Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Science Techno Health Journal

Uji Toksisitas Ekstrak Etanol Daun Rambai (Baccaurea motleyana Mull. Arg.) terhadap Larva Artemia salina Leach Muhamad Seto Sudirman; Syamsul Rizal Sinulingga; Amiruddin
Science Techno Health Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Science Techno Health Journal
Publisher : Science Techno Health Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Daun Rambai (Baccaurea motleyana Mull. Arg.) merupakan salah satu tumbuhan yang digunakan sebagai obat radang mata, keputihan, sakit mata, dan mengobati luka. Daun Baccaurea motleyana Mull. Arg. mengandung senyawa flavonoid, kuinon, tanin, triterpenoid, steroid, dan glikosida. Senyawa flavonoid dan tanin mempunyai aktivitas sitotoksik.Tujuan: Untuk mengetahui toksisitas pada ekstrak etanol daun Baccaurea motleyana Mull. Arg. terhadap larva Artemia salina Leach. menurut metode Brine Shrimp lethality Test (BST).Metode: Penelitian merupakan penelitian eksperimental dengan Post Test Only Control Group Design. Sampel penelitian dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kelompok kontrol (tanpa perlakuan), kelompok perlakuan dengan konsentrasi 5 ppm, 50 ppm, 100 ppm, 500 ppm, dan 1000 ppm dengan 3 kali pengulangan. Potensi toksisitas diketahui dengan cara menghitung jumlah kematian larva 24 jam setelah perlakuan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis regresi linear dan analisis probit.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan konsentrasi ekstrak etanol daun Baccaurea motleyana Mull. Arg. mempengaruhi peningkatan rata-rata kematian larva Artemia salina Leach. dengan nilai R2 sebesar 0.877 (p-value = 0.05). Hasil analisis probit didapatkan nilai LC50 sebesar 86.662 ppm.Simpulan: ekstrak etanol daun Baccaurea motleyana Mull. Arg. mempunyai potensi toksisitas terhadap larva Artemia salina Leach. yang dikategorikan toksik.
Gambaran Pengetahuan Masyarakat Tentang Swamedikasi Nyeri Otot di Masyarakat Petani Kelapa Sawit Syamsul Rizal Sinulingga
Science Techno Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Science Techno Health Journal
Publisher : Science Techno Health Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Nyeri merupakan gangguan otot yang sering terjadi pada masyarakat di Indonesia baik laki-laki maupun perempuan. Nyeri adalah pengalaman sensori dan emosional yang tidak menyenangkan yang berhubungan dengan kerusakan jaringan atau potensial menyebabkan kerusakan jaringan khususnya pada petani kelapa sawit. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran Pengetahuan Masyarakat Tentang Swamedikasi Nyeri Otot di masyarakat petani sawit. Metode: Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengambilan data secara cross sectional. Hasil: Pengambilan data analisa univarat dilakukan terhadap masyarakat petani kelapa sawit sebanyak 99 responden. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan hasil masyarakat yang berpengetahuan baik sebanyak 8 responden (8,08%), berpengetahuan cukup sebanyak 77 responden (77,77%), dan berpengetahuan kurang sebanyak 14 responden (14,14%). Sebagian masyarakat memiliki pengetahuan cukup sebanyak 77,77%. Tingkat pengetahuan seseorang dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu pendidikan yang diterima dengan baik dari lingkungan sekolah, keluarga maupun dari orang lain. Bisa diperoleh melalui berbagai media informasi seperti buku, internet dan media massa yang lain. Semakin bertambah usia dan pengetahuan seseorang juga mempengaruhi pola pikir yang semakin berkembang. Kesimpulan: Masyarakat yang berpengetahuan baik sebanyak 8 responden (8,08%), berpengetahuan cukup sebanyak 77 responden (77,77%), dan berpengetahuan kurang sebanyak 14 responden (14,14%).