Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

TATA KELOLA BUDIDAYA KOPI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRODUK KEARIFAN LOKAL DI KAMPUNG WISATA SEWU KEMBANG NGLURAH, TAWANGMANGU KABUPATEN KARANGANYAR Yohanes Martono Widagdo
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2023): JULI 2023
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v2i3.2656

Abstract

Kampung wisata sewu kembang Nglurah, Tawangmangu Kabupaten Karanganyar, selain dikenal sebagai sentra tanaman hias, juga penghasil kopi. Hal ini dibuktikan dengan di sekitar kawasan yang berbukit, banyak dijumpai tanaman kopi, namun masih terbatas dalam produksinya. Adapun tujuan pengabdian ini, untuk membantu dalam tata kelola peningkatan budidaya produk kopi sebagai produk kearifan lokal melalui mitra kelompok sadar wisata ( pokdarwis ) Kampung Wisata Sewu Kembang,Nglurah sehingga mampu meningkatkan produk kopi yang bercitra rasa dan mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Metode yang digunakan dengan cara melakukan observasi dan wawancara langsung dengan mitra masyarakat yang tergabung dalam kelompok sadar wisata ( pokdarwis ) Kampung Wisata Sewu Kembang melalui pelatihan yang terencana dan terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya tata kelola budidaya kopi baik dari segi pengelolaan produk maupun pelaporan administrasi.  Selain itu  berkat pendampingan dan pelatihan yang diberikan,  kreatifitas masyarakat mulai tumbuh dan berkembang hingga mampu menciptakan produk kopi Menggung dan kopi Wangsul  yang merupakan produk asli dari kampung wisata sewu kembang. Kedepan diharapkan mampu  mengelola sumber daya alam maupun manusia dengan daya dukung kearifan lokalnya.
PENGELOLAAN POTENSI PARIWISATA KEARIFAN LOKAL BERBASIS MASYARAKAT DI DUSUN JLEGONG DESA GEMAWANG KECAMATAN NGADIROJO KABUPATEN WONOGIRI JAWA TENGAH Yohanes Martono Widagdo; Sopingi Sopingi; Markus Utomo Sukendar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37113

Abstract

Upaya mengembangkan desa sebagai destinasi wisata tidak hanya cukup dengan fokus pada satu potensi utama, tetapi juga perlu memperhatikan potensi lain yang harus dioptimalkan, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaannya. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk membantu mengembangkan potensi wisata melalui mitra kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang berbasis kearifan lokal di Dusun Jlegong, Desa Gemawang, dan sekitarnya, dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Metode yang digunakan meliputi observasi dan wawancara langsung dengan mitra masyarakat yang tergabung dalam kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Sewu Padi di Dusun Jlegong. Selain itu, juga dilakukan berbagai pelatihan relevan untuk pengembangan kawasan wisata, serta menjalin kolaborasi dengan pihak eksternal seperti pemerintah daerah, investor, komunitas lokal, perguruan tinggi, dan pihak terkait lainnya. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat untuk bekerja sama dalam pengelolaan potensi wisata secara berkelanjutan. Kesimpulannya, pengembangan pariwisata kearifan lokal berbasis masyarakat dapat meningkatkan potensi wisata dan perekonomian masyarakat menuju kawasan wisata yang berkelanjutan.
OPTIMALISASI PENGELOLAAN KEUANGAN MELALUI PENERAPAN AKUNTANSI STRATEGIS PADA HOTEL BERBINTANG DI YOGYAKARTA Yohanes Martono Widagdo; Agung Wibiyanto; Raditya Faiza Ramadhan; Anggun Jayanti
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): JULI 2026
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v5i3.10231

Abstract

Effective financial management is the cornerstone of the hospitality industry’s sustainability and competitiveness. However, financial management at some hotels still focuses primarily on transaction recording and financial reporting, meaning that the use of financial information as a tool for strategic decision-making has not yet been optimized. This community service initiative aims to enhance hotel financial managers' understanding of the application of strategic accounting. The initiative was carried out in collaboration with the Association of Hotel Finance and Accounting Managers (AMKAH) in Yogyakarta through the following stages: needs assessment, training, workshops, implementation support, and monitoring and evaluation. The material covered included the use of financial statements as a managerial tool, operational cost control, and the optimization of cash flow management., The activity successfully improved participants' understanding of the application of strategic accounting, improved ability to achieve operational cost efficiency, and strengthened cash flow management as the foundation for developing hotel business strategies. Additionally, the implementation of strategic accounting contributes to improved financial management effectiveness and growth in hotel profitability. Thus, the implementation of this program supports the creation of more efficient, measurable, and sustainable hotel financial management. Keywords: strategic accounting; financial management; star-rated hotels; cost efficiency; cash flow.
Strengthening Tourism Village Governance through Community Participation for Sustainable Development Yohanes Martono Widagdo; Markus Utomo Sukendar; Sopingi Sopingi
GUYUB: Journal of Community Engagement Vol 6, No 4 (2025): Desember
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/guyub.v6i4.13166

Abstract

Sustainable tourism development requires community-based management of tourism villages that is grounded in local potential. Sewu Kembang Tourism Village faces challenges related to weak institutional capacity, limited human resources, and suboptimal utilisation of tourism assets. This community service programme aims to strengthen tourism village governance through a Participatory Action Research (PAR) approach, which positions the community as the main actor throughout the intervention process. The PAR method was implemented through four iterative stages: participatory problem identification and potential mapping, collaborative action planning, action implementation through training and technical assistance, and participatory reflection and evaluation. The programme involved local communities, Pokdarwis, village government, and universities as collaborative partners. The findings indicate significant improvements in human resource capacity, institutional strengthening of Pokdarwis, and increased community participation in tourism management. These improvements were measured through pre- and post-tests, performance observations, and the application of newly acquired skills in destination management practices. The results demonstrate that PAR is an effective approach for fostering community empowerment and supporting the sustainability of tourism village development.
Peranan Telepon Operator dalam Mengelola Pembaruan Reservasi dari Online Travel Agent di The Sunan Hotel Solo Yohanes Martono Widagdo; Liesta Nellawati
Jurnal Manajemen Perhotelan Vol. 11 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jmp.11.1.28-39

Abstract

Permasalahan operasional di hotel yang disebabkan oleh kurangnya sinkronisasi antara bagian reservasi, resepsionis, dan telephone operator dalam memperbarui informasi pemesanan dari online travel agent (OTA). Hal ini mengakibatkan keterlambatan proses check-in karena resepsionis harus memeriksa ulang data pemesanan, yang seharusnya sudah diperbarui secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan telephone operator dalam memaksimalkan pembaharuan reservasi oleh online travel agent di The Sunan Hotel Solo. Metode analisis data yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif, dengan mengandalkan observasi langsung, wawancara, serta pengumpulan dan pengolahan data dari pihak-pihak yang terlibat langsung dalam operasional maupun yang bertanggung jawab atas operasional di bagian front liner, yaitu satu orang telephone operator, satu orang resepsionis, satu orang reservation supervisor, satu orang front office manager, satu orang IT dan satu orang direktur pemasaran di The Sunan Hotel Solo. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa peran telephone operator sangat penting dalam memperbarui reservasi dari online travel agent untuk mendukung kelancaran proses check-in. Telephone operator mempercepat pelayanan resepsionis, menangani reservasi saat  reservasi tidak ada, membantu pemrosesan permintaan tamu, serta mendukung front desk agent dalam memblokir kamar. Ini secara signifikan membantu memenuhi harapan tamu dan meningkatkan efisiensi operasional.