Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Perancangan Video Dokumenter “Agents of Change” Kurnia Setiawan; Ruby Chrissandi
VISUAL Vol 14, No 2 (2019)
Publisher : FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN - UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jurnal.v14i2.4508

Abstract

Abstract— Perancangan video dokumenter “Agents of Change” adalah bagian dari penelitian produk terapan dengan judul “Karakteristik Agen Perubahan untuk Menciptakan Tatanan Masyarakat yang Lebih Baik”. Hasil penelitian tulisan, poster foto dan video yang dibuat dalam rangka memperingati 20 tahun peristiwa reformasi 98 yang akan jatuh pada bulan Mei 2018. Video dokumenter “Agents of Change” menampilkan refleksi sejumlah agen perubahan (aktivis 98) terhadap peristiwa reformasi dan kondisi Indonesia saat ini. Tokoh yang diangkat adalah perwakilan dari partisipan penelitian. Proses perancangan video melalui tahapan pra produksi, produksi dan paska produksi, bekerjasama dengan mahasiswa tugas akhir Fakultas Seni Rupa dan Desain Program Studi Desain Komunikasi Visual, peminatan multimedia. Pesan yang disampaikan video “Agents of Change” adalah tentang solidaritas di dalam keberagaman. Diharapkan melalui video tersebut dapat menginspirasi dan mendukung penyadaran bahwa esensi Indonesia adalah kebhinnekaan. Kita Indonesia, berbeda itu biasa.
TANGGAPAN PENONTON WISATA VIRTUAL VIDEO 360 DERAJAT DENGAN KOMPUTER DAN VR BOX Ruby Chrissandy
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.13384.2022

Abstract

Orang yang bekerja atau belajar secara daring di rumah karena pembatasan aktivitas akibat pademi COVID-19 membutuhkan liburan untuk mengusir rasa bosan. Wisata virtual dapat menggantikan aktivitas liburan. Teknologi video 360 digunakan untuk kegiatan pelestarian situs warisan budaya dan wisata virtual. Teknologi video 360 dapat ditonton dengan Head Mounted Display (HMD), VR Box dan komputer. Beberapa penelitian mengungkap efek motion sickness saat menonton video 360 dengan HMDs. Bagaimana respon penonton terhadap materi video 360? Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan respon penonton terhadap teknis videonya, kelebihan dan kekurangan media penyaji dan ketertarikan penonton untuk berwisata lewat video 360. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan riset empiris. Pengambilan data lewat focus discussion grup (FGD). Peserta FGD yaitu peminat teknologi video. Tujuan penggunaan metodologi pengamatan empiris untuk mendapatkan informasi yang mendalam terhadap respon penonton video tersebut. Pada riset ini pengetahuan atau wawasan yang ingin didapatkan adalah respon penonton video 360 wisata virtual. Hasilnya respon penonton terhadap alat untuk menonton video 360 memiliki kelebihan dan kekurangan dari segi penggunaan. Media video statis membuat bosan penonton dapat diperbaiki dengan meningkatkan kualitas gambar memerlukan resolusi video yang tinggi dan tingkat brightness, contrast, saturasi yang baik agar penonton merasa nyaman. Pengambilan gambar dari perspektif orang pertama, agar penonton merasakan suasana jalan-jalan di dalam museum.
PELATIHAN TEKNIK VIDEO DOKUMENTASI UNTUK STAF KECAMATAN DAN KELURAHAN GROGOL PETAMBURAN Ruby Chrissandy
PROSIDING SERINA Vol. 1 No. 1 (2021): PROSIDING SERINA III 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.201 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v1i1.17678

Abstract

The third level administrative subdivision Kecamatan Grogol Petamburan have seven urban village with seventy-three hamlets (Rukun Warga) and eight hundred sixty-three neighbourhood (Rukun Tetangga) in its territory. This sub-district is led by Drs. Didit Sumaryanta. Kecamatan Grogol Petamburan has a lot of community service activities and needs videos documentation to support the publication of its activities, several videos are uploaded on the Kecamatan Grogol Petamburan YouTube channel. There are 14 subscribers with 7 activity videos uploaded 3 years ago, but the videos are not satisfactory due to a lack of insight into video production techniques, video editing applications and limited tools. The UNTAR PKM team helped provide solutions by providing training video documentation production techniques. The activity was attended by 16 participants from the sub district and urban village Grogol Petamburan. All materials support the improvement of participants' ability to make good video documentation. This knowledge is expected to help participants know and understand the production and post-production of video documentation.
TANGGAPAN PENONTON WISATA VIRTUAL VIDEO 360 DERAJAT DENGAN KOMPUTER DAN VR BOX Ruby Chrissandy
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.13384.2022

Abstract

Orang yang bekerja atau belajar secara daring di rumah karena pembatasan aktivitas akibat pademi COVID-19 membutuhkan liburan untuk mengusir rasa bosan. Wisata virtual dapat menggantikan aktivitas liburan. Teknologi video 360 digunakan untuk kegiatan pelestarian situs warisan budaya dan wisata virtual. Teknologi video 360 dapat ditonton dengan Head Mounted Display (HMD), VR Box dan komputer. Beberapa penelitian mengungkap efek motion sickness saat menonton video 360 dengan HMDs. Bagaimana respon penonton terhadap materi video 360? Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan respon penonton terhadap teknis videonya, kelebihan dan kekurangan media penyaji dan ketertarikan penonton untuk berwisata lewat video 360. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan riset empiris. Pengambilan data lewat focus discussion grup (FGD). Peserta FGD yaitu peminat teknologi video. Tujuan penggunaan metodologi pengamatan empiris untuk mendapatkan informasi yang mendalam terhadap respon penonton video tersebut. Pada riset ini pengetahuan atau wawasan yang ingin didapatkan adalah respon penonton video 360 wisata virtual. Hasilnya respon penonton terhadap alat untuk menonton video 360 memiliki kelebihan dan kekurangan dari segi penggunaan. Media video statis membuat bosan penonton dapat diperbaiki dengan meningkatkan kualitas gambar memerlukan resolusi video yang tinggi dan tingkat brightness, contrast, saturasi yang baik agar penonton merasa nyaman. Pengambilan gambar dari perspektif orang pertama, agar penonton merasakan suasana jalan-jalan di dalam museum.
Implementasi pelatihan visual marketing melalui fotografi untuk memperkuat branding pemasaran Ruby Chrissandy; Anny Valentina; David Amadeus Gerungan; Yosadara Paramita; Ruth Cecilia
Penamas: Journal of Community Service Vol. 6 No. 2 (2026): Penamas: Journal of Community Service
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/penamas.v6i2.3162

Abstract

Photography and visual communication skills play a critical role in supporting branding strategies in the digital era, particularly for university students who actively use social media. However, limited understanding of visual marketing techniques often weakens the effectiveness of brand communication. This community engagement activity aimed to improve participants' practical skills in photography-based visual marketing through an international workshop held at Kun Shan University on April 16, 2025. Ten undergraduate business students joined the session, which combined interactive presentations, case studies, group discussions, and smartphone photography practice. Engagement was strong, with 6 of 10 participants (60%) actively raising their hands and answering questions during the question and answer. Unlike conventional photography training, this activity emphasized visual branding for digital media, smartphone-based practice, a cross-cultural setting, and the integration of storytelling into brand identity. Participants showed improved ability to read visual elements and create engaging branded content, supporting the long-term development of students' visual-marketing competencies.
Strategi Peningkatan Penyampaian Informasi melalui Hierarki Visual pada Media Publikasi Digital LPPM Universitas Tarumanagara Matthew Ricky Wijaya; Ruby Chrissandy
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 7 No. 3 (2026): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jpni.v7i3.1936

Abstract

This activity was motivated by the need of the Tarumanagara University Research and Community Service Institute to provide digital publication media that is informative, communicative, and easy for the academic community to understand. Academic information presented through digital posters typically includes many elements, such as the event title, date and time, speakers, registration links, QR codes, and contact information. If these elements are not arranged according to the appropriate visual hierarchy, the effectiveness of information delivery may decrease. This initiative aims to assist partners in designing digital publication media based on the principles of visual hierarchy. The implementation method involved identifying partners’ needs, analyzing information content, developing visual concepts, designing digital posters, conducting joint revisions with partners, and implementing the publication media. The results of the activity show that the application of visual hierarchy through the adjustment of font size, layout, color contrast, typographic emphasis, and reading flow helps make the publications more structured, easier to read, and more effective in presenting key information. This activity provides a direct benefit to partners in the form of digital publications that are more communicative and aligned with the academic information service needs of the Research and Community Service Institute (LPPM) at Tarumanagara University.