Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Pandemi Covid-19 Bagi Para Tenaga Kerja Teknisi Dhiyaul Auliyah; Martinus Legowo
Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/ganaya.v5i1.1447

Abstract

The Covid-19 pandemic has had a significant impact on various aspects of life, including the economy. Economic actors such as companies also experienced a decline in the economy. The losses experienced by the company also affect the workforce working in the company, including in this case the technicians. The purpose of this study was to identify the experiences of technician workers affected by the Covid-19 pandemic in Surabaya. The approach used in this study is a qualitative descriptive approach with interviews and literature studies. The data were analyzed using phenomenological theory by Hans Georg Gadamer. The results showed that the company suffered significant losses due to the Covid-19 pandemic, so it had to decide to reduce the technician workforce. The impact received by the technician workforce includes being transferred to another branch of the company, as well as being laid off. Some of the disturbances experienced by workers such as having to adapt to a new environment, learning to understand tasks from scratch and economic difficulties. In Gadamer's view of phenomenology, the expression of technicians is a form of explanation and expression of the experience of participation and openness. The workers do not necessarily despair over the existing disturbances, because of the efforts made ranging from adaptation, business, and learning, to opening their businesses over time the workers begin to adapt to current conditions. The workers hope that the Covid-19 pandemic will end soon and the economy can return to normal as before.  
Tren Bersepeda sebagai Kebiasaan Baru Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Kota Surabaya Dhiyaul Auliyah; Martinus Legowo
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 23 No. 2 (2021): Desember (2021)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v23i2.3429

Abstract

Keberadaan coronavirus atau Covid-19 sebagai pandemi di Indonesia membuat perubahan yang signifikan dalam kehidupan masyarakat. Semua orang semakin giat untuk menjaga kesehatan tubuh mereka termasuk dengan rutin melakukan olahraga. Bersepeda termasuk olahraga yang biasa saja kemudian menjadi tren di masa pandemi ini karena banyak diminati masyarakat, terkhususnya masyarakat Surabaya. Penelitian kali ini berangkat dari fenomena tren bersepeda sebagai kebiasaan baru yang ada pada masa pandemi Covid-19 di Kota Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memaparkan latar belakang ketertarikan masyarakat dan dampak yang dirasakan setelah ikut dalam tren bersepeda, sekaligus memaparkan analisis temuan data dengan teori yang relevan. Metode penelitian yang digunakan yakni pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil dari penelitian ini adalah aktivitas bersepeda menjadi tren baru pada masa pandemi di Kota Surabaya karena tingginya minat masyarakat yang didasari faktor internal dalam diri mereka masing-masing. Dampak yang diterima dari aktivitas ini juga bergantung pada pemikiran individu, mulai dari tubuh yang semakin sehat dan kuat juga kesenangan yang didapat saat menjalani aktivitas bersepeda.