Triwahyudianto Triwahyudianto
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Terhadap Fungsi Pasar Terpadu Dinoyo Pasca Relokasi Kecamatan Lowokwaru Kota Malang Tahun 2018 Desy Triana Dewi Harizah; Triwahyudianto Triwahyudianto; Dwi Fauzia Putra
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 4 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.248 KB) | DOI: 10.21067/jpig.v4i1.3100

Abstract

Pasca relokasi Pasar Terpadu Dinoyo sudah mulai berjalan kembali, akan tetapi masih terdapat keluhan yang di sampaikan oleh pedagang maupun pembeli sendiri mengenai kondisi pasar saat ini. Mengingat sampai sekarang ini masih terdapat kios-kios kosong yang tidak di buka bahkan disewakan dan ada juga yang di jual, sehingga bagian depan pasar tampak kosong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Struktur sosial di Pasar Terpadu Dinoyo. (2) Berjalannya sistem pada struktur sosial di Pasar Terpadu Dinoyo. (3) Fungsi dan disfungsi Pasar Terpadu Dinoyo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti melakukan wawancara dengan beberapa informan yaitu: pengelola pasar, pedagang, pembeli, mahasiswi, beserta masyarakat sekitar pasar. Teknik analisis data menggunakan wawancara dan dokumntasi kemudian data diolah sesuai dengan fokus penelitian sehingga di temukan temuan data. Hasil penelitian ditemukan bahwa: (1) Struktur yang terdapat di Pasar Terpadu Dinoyo di bagi menjadi dua yaitu di dalam dan di luar pasar. (2) Struktur pasar yang mempunyai pengaruh besar terhadap berfungsinya pasar adalah pengelola pasar. (3) Pasar Terpadu Dinoyo memiliki fungsi dan disfungsi. Fungsi pasar bagi masyarakat sekitar dan mahasiswi adalah mempermudah dalam memenuhi kebutuhannya, sedangkan disfungsinya pasar ini masih terdapat banyak kios-kios kosong terutama di bagian depan pasar. Peneliti selanjutnya dapat meneruskan penelitian ini dengan meneliti lebih lanjut kesimpulan yang dihasilkan dari penelitian ini.
Modal Sosial Dalam Pengelolaan Hutan Produksi Pada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Pandantoyo Kabupaten Kediri Naufal Romzy; Triwahyudianto Triwahyudianto; Nila Restu Wardani
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 4 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.842 KB) | DOI: 10.21067/jpig.v4i1.3103

Abstract

Abstrak:Hutan produksi merupakan kawasan hutan yang dimanfaatkan untuk memproduksi hasil hutan yangkegiatannya terdiri dari pemanenan, penanaman, pengamanan, pengolahan dan pemasaran hasil kayu di hutan produksi. Modal sosial adalah kemampuan masyarakat untuk bekerjasama demi mencapai suatu tujuan bersama di dalam suatu kelompok. Modal sosial memiliki peran yang signifikan terhadap pembangunan, khususnya terhadap pembangunan berkelanjutan karena modal sosial merupakan salah satu cara mencapai kemajuan bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tiga unsur modal sosial yaitu kepercayaan (trust), jaringan sosial (network) dan norma (norms) yang terjalin antara Perum Perhutani RPH Pandantoyo, LMDH PHS dan Masyarakat Desa Hutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informan yang dijadikan sebagai narasumber adalah Kepala Perum Perhutani, Ketua LMDH PHS dan Pesanggem (petani yang menggarap lahan hutan milik Perhutani). Teknik analisis data menggunakan wawancara dan dokumentasi, kemudian data diolah sesuai dengan fokus penelitian sehingga ditemukan temuan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial di dalam pengelolaan hutan produksi terjalin baik karena tingginya rasa kepedulian diantara Perum Perhutani RPH Pandantoyo, LMDH PHS dan masyarakat yang mengelola hutan. Perum Perhutani dan LMDH meyakini bahwa dengan bekerjasama dengan masyarakat akan memberikan manfaat yang baik dari segi ekologi maupun ekonomi. Tanpa adanya modal sosial yang dianut oleh masyarakat maka kerjasama mereka dengan pihak yang Perhutani dan LMDH dalam mengelola hutan produksi tidak akan bertahan hingga sekarang. Diharapkan masyarakat maupun stakeholder yang terkait dalam pengelolaan hutan yang terjalin saat ini mampu dipertahankan dalam pengelolaan hutan produksi kedepan lebih baik lagi. Kata kunci:Hutan produksi, modal sosial, LMDH
Penerapan Model Pembelajaran Picture And Picture Berbantuan Kelompok Undian Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Di Smp Negeri 2 Wagir Angela Merici; Triwahyudianto Triwahyudianto; Nelya Eka Susanti
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 4 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.654 KB) | DOI: 10.21067/jpig.v4i1.3105

