Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan Budidaya Sayuran Sistem Hidroponik pada Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) Pengurus Cabang Bhayangkari Indramayu Teguh Iman Santoso; Karto Karto
Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2019): Abdi Wiralodra
Publisher : universitas wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (847.13 KB) | DOI: 10.31943/abdi.v1i2.13

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) adalah memberdayakan rumah tangga dan masyarakat dalam penyediaan sumber pangan dan gizi melalui optimalisasi pemanfaatan pekarangan dan lahan sekitar tempat tinggal; meningkatkan kesadaran, peran, dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman. Upaya yang dilakukan adalah dengan mengembangkan kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di lingkungan rumah. Salah satu kegiatan dari kegiatan yang dilakukan dalam rangka mengembangkan KRPL adalah kegiatan pelatihan pengembangan budidaya sayuran dengan sistem hidroponik. Pelatihan dan pengembangan dudidaya tanaman dengan sistem hidroponik yang telah dilaksanakan oleh pengurus Bhayangkara Cabang Indramayu bekerjasama dengan Fakultas Pertanian Universitas Wiralodra. Setelah dilakukan pelatihan, peserta pelatihan memahami dan mempunyai keterampilan dalam membudidayakan sayuran dengan sistem hidroponik dengan berbagai metode yaitu wick system, NFT Sistem (Nutrient Film Technique) dan DFT Sistem (Deep Flow Technique); setelah dilakukan pelatihan memahami penanganan sayuran setelah panen dan memahami memahami bagaimana strategi yang harus dilakuakan dalam memasaran sayuran sistem hidroponik.
Tingkat Adopsi Digital Marketing dan Hubungannya dengan Keberhasilan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Olahan Mangga di Kabupaten Indramayu Teguh Iman Santoso; Karto Karto; Aminuddin Ma’ruf; Hadi Bahtiar
Agri Wiralodra Vol. 15 No. 1 (2023): preferensi dan analisis usaha
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v15i1.61

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat adopsi digital marketing dan hubungannya terhadap keberhasilan kegiatan usaha UMKM olahan mangga di Kabupaten Indramayu. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey deskriptif. Metoda analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis diskriftif kualitatif, dengan menggunakan skala likert. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan dua analisis yaitu analis tingkat adopsi dan analisis korelasi rank spearman yang ditujukan untuk mengukur keeratan hubungan antara adopsi digital marketing dengan keberhasilan usaha UMKM olahan mangga. Berdasarkan penelitian, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut : 1) tingkat adopsi digital marketing UMKM olahan mangga di Kabupaten Indramayu dikategorikan sedang; 2) terdapat hubungan yang erat antara adopsi digital mahketing dengan keberhasilan usaha UMKM.
Elastisitas Transmisi Harga dan Efisiensi Pemasaran Ikan Nila di Kabupaten Indramayu Nur Alia Sari; Teguh Iman Santoso; Supriyadi Supriyadi; Karto Karto
Agri Wiralodra Vol. 18 No. 01 (2026): usaha agribisnis
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v18i01.181

Abstract

This study examines the marketing efficiency of tilapia (Oreochromis niloticus) in Indramayu Regency by analyzing price transmission elasticity between producer and consumer levels. Secondary data were obtained from the Central Bureau of Statistics (BPS) and the Department of Fisheries and Marine Affairs of Indramayu for the period 2020–2024. A log-linear regression model was employed to estimate the elasticity coefficient as an indicator of market integration efficiency. The findings reveal an elasticity value of 0.752, indicating that a 1% increase in consumer prices leads to only a 0.752% increase in producer prices. This result suggests that price transmission remains imperfect and that the marketing system for tilapia in Indramayu is not yet efficient. The inefficiency is largely attributed to an extended distribution chain, the dominance of intermediaries, and limited price information access among fish farmers. Strengthening cooperative institutions and implementing digital market information systems are recommended to enhance marketing efficiency and improve farmers’ welfare. This study contributes to the literature on aquaculture marketing efficiency in Indonesia by emphasizing the significance of institutional structures and digitalization in promoting fair and transparent price transmission.