Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Analisa Disparitas Pendapatan Antar Kabupaten Di Provinsi Banten Pieter T Resi; Sabam Simbolon
Primanomics : Jurnal Ekonomi & Bisnis Vol 17 No 1 (2019): Primanomics : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.407 KB)

Abstract

Penelitian ini diberi judul Analisa Disparitas Pendapatan pada Kabupaten di Provinsi Banten. Penelitian ini merupakan untuk mendapatkan gambaran terkaitdengan pendapatan di kabupaten yang ada dalam provinsi Banten dalam kurun waktu 2012-2016. Masalah penelitian ini adalah bagaimana kesenjangan pendapatan dari lihat dari analisis Indeks William dan Indeks Entropy Theil di kabupaten dalam provinsi Banten. Data penelitian adalah data sekunder yaitu data statistic dari BPS provinsi Banten dan Kabupaten dalam provinsi Banten,dan diolah dengan cara tabulasi.Hasil penelitian menunjukkan tingkat pertumbuhan penduduk kabupaten Pandeglang dari 0,476 % tahun 2012 turun menjadi 0,47 % tahun 2016,kabupaten Serang tahun 1,01 % tahun 2012 menjadi 0,69 % tahun 2016,kabupaten Lebak dari 0,85 % tahun 2012 menjadi 0,76 % tahun 2016,dan kabupaten Tangerang dari 3,03 % dari Tahun 2012 menjadi 3,17 % tahun 2016. Sedangkan tingkat pertumbuhan penduduk provinsi Banten adalah 2,17 % tahun 2012 menjadi 2,07 % tahun 2016. Tingkat pertumbuhan PDRB masing-masing kabupaten dan provinsi mengalami penurunan dari tahun 2012 ke tahun 2016. Kabupaten Pandeglang dari 7,86 % tahun 2012 menjadi 8,49 % tahun 2016. Kabupaten Serang dari 8,36 % tahun 2012 menjadi 7,34 % tahun 2016,dan kabupaten Tangerang dari 7,49 % tahun 2012 menjadi 4,19 % tahun 2016. Tingkat provinsi juga menunjukkan penurunan dari 9,23 % tahun 2012 menjadi 4,19 % tahun 2016.Analisi Indeks William menunjukkan bahwa indeks dibawah 50 % yaitu kisaran 290% dan 30 %,yang artinya adanya pemerataan pendapatan diantara kabupaten dalam provinsi Banten. Sedang menurut Indeks Entropy Theil menunjukkan angka 1 lebih yang berate bahwa disparitas pendapatan dalam kabupaten Pandeglang, Lebak, Serang dan Tangerang sangatlah tinggi. Hal ini bisa diakibatkan konsisi geografis,pertumbuhan penduduk, dan investasi modal, serta kebijakan pembangunan yang berbeda diantara daerah tersebut. Simpulannya adalah bahwa tingkat pendapatan pada kabupaten Pandeglang, Lebak,Serang dan Tangerang memnurut Indeks Wlliam tidak masih sangat besar namun menuju pemerataan,sedangkan menurut analisis indeks Entopy Theil bahwadisparitas pendapatan diantara kabupaten dalam provinsi Banten masih tinggi.
Analisa Keberadaan Koperasi Di Kabupaten Tangerang Sabam Simbolon
Primanomics : Jurnal Ekonomi & Bisnis Vol 16 No 1 (2018): Primanomics : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.413 KB) | DOI: 10.31253/pe.v16i1.55

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisa keberadaan koperasi di Kabupaten Tangerang yang bertujuan untuk mencari gambaran bagaimana keberadaan koperasi di kabupaten Tangerang saat ini dan masa dating. Penelitian ini penelitian deskriptif denga objek penelitian adalah koperasi yang ada di kabupaten Tangerang dengan data sekunder yaitu data yang diperoleh dari Kantor Dinas Koperasi kabupaten Tangerang dan Data BPS Tangerang dalam Angka untuk periode 2012 hingga tahun 2017.Analisis dilakukan dengan analisis comparative deskriptif antar period. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan sector pertanian telah bergeser ke sektor industry jasa, perdagangan dan manufacturing. Penggunaan lahan di Kabupaten Tangerang berubah menjadi tempat berdirinya perusahaan-perusahaan (banguan pabrik dan kantor) dan untuk pemukiman atau perumahan-perumahan.pada sisi yang lain pertumbuhan koperasi secara kuantitas menunjukkan kondisi yang positip pada awalnya namun kemudian berubah menjadi pertumbuhan negative (koperasi-koperasi yang ada sebelumnya banyak yang tidak aktif). Koperasi yang aktif hanya beroperasi sekitar kebutuhan anggota itu sendiri tanpa ada pengembangan usaha bentuk lain untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Koperasi di Kabupaten Tangerang di kelompokkan dalam beberapa kategori diantaranya Koperasi di sector pertanian,koperasi di sector perikanan,koperasi di sector peternakan,koperasi di sector perdagangan dan koperasi di sector jasa. Secara umum koperasi menunjukkan perkembangan yang semakin menurun hanya ada beberapa koperasi yang berkembang positip seperti koperasi Jasa dalam bidang Jasa Kredit (Koperasi Kredit). Simpulan adalah bahwa koperasi di kabupaten Tangerang masih berada pada posisi yang jauh dari harapan dalam mengemban tugas sesuai dengan pasal 33 UUD45 dan atau Undang-undang Koperasi yaitu sebagai soko guru ekonomi. Bahkan, dengan era globalisasi sekarang ini koperasi cenderung tidak dapat bergerak secara mandiri, kecuali di bantu melalui kebijakan pemerintah. Saran adalah agar pemerintah melakukan terobosan baru untuk mempertahankan koperasi di Tangerang di masa –masa mendatang
The Effect Of Company Size, Liquidity, And Profitability On Company Value (Empirical Studies On Food And Beverage Subsector Companies Listed On The Indonesia Stock Exchange In 2016-2020) Kevin Kevin; Sabam Simbolon
Primanomics : Jurnal Ekonomi & Bisnis Vol 20 No 2 (2022): Jurnal Primanomics : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/pe.v20i2.1179

Abstract

This study aims to obtain empirical evidence regarding the effect of company size, liquidity, and profitability on company value. The population in this study is the financial statements of food and beverage subsector companies listed on the IDX 2016-2019.The samples were determined using purposive sampling with a total sample size of 10 companies during a period of 5 years of observation so that the total sample was 50. The research data were analyzed using multiple linear regression analysis method to determine the research method with SPSS application version 25.The result of this study indicate that the company size variable has a negative and insignificant effect on company value, liquidity has a positive and significant effect on company value, profitability has a positive and significant effect on company value on food and beverage subsector companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2016-2020.The results show that company size, liquidity, and profitability have an effect on company value.
Pengaruh Komite Audit, Profitabilitas dan Leverage Terhadap Manajemen Laba (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur Sektor Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020) Yunie Kartika; Sabam Simbolon
Global Accounting Vol. 1 No. 2 (2022): Global Accounting
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.605 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komite audit profitabilitas dan leverage terhadap manajemen laba yang diukur dengan discretionary accruals. Dalam agency theory, masalah keagenan muncul karena adanya perilaku oportunistik dari agent, yaitu perilaku manajemen untuk memaksimumkan kesejahteraannya sendiri yang berlawanan dengan kepentingan principal. Manajer memiliki dorongan untuk memilih dan menerapkan metode akuntansi yang dapat memperlihatkan kinerjanya yang baik untuk mendapatkan bonus dari principal, pilihan metode secara sengaja dipilih oleh manajemen dikenal dengan istilah manajemen laba. Jenis penelitian ini adalah studi empiris. Penelitian dilakukan pada 15 perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2020. Data mengenai discretionary accruals untuk mengukur manajemen laba, komite audit independen untuk mengukur komite audit, ROA (return on asset) untuk mengukur profitabilitas, debt ratio untuk mengukur leverage dan di uji dengan menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa komite audit memiliki nilai sig sebesar 0,000 yang berarti bahwa komite audit berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba, pada hasil Profitabilitas menunjukan nilai sig sebesar 0,120 yang berarti bahwa profitabilitas tidak berpengaruh secara signifikan terhadap manajemen laba dan pada hasil leverage menunjukan hasil 0,223 yang berarti bahwa leverage tidak berpengaruh secara signifikan terhadap manajemen laba. Dihasil uji anova menunjukan nilaisig sebesar 0,000 yang berarti komite audit, Profitabilitas dan leverage secara bersama-sama berpengaruh terhadap manajemen laba.
Pengaruh Auditor Switching, Audit Tenure, dan Ukuran KAP Terhadap Audit Delay (Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor William Abednego Rante; Sabam Simbolon
eCo-Buss Vol. 5 No. 2 (2022): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v5i2.526

Abstract

This study aims to obtain empirical evidence of the effect of Auditor Switching, Audit Tenure and Public Accounting Firm Size on Audit Delay in Manufacturing Companies in the Industrial Sub-Sector for the period 2017-2020 Listed on the IDX. The research object used is a manufacturing sub - industrial sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in the 2017-2020 period . Descriptive research method in the form of quantitative using secondary data from the IDX. The data processing of this research used a tool in the form of SPSS version 24 by using descriptive statistical tests, classical assumption tests, and hypothesis testing. The results showed that auditor switching partially affected audit delay with results of 3.153 > 1.98498 and significant 0.000 < 0.05 . The audit period partially affected audit delay with results of 3.646 > 1.98498 and significant 0.002 < 0.05 . Public Accounting Firm size partially affect the audit delay with the result -2.288 > 1.98498 and significant 0.024 < 0.05 . auditor switching, audit tenure and the size of the Public Accounting Firm simultaneously have an effect on audit delay with the results of 8.059 > 2.70 and significant 0.000 < 0.05. Keywords: Auditor Switching, Tenure Audit, Public Accounting Firm Size, Audit Delay
Pengaruh Pengetahuan Perpajakan, Sanksi Pajak,Pelayanan Fiskus Dan Manfaat Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Pemilik Umkm (Studi Kasus Terhadap Wajib Pajak Pemilik UMKM di Kec.Cibodas Tangerang) Mei Kristina; Sabam Simbolon
Global Accounting Vol. 2 No. 1 (2023): Global Accounting : Jurnal Akuntansi
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karena pendapatan pajak berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi, memastikan pembayar pajak membayar bagian mereka secara adil merupakan hal yang sangat penting.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor pendorong masyarakat untuk melaporkan SPT secara akurat dan tepat waktu. Meliputi pengetahuan perpajakan, sanksi pajak, pelayanan fiskus, dan manfaat pajak. Pada penelitian ini, metode statistik yang dikenal sebagai pengambilan sampel acak atau accidental sampling digunakan untuk menentukan sampel dikarenakan jumlah populasi yang besar. SPSS 25 digunakan untuk mengolah data.99 orang yang memiliki UMKM dan tinggal di kec.Cibodas,Tangerang disurvei untuk penelitian ini.Hasil analisisnya menggunakan uji signifikansi parsial (t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan perpajakan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak . Sedangkan sanksi pajak, pelayanan fiskus, dan manfaat pajak semuanya berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak
Pengaruh Pengetahuan Perpajakan, Sanksi Perpajakan, dan Tarif Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM (Studi Kasus pada Mahasiswa dan Mahasiswi di Universitas Buddhi Dharma) Rindri Yani; Sabam Simbolon
eCo-Buss Vol. 6 No. 1 (2023): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v6i1.751

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan dalam hal untuk mengetahui seperti apakah pengaruh yang dapat diberikan oleh pengetahuan perpajakan, sanksi perpajakan, dan tarif pajak terdapat kepatuhan wajib pajak khususnya para pemilik UMKM. Apakah akan terdapat pengaruh dari ketiga variabel independen tersebut atau justru sebaliknya. Data primer menjadi data yang dipakai dalam melakukan penelitian ini. Dengan 656 mahasiswa/mahasiswi dari program studi akuntansi di Universitas Buddhi Dharma yang menjadi populasi dalam penelitian ini, kemudian diseleksi berdasarkan pemenuhan syarat untuk diambil sebanyak 104 sampel. Peneliti menyebarluaskan kuesioner untuk memperoleh data yang diperlukan agar dapat diolah melalui program SPSS Versi 25 untuk Windows. Terdapat beberapa metode analisis data yang digunakan oleh peneliti untuk membuktikan bagaimana pengaruh variabel X terhadap variabel Y. Metode tersebut diantaranya analisis frekuensi, analisis deskriptif, asumsi klasik yang terdiri dari tiga macam pengujian, yaitu uji normalitas, uji heteroskedastisitas, dan uji multikolonieritas. Terdapat juga uji validitas, uji realibilitas, dan analisis regresi linear berganda. Terkait dengan uji hipotesis, seperti pada umumnya, digunakan uji t dan uji f, serta yang terakhir adalah analisis koefisien determinasi (R2). Dari penelitian ini didapatkan bahwa variabel independen yang terdiri dari pengetahuan perpajakan, sanksi perpajakan, dan tarif pajak memiliki dampak yang signifikan terhadap variabel dependen yaitu kepatuhan wajib pajak UMKM.
Pengaruh Sosialiasi Perpajakan, Sanksi Perpajakan, Tingkat Pendidikan, dan Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor (Studi Kasus pada Karyawan di Yayasan Pendidikan Dharmawidya) Pannia Putri Budi Chandra; Sabam Simbolon
Global Accounting Vol. 2 No. 2 (2023): Global Accounting : Jurnal Akuntansi
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya kendaraan bermotor yang bertambah tidak seimbang dengan peningkatan pendapatan yang diperoleh dari pembayaran pajak oleh pemilik kendaraan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi dampak sosialisasi pajak, sanksi perpajakan, tingkat pendidikan dan program penghapusan pajak kendaraan bermotor terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor pada pegawai di Yayasan Pendidikan Dharmawidya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui penyebaran. Penentuan sampel menggunakan Total Sampling yaitu jumlah populasi pegawai pada Yayasan Pendidikan Dharmawidya yang digunakan sebagai sumber data. Berdasarkan data yang diperoleh, hasil penelitian ini adalah variabel sosialisasi pajak berpengaruh tidak signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor dengan nilai signifikan 0,051 > 0,05, sanksi perpajakan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor dengan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05, tingkat pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor dengan nilai signifikan 0,155 > 0,05, dan program penghapusan pajak kendaraan bermotor berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor dengan nilai signifikan 0,002 < 0,05.