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar, pembelajaran yang cenderung pasif karena siswa tidak hanya mampu memahami materi yang dijelaskan secara abstrak tetapi perlu dibantu dengan menggunakan media untuk bisa memahami maksud dari materi yang diajarkan. Berdasarkan hasil observasi dan terdapat masalah pada hasil belajar siswa maka peneliti menerapkan model yang dapat meningkatkan hasil belajar yaitu Picture and Picture Berbantuan Kelompok Undian. Jenis penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas yang dikembangkan oleh Kemmis and Mc. Taggard (2006). Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Wagir kelas VIII B tahun ajaran 2018/2019 yang terdiri 33 siswa dengan 16 perempuan dan 17 laki-laki. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar kerja siswa dan lembar catatan lapangan. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilaksanakan menunjukan hasil siklus I dan siklus II mengalami peningkatan hasil belajar secara signifikan.
Analisis Terhadap Fungsi Pasar Terpadu Dinoyo Pasca Relokasi Kecamatan Lowokwaru Kota Malang Tahun 2018 Desy Triana Dewi Harizah; Triwahyudianto Triwahyudianto; Dwi Fauzia Putra
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 4 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.248 KB) | DOI: 10.21067/jpig.v4i1.3100

Abstract

Pasca relokasi Pasar Terpadu Dinoyo sudah mulai berjalan kembali, akan tetapi masih terdapat keluhan yang di sampaikan oleh pedagang maupun pembeli sendiri mengenai kondisi pasar saat ini. Mengingat sampai sekarang ini masih terdapat kios-kios kosong yang tidak di buka bahkan disewakan dan ada juga yang di jual, sehingga bagian depan pasar tampak kosong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Struktur sosial di Pasar Terpadu Dinoyo. (2) Berjalannya sistem pada struktur sosial di Pasar Terpadu Dinoyo. (3) Fungsi dan disfungsi Pasar Terpadu Dinoyo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti melakukan wawancara dengan beberapa informan yaitu: pengelola pasar, pedagang, pembeli, mahasiswi, beserta masyarakat sekitar pasar. Teknik analisis data menggunakan wawancara dan dokumntasi kemudian data diolah sesuai dengan fokus penelitian sehingga di temukan temuan data. Hasil penelitian ditemukan bahwa: (1) Struktur yang terdapat di Pasar Terpadu Dinoyo di bagi menjadi dua yaitu di dalam dan di luar pasar. (2) Struktur pasar yang mempunyai pengaruh besar terhadap berfungsinya pasar adalah pengelola pasar. (3) Pasar Terpadu Dinoyo memiliki fungsi dan disfungsi. Fungsi pasar bagi masyarakat sekitar dan mahasiswi adalah mempermudah dalam memenuhi kebutuhannya, sedangkan disfungsinya pasar ini masih terdapat banyak kios-kios kosong terutama di bagian depan pasar. Peneliti selanjutnya dapat meneruskan penelitian ini dengan meneliti lebih lanjut kesimpulan yang dihasilkan dari penelitian ini.
Modal Sosial Dalam Pengelolaan Hutan Produksi Pada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Pandantoyo Kabupaten Kediri Naufal Romzy; Triwahyudianto Triwahyudianto; Nila Restu Wardani
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 4 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.842 KB) | DOI: 10.21067/jpig.v4i1.3103

Abstract

Abstrak:Hutan produksi merupakan kawasan hutan yang dimanfaatkan untuk memproduksi hasil hutan yangkegiatannya terdiri dari pemanenan, penanaman, pengamanan, pengolahan dan pemasaran hasil kayu di hutan produksi. Modal sosial adalah kemampuan masyarakat untuk bekerjasama demi mencapai suatu tujuan bersama di dalam suatu kelompok. Modal sosial memiliki peran yang signifikan terhadap pembangunan, khususnya terhadap pembangunan berkelanjutan karena modal sosial merupakan salah satu cara mencapai kemajuan bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tiga unsur modal sosial yaitu kepercayaan (trust), jaringan sosial (network) dan norma (norms) yang terjalin antara Perum Perhutani RPH Pandantoyo, LMDH PHS dan Masyarakat Desa Hutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informan yang dijadikan sebagai narasumber adalah Kepala Perum Perhutani, Ketua LMDH PHS dan Pesanggem (petani yang menggarap lahan hutan milik Perhutani). Teknik analisis data menggunakan wawancara dan dokumentasi, kemudian data diolah sesuai dengan fokus penelitian sehingga ditemukan temuan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial di dalam pengelolaan hutan produksi terjalin baik karena tingginya rasa kepedulian diantara Perum Perhutani RPH Pandantoyo, LMDH PHS dan masyarakat yang mengelola hutan. Perum Perhutani dan LMDH meyakini bahwa dengan bekerjasama dengan masyarakat akan memberikan manfaat yang baik dari segi ekologi maupun ekonomi. Tanpa adanya modal sosial yang dianut oleh masyarakat maka kerjasama mereka dengan pihak yang Perhutani dan LMDH dalam mengelola hutan produksi tidak akan bertahan hingga sekarang. Diharapkan masyarakat maupun stakeholder yang terkait dalam pengelolaan hutan yang terjalin saat ini mampu dipertahankan dalam pengelolaan hutan produksi kedepan lebih baik lagi. Kata kunci:Hutan produksi, modal sosial, LMDH
Penerapan Model Pembelajaran Picture And Picture Berbantuan Kelompok Undian Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Di Smp Negeri 2 Wagir Angela Merici; Triwahyudianto Triwahyudianto; Nelya Eka Susanti
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 4 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.654 KB) | DOI: 10.21067/jpig.v4i1.3105

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar, pembelajaran yang cenderung pasif karena siswa tidak hanya mampu memahami materi yang dijelaskan secara abstrak tetapi perlu dibantu dengan menggunakan media untuk bisa memahami maksud dari materi yang diajarkan. Berdasarkan hasil observasi dan terdapat masalah pada hasil belajar siswa maka peneliti menerapkan model yang dapat meningkatkan hasil belajar yaitu Picture and Picture Berbantuan Kelompok Undian. Jenis penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas yang dikembangkan oleh Kemmis and Mc. Taggard (2006). Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Wagir kelas VIII B tahun ajaran 2018/2019 yang terdiri 33 siswa dengan 16 perempuan dan 17 laki-laki. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar kerja siswa dan lembar catatan lapangan. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilaksanakan menunjukan hasil siklus I dan siklus II mengalami peningkatan hasil belajar secara signifikan.
Peningkatan Hasil Belajar Operasi Hitung Bilangan Desimal Menggunakan Block Dienes Pada Kelas IVA SDN Bandungrejosari 3 Malang Agustina Putri Amelia; Triwahyudianto Triwahyudianto; Agustina Putri Amelia; Triwahyudianto Triwahyudianto; Aulina Maghfiroh
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i62023p538-548

Abstract

Abstract: This research is based on the low learning outcomes of mathematics, especially on the arithmetic of decimals in class IVA at SDN Bandungrejosari 3 in the academic year 2022/2023. In the initial observation, the learning outcomes of students showed an average value of 48 with the proportion of students who achieved criteria only 25.93 percent. The aims of the research are (1) to describe efforts to improve the learning outcomes of decimal arithmetic for class IVA students at SDN Bandungrejosari 3 using the Dienes Block, (2) to improve the learning outcomes of decimal arithmetic for class IVA students at SDN Bandungrejosari 3 using the Dienes Block demonstration tool. This research method is Classroom Action Research by Kemmis and Mc Taggart with four stages of research: planning, implementation, observation, and reflection. The subject of this study was class IVA with a total of 27 students consisting of 17 boys and 10 girls. The research was conducted in two cycles with each cycle having two meetings. Data collection techniques were obtained from the results of tests and observations. The results showed that there was an increase in learning outcomes in cycle I to 65.61 with a percentage of achievement of criteria of 66.67 percent, and in cycle II it increased to 76.42 with a percentage of achievement of criteria of 81.48 percent. This process shows that learning to count decimal arithmetic using Dienes Block can improve learning outcomes. Abstrak: Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar Matematika, khususnya materi operasi hitung bilangan desimal pada kelas IVA SDN Bandungrejosari 3 tahun pelajaran 2022/2023. Pada pengamatan awal, hasil belajar peserta didik menunjukkan nilai rata-rata 48 dengan persentase peserta didik yang mencapai KKTP hanya sebesar 25,93 persen. Tujuan penelitian ini untuk (1) mendeskripsikan upaya peningkatan hasil belajar operasi hitung bilangan desimal peserta didik kelas IVA SDN Bandungrejosari 3 menggunakan Block Dienes, (2) meningkatkan hasil belajar operasi hitung bilangan desimal peserta didik kelas IVA SDN Bandungrejosari 3 menggunakan alat peraga Block Dienes. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc Taggart dengan empat tahapan penelitian, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah kelas IVA dengan jumlah 27 peserta didik yang terdiri dari 17 laki-laki dan 10 perempuan. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dengan setiap siklus memiliki dua pertemuan. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil tes dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar pada siklus I menjadi 65,61 dengan persentase ketercapaian KKTP sebesar 66,67 persen, dan pada siklus II meningkat menjadi 76,42 dengan persentase ketercapaian KKTP sebesar 81,48 persen. Hal ini menunjukkan proses pembelajaran operasi hitung bilangan desimal dengan menggunakan Block Dienes dapat meningkatkan hasil belajar.