Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perancangan Sistem Signage Kampus dengan Studi Kasus Universitas Tarumanagara Agus Danarto; Yusuf Affendi Djalari; Sumartono Sumartono
VISUAL Vol 14, No 1 (2018)
Publisher : FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN - UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jurnal.v14i1.8024

Abstract

Analisa Prinsip Desain Antarmuka Aplikasi Seluler Kalender Menstruasi O Felicia Natashia; Agus Danarto; Darius Andana Haris
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol. 12 No. 1 (2024): JURNAL ILMU KOMPUTER DAN SISTEM INFORMASI
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jiksi.v12i1.28764

Abstract

Menstruasi merupakan tanda pubertas dan proses seorang perempuan dalam menuju kedewasaan. Walaupun begitu, informasi yang tepat mengenai menstruasi masih minim sehingga banyak perempuan yang belum siap ketika menghadapi menstruasi pertamanya. Rata-rata siklus menstruasi adalah 28 hari dengan durasi 3-7 hari. Namun, menurut data dari WHO, 80% remaja perempuan di Indonesia mengalami menstruasi yang tidak teratur. Aplikasi seluler dapat menjadi media yang tepat untuk membantu mencatat dan memprediksi siklus menstruasi. Aplikasi seluler O merupakan aplikasi yang dirancang untuk remaja perempuan dan dibuat oleh remaja perempuan. Prinsip desain antarmuka diperlukan untuk mempermudah pengguna dalam menggunakan aplikasi dan menciptakan kesan positif kepada pengguna. Sayangnya, aplikasi seluler O memiliki tampilan yang kurang menarik dan beberapa fitur yang kurang efisien dibandingkan kompetitornya. Oleh karena itu, dilakukan analisis prinsip-prinsip desain antarmuka, serta kelebihan dan kekurangan pada aplikasi O dengan menggunakan metode studi pustaka dan observasi
PERANCANGAN MEDIA EDUKASI VISUAL PENGENALAN KATEGORI SAMPAH UNTUK ANAK USIA DINI DI KAMPUNG PROKLIM Nurannisa, Siti; Agus Danarto; Gracia
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i3.32773

Abstract

The sustainability of environmental preservation programs relies on educational strategies that instill ecological awareness from an early age. Kampung Proklim RW 11 in Pekayon Jaya, Bekasi, is one area that has successfully implemented environmental programs focused on environmental conservation. Education for the next generation on the importance of environmental stewardship is essential. However, the area currently lacks specialized educational media for early childhood residents to aid in their understanding of environmental concepts, particularly the categorization of waste. This community service aims to design educational media to introduce waste management specifically for young children, both as Proklim residents and as visitors of educational tourism sites in the area. The program uses a participatory method, involving residents in the design of interactive and enjoyable media, allowing them to engage in more meaningful learning experiences. The creative approach of using mascots includes characters aligned with waste categories that can be applied across various media. Bright colors and friendly facial expressions enhance the visual appeal of the mascots, making them an integral part of introducing waste categories. Visually, the mascot functions not only as an educational tool but as a strategic element for presenting waste categories in a concrete and accessible manner, making abstract concepts more understandable for young children. The initiative’s outcomes are expected to not only aid residents’ understanding of environmental issues but also enhance the motor skills of young children. As an educational medium, mascots can serve as an alternative visual tool to introduce environmental awareness to young children and build a sustainable foundation for environmental understanding. BSTRAK Keberlanjutan program pelestarian lingkungan bergantung pada strategi pendidikan yang mampu menanamkan kesadaran ekologis sejak dini. Kampung Proklim RW 11 di daerah Pekayon Jaya Bekasi merupakan salah satu wilayah yang telah berhasil mengimplementasikan program lingkungan hidup yang berfokus pada pelestarian lingkungan. Diperlukan edukasi ke generasi selanjutnya tentang pentingnya menjaga lingkungan. Namun, wilayah tersebut belum memiliki perangkat media edukasi khusus warga usia dini, untuk membantu pemahaman terhadap konsep lingkungan khususnya untuk pengenalan kategori sampah. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan merancang media edukasi yang dapat memperkenalkan pengelolaan sampah khususnya bagi anak usia dini sebagai warga Proklim maupun pengunjung wisata edukasi di lokasi tersebut. Kegiatan dilakukan dengan metode pelaksanaan PKM partisipatif, yaitu melibatkan warga dalam proses perancangan media interaktif dan menyenangkan, sehingga dapat merasakan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Pendekatan kreatif maskot menggunakan karakter sesuai kategori sampah yang dapat diimplementasikan di berbagai media. Penggunaan warna cerah dan ekspresi wajah yang ramah memperkuat daya tarik visual maskot dan menjadi bagian integral dari proses pengenalan kategori sampah. Maskot secara visual tidak hanya menjadi alat bantu, tetapi berfungsi sebagai elemen strategis untuk memperkenalkan kategori sampah dengan cara yang konkret dan mudah dipahami, menjadikan konsep abstrak lebih terjangkau bagi pemahaman anak usia dini. Hasil kegiatan diharapkan tidak hanya dapat membantu pemahaman warga terhadap lingkungan, tetapi juga mengembangkan kemampuan motorik anak usia dini. Maskot sebagai media edukasi ini dapat menjadi alternatif media visual untuk memperkenalkan kesadaran lingkungan kepada anak usia dini dan membangun fondasi pemahaman lingkungan yang berkelanjutan.