Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Building Ethical Business: Islam's Contribution to Facing Modern Economic Challenges Ika Hartika; Masruri Masruri; Nurhikmah Nurhikmah; Sitti Aisya
Journal of Islamic Economy Vol. 2 No. 1 (2025): MARCH-JOIE
Publisher : Pt. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/v0vy2g13

Abstract

This study aims to examine the contribution of Islamic business ethics in facing modern economic challenges and how these ethical principles can help build ethical businesses. The method used is Systematic Literature Review (SLR), which aims to identify, evaluate, and synthesize findings from literature relevant to this topic. The first step is to formulate research questions related to modern economic challenges and the contribution of Islamic business ethics. Next, relevant literature is selected with inclusion and exclusion criteria, and then analyzed to provide a deep understanding of the solutions offered by Islam. The results of the study show that Islamic business ethics emphasizes moral principles such as honesty (ṣidq), justice ('adl), amanah, and social responsibility. Business in an Islamic perspective is not only oriented towards material profit, but also aims to obtain blessings and social welfare. These principles prohibit detrimental practices such as usury, gharar, and maysir, and encourage the implementation of zakat, infaq, and waqf to overcome economic inequality. In addition, the application of sharia principles in modern business, as applied by sharia fintech and halal marketplace, shows that businesses can operate ethically and have a positive impact on society. Thus, this study underlines the importance of implementing Islamic business ethics to create sustainable, ethical, and fair businesses, as well as a relevant model for public policy in facing global economic challenges.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN ILMU EKONOMI BAGI SISWA MADRASAH MELALUI PROGRAM MYRES DI KABUPATEN ACEH TENGAH Ika Hartika
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 06 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Madrasah Young Researchers Supercamp (MYRES) merupakan inisiatif strategis Kementerian Agama Republik Indonesia dalam menumbuhkan budaya riset di lingkungan madrasah. Namun, masih banyak siswa madrasah yang mengalami kesulitan dalam menyusun proposal penelitian sesuai kaidah ilmiah, khususnya pada aspek perumusan masalah, kajian pustaka, dan metodologi penelitian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan riset siswa madrasah melalui pendampingan penyusunan proposal penelitian bidang ilmu ekonomi di Kabupaten Aceh Tengah. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif dengan model pendampingan terstruktur meliputi analisis kebutuhan, pelaksanaan bimbingan, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan siswa dalam menentukan topik penelitian, menyusun latar belakang dan rumusan masalah, menyusun kajian pustaka sederhana, serta memilih metode penelitian yang sesuai. Selain itu, pendampingan juga meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri siswa dalam melakukan penelitian ilmiah.
PENGUATAN KETAHANAN EKONOMI PEREMPUAN MELALUI PENDEKATAN EKONOMI ISLAM SELAMA MUSIM BANJIR DAN LONGSOR DI ACEH TENGAH Ika Hartika
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 02 (2026): MARET 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat ketahanan ekonomi perempuan di Kabupaten Aceh Tengah yang secara rutin mengalami bencana banjir bandang dan tanah longsor, khususnya selama musim hujan tahun 2025–2026. Pendekatan ekonomi Islam diterapkan secara holistik melalui serangkaian pelatihan fiqih muamalah, peningkatan literasi keuangan syariah, serta pembentukan kelompok usaha berbasis akad mudharabah dan musyarakah. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan secara aktif 85 perempuan kepala keluarga di lima desa yang paling terdampak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman prinsip-prinsip syariah sebesar 82 persen, terbentuknya tiga koperasi mikro syariah yang mandiri, serta kenaikan pendapatan rumah tangga rata-rata sebesar 35 persen dalam kurun tiga bulan pasca-intervensi. Pembahasan mengaitkan temuan empiris dengan konsep maqasid syariah serta peran instrumen zakat dan waqf sebagai mekanisme bantalan ekonomi di tengah krisis bencana. Program ini membuktikan bahwa ekonomi Islam tidak semata-mata menyediakan solusi finansial, melainkan juga membangun ketahanan spiritual, sosial, dan ekologis yang berkelanjutan bagi perempuan di wilayah rawan bencana.