Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP MEREK YANG TERDAFTAR Zaenal Arifin; Muhammad Iqbal
Jurnal Ius Constituendum Vol 5, No 1 (2020): APRIL
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jic.v5i1.2117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisa bagaimana perlindungan hukum terhadap merek yang terdaftar dan mengapa perlindungan terhadap merek yang terdaftar dapat berakhir.  Merek bagi produsen merupakan citra sekaligus nama baik bagi perusahaan, selain itu juga merupakan bagian dari stategi bisnis. Tidak ada seorang produsen yang tidak menggunakan merek sebagai identitas atas barang yang diproduksinya atau jasa yang diberikan. Identitas yang diwujudkan dalam merek tersebut merupakan pengenal dan sekaligus pembeda antara merek suatu perusahaan tertentu dengan merek perusahaan yang lainnya. Hal ini yang menjadikan sebab menagpa sering terjadi sengketa terhadap merek. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif. Temuan dari hasil penelitian ini bahwa terdaftarnya merek dapat berakhir karena berakhirnya masa berlakunya merek, penghapusan merek karena permintaan sendiri dari pemilik merek, penghapusaan merek terdaftar atas prakarsa dari Menteri setelah mendapatkan rekomendasi dari Komisi Banding Merek, dan Penghapusan merek karena adanya gugatan dari pihak ketiga terbahwa adanya perlindungan merek dimulai dari pendaftaran merek, perlindungan merek selama masa jangka waktu terdaftarnya merek dan dapat diperpanjang dengan jangka waktu yang sama, adanya penindakan baik gugatan secara perdata, penuntutan secara pidana maupun langkah administratif berupa penolakan pendaftaran merek dan penghapusan merek. 
PENGARUH PELAKSANAAN E KATALOG DALAM PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH TERHADAP UMKM Muhammad Iqbal
JURNAL USM LAW REVIEW Vol. 3 No. 1 (2020): MAY
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/julr.v3i1.2204

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untk   menganalisis pelaksanaan e katalog dalam pengadaan barang/jasa pemerintah dan untk mengkaji pengaruh pelaksanaan e katalog dalam pengadaan barang/jasa pemerintah terhadap Usaha Mikro, Kecil dan |Menengah (UMKM). Seiring pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pesat disertai dengan pengembangan otonomi daerah, kebutuhan pemerintah akan penyelenggaraan pemerintahan turut meningkat. Kebutuhan pemerintah akan pembangunan sarana dan prasarana dapat sebagai penyediaan pelayanan publik harus dilaksanakan melalui proses pengadaan barang/jasa, Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif. Pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah dengan e katalog   akan lebih terbuka, transparan dan efisien   dengan memangkas proses dan waktu dalam pengadan barang/jasa pemerintah. Pelaksanaan e katalog dalam pengadaan barang/jasa pemerintah berpengaruh pada sektor UMKM,   masih adanya pelaku industri kecil yang selama ini menjadi rantai distribusi barang/jasa. Melalui e katalog yang memutus rantai distribusi tersebut menyebabkan terhapusnya peran penyedia jasa kecil yang selama ini menjadi bagian dari rantai distribusi. Pemerintah telah mendorong pemanfaatan sistem e katalog   bagi UMKM, salah satunya adalah partisipasi UMKM dalam produk lokal e katalog. Pada pelaksanaanya pemanfaatan sistem e katalog bagi UMKM masih kurang, terbukti dengan masih minimnya pemanfaatan sistem e katalog oleh UMKM karena masih terbatasnya modal dan informasi terkait penggunaan sistem e katalog.
Peningkatan Literasi Keuangan pada UMKM di Kelurahan Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang windasari rachmawati; abdul karim; Muhammad iqbal
TEMATIK Vol. 5 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v5i1.11528

Abstract

Masalah yang dihadapi oleh pelaku UMKM di Kelurahan Sendangmulyo Kecamatan Tembalang Kota Semarang adalah kurangnya pemahaman dan keterbatasan dalam pengelolaan keuangan usaha mereka. Banyak pelaku UMKM yang belum memahami konsep keuangan secara menyeluruh. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan literasi keuangan kepada UMKM di Sendangmulyo yang terdampak oleh pandemi COVID-19. Pandemi ini menuntut UMKM untuk bertahan agar tidak mengalami kebangkrutan. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah dengan memberikan pelatihan langsung melalui tutorial di lapangan, mengajarkan cara pembuatan laporan keuangan serta penerapan literasi keuangan. Diharapkan hasil dari kegiatan ini adalah UMKM di Sendangmulyo dapat memahami pengelolaan keuangan dengan baik, mampu menyusun laporan keuangan yang benar, serta memprediksi harga jual dan keuntungan produk yang mereka pasarkan
Membangun Fundamental Keuangan UMKM: Pelatihan Pencatatan Transaksi sebagai Pilar Keberlanjutan Usaha windasari rachmawati; abdul karim; muhammad iqbal; hani krisnawati
TEMATIK Vol. 6 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tematik.v6i1.13249

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM melalui pelatihan peyusunan laporan keuangan sederhana. berdasrkan pemetaan awal terhadap 10 UMKM di kelurahan Lamper Kidul Kecamatan Semarang selatan ditemukan bahwa sebagian besar pelaku usaha belum melakukan pencatatan transaksi keuangan secara teratur dan belum memahami keterkaitan antara biaya, harga jual dan laba. kegiatan dilakukan memlaui metode ceramah, interaktif, dan praktik pencatatan laporan keuangan sederhana berbasis microsoft excel. Evaluasi peningkatan kemampuan dilakukan melalui pre test dan post test serta penilaian hasil praktik peserta. hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan ketrampilan peserta dalam menyusun laporan arus kas, laporan aktivitas dan laporan aset. selain itu peserta mulai menerapkan pecatatan transaksