan Kurikulum Merdeka. Implikasi penelitian mencakup perlunya pelatihan guru dalam merancang pembelajaran berbasis level kognitif, pengembangan buku teks yang seimbang, serta penyusunan instrumen asesmen yang proporsional. Penelitian lanjutan berupa studi eksperimental dan longitudinal diperlukan untuk menguji efektivitas implementasi di kelas nyata.