Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Surya Abdimas

Pengembangan Produsen Pangan Olahan Berbahan Susu Sapi di Purworejo Uswatun Hasanah; Roisu Eny Mudawaroch
Surya Abdimas Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v1i1.303

Abstract

Pangan olahan berbahan susu sapi merupakan olahan pangan yang berpotensi baik untuk berkembang. Susu yang digunakan adalah susu pilihan dan kualitasnya terjaga. Kontinyuitas bahan baku yang tersedia secara terus menerus, dan hubungan kerjasama yang baik dengan peternakan Kapencar, membuat usaha ini mampu bertahan sampai sekarang. Kualitas produk yang dihasilkan sangat baik, dimana pengolahannya tanpa menggunakan bahan tambahan, bahan kimia dan bahan pengawet. Produk yang dihasilkan merupakan produk yang dapat dikonsumsi semua kalangan umur maupun lapisan masyarakat dengan harga terjangkau. Produsen pangan berbahan susu masih sangatjarang di Purworejo, meskipun Purworejo sebagai sentra kambing etawa, tetapi produksinya masih rendah, belum mampu mencukupi kebutuhan cempe, harga jualnya mahal dan tidak semua orang suka. Berkat Susu merupakan salah satu agen susu dan pengolah susu di Purworejo. Program pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dalam bentuk pemberdayaan, pelatihan, pembinaan dan pendampingan guna peningkatan penguasaan IPTEKS pembuatan diversifikasi olahan pangan berbahan susu, pengemasan olahan susu, labelisasi dan pemasaran serta pembukuan
Manajemen Kesehatan Ternak Melalui Pemberian Jamu Herbal Fermentasi Zulfanita Zulfanita; Roisu Eny Mudawaroch; Jeki Mediantari Wahyu Wibawanti
Surya Abdimas Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v1i1.309

Abstract

Manajemen kesehatan ternak adalah proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian faktor-faktor produksi melalui optimalisasi sumberdaya yang dimiliki agar produktivitas ternak dapat optimal sehingga kesehatan ternak dapat dioptimalkan dan kesehatan produk hasil ternak memiliki kualitas kesehatan sesuai dengan standar yang diinginkan. Tanaman obat adalah tanaman yang terbuat dari bahan alami terutama tumbuhan dan merupakan warisan budaya bangsa dan digunakan turun temurun secara empirik. Ramuan tanaman obat atau jamu ternak fermentasi dapat digunakan untuk kesehatan ternak. Salah satu desa yang potensial dalam menyediakan bibit tanaman herbal adalah desa Bedono Pageron yang terletak di Kecamatan Kemiri kabupaten Purworejo. Tujuan program penyuluhan ini adalah Mengenalkan, mempraktekkan dan memotivasi masyarakat untuk dapat melakukan pembuatan jamu ternak fermentasi dengan menggunakan alat dan bahan bahan yang ada dilingkungan sekitar serta potensi secara ekonomi dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraanpeternak. Rekomendasi sebagai berikut: 1) Potensi desa Bedono Pageron sangat prosfektif perkembangannya dibidang pembibitan tanaman herbal dan peternakan khususnya kambing karena daya dukung alamnya yang subur untuk tanaman pakan hijauan ternak. 2) Manajemen kesehatan ternak membutuhkan kerjasama antar peternak, kelompok tani/ternak dan peternak itu sendiri agar ternak sehat sehingga produksi dan produktivitas ternaknya tinggi. 3) perlu upaya memanfaatkan tanaman pekarangan untuk menanam tanaman herbal dan dimanfaatkan untuk membuat jamu herbal fermentasi secara konsisten dan berkelanjutan.
Inovasi Pengolahan Produk Turunan Madu Lebah Klanceng Menjadi Bee Polen Kapsul Sebagai Sumber Antioksidan di Desa Jelok Kecamatan Kaligesing, Purworejo Jeki Mediantari Wahyu Wibawanti; Roisu Eny Mudawaroch; Sapto Pamungkas
Surya Abdimas Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v4i1.471

Abstract

Desa Jelok memiliki potensi pengembangan peternakan lebah madu klanceng. Akan tetapi, hasil turunan dari madu klanceng yang berupa bee polen selama ini belum dilakukan pengolahan. Oleh karena itu, tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk melakukan penyuluhan dan pelatihan inovasi pengolahan hasil turunan dari madu lebah klanceng yang berupa bee polen menjadi bee polen kapsul yang berpotensi sebagai sumber antioksidan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan kegiatan sosialisasi, praktek pemanenan bee polen, pelatihan pengolahan bee polen dan pengemasan dalam bentuk kapsul serta strategi promosi dan pemasaran produk. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menjadikan anggota Bumdes Jambe Mule dan kelompok peternak lebah klanceng di Desa Jelok dapat melakukan pengolahan bee polen menjadi produk bee polen kapsul yang berpotensi sebagai sumber antioksidan dan lebih memiliki nilai jual.