Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : WASANA NYATA

Peningkatan Produktivitas Produksi Brem Sebagai Upaya Untuk Mengangkat Potensi Kabupaten Wonogiri Y. Djoko Suseno; Edi Wibowo
WASANA NYATA Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v2i2.364

Abstract

Tengar Village Nguntonadi sub-district is one of brem-producing centers in Wonogiri region with high quality. However, in the management of brem production many experience barriers in addition to technology and marketing problems. The purpose of this community service activity is to transfer technology to improve the quality of brem production, and marketing management training to increase brem sales value. The method used is through training, mentoring to partners and monitoring although community service activities have been completed to maintain the sustainability of the program. The impact of community service activities is that there has been a transfer of technology from traditional to modern so that brem making becomes more hygienic and quality, as well as changes in marketing patterns from direct sales to sales through social media.Key words : Wonogiri’s brem, technology, marketing.
Pendampingan Proses Produksi Dan Strategi Pemasaran Home Industry Emping Mlinjo Desa Windan Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo Untuk Meningkatkan Pendapatan Usaha Edi Wibowo; Setyaningsih Setyaningsih
WASANA NYATA Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v6i1.1222

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat dengan judul pendampingan Home Industry Emping mlinjo di Desa Windan Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo,Jawa Tengah. Pada wilayah tersebut banyak masyarakat yang melakukan kegiatan usaha home industry pembuatan emping mlinjo. Tetapi permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah proses produksinya masih menggunakan peralatan yang masih tradisional hal ini akan sangat menghambat perkembangan usaha tersebut, termasuk layout proses produksi dan pemasaran produknya masih kurang bagus. Dari permasalahan tersebut di atas maka perlu untuk dilakukan pendampingan dan pembenahan baik dari segi kegiatan proses  produksi maupun pembenahan dan pendampingan dari aspek pemasaran produknya dengan melakukan labelisasi dan penyediaan alat packing untuk mempermudah pengemasan. Metode yang digunakan melalui beberapa tahap yaitu pendampingan penataan layout produksi dilanjutkan dengan pendampingan pengemasan emping melinjo.  Hasil dari kegiatan ini muncul keinginan mitra  untuk menata layout preses produksi dan mengemas emping melinjo dengan kemasan yang menarik agar lebih mudah untuk dijual serta dapat meningkatkan pendapatan dan pemasaran mereka hingga ke luar daerah