Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DAMPAK PEMBERIAN REWARD NILAI IP SEMESTER DI ATAS 3,1 TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA KOTA SAWAHLUNTO Asril Asril
Journal of Counseling, Education and Society Vol. 2 No. 1 (2021): Journal of Counseling, Education and Society
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/08jces131600

Abstract

Dalam rangka meningkatkan motivasi belajar mahasiswa mahasiswa  di Kota Sawahlunto, Pemerintah Kota Sawahlunto  mengupayakan memberikan reward bagi setiap mahasiswa yang berhasil mendapatkan nilai  IP semester di atas 3,10 setiap semesternya dengan syarat Program studinya terkareditasi A/B baik Perguruan Tinggi Negeri maupun Tinggi swasta. Penelitian yang penulis lakukan bersifat deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian merupakan seluruh mahasiswa Kota Sawahlunto, sedang sampel penelitian diambil secara purposive yaitu mahasiswa Kota Sawahlunto yang memeperoleh nilai IP diatas 3,1. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan analisa deskriptif kuantitatif. Dalam mewujudkan prestasi belajar siswa dapat dilakukan pemberian reward pada siswa, pemberian reward yang baik pada mahasiswa akan mampu meningkatkan prestasi belajar siswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa reward mempunyai pengaruh signifikan dan positif terhadap prestasi belajar mahasiswa.
Pentingnya Supervisi Pendidikan Dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Asril Asril
Journal of Counseling, Education and Society Vol. 2 No. 2 (2021): Journal of Counseling, Education and Society
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/08jces133300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penyusunan program supervisi, teknik yang diterapkan, pelaksanaan supervisi/ evaluasi yang dilakukan yang dilakukan oleh supervisor untuk meningkatkan profesionalisme di SMP Negeri 1 Kota Sawahlunto. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subyek penelitian ini adalah pengawas sekolah, kepala sekolah dan pendidik SMP.
Desingning A School Climate Supervision Based on Organizational Culture and Leadership to Improve Professional Competence of Junior High School Teachers in District of Sawahlunto Hadiyanto Hadiyanto; Yanti Fitria; Sulastri Sulastri; Asril Asril; Velnika Elmanisar; Dinda Syahfitri; Rizki Yatul Hanifah
KOLOKIUM Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 14, No 1 (2026): Kolokium: Publishing April 2026
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/kolokium.v14i1.1277

Abstract

This study aims to develop a school supervision model based on organizational culture and leadership to enhance the professional competence of junior high school teachers in Sawahlunto. The study employed a developmental approach comprising literature review, initial condition mapping, model development, and limited trial implementation. Data were collected through observations, interviews, and questionnaires from 31 teachers and 3 school principals. The findings indicate that current supervision practices are predominantly administrative and mechanistic, providing limited empowerment for teachers as learning agents. The developed supervision model integrates three core elements: Minangkabau-based organizational culture, inspirational and participatory leadership, and reflective-participatory supervision. Implementation of the model demonstrated a 15–20% improvement in teachers’ professional competencies, particularly in lesson planning, use of educational media and technology, and assessment practices. The study highlights that effective supervision must be contextual, empowering, and integrated with school culture and leadership. The proposed model offers a strategic alternative for strengthening teacher professionalism, improving school climate, and promoting participatory school management reform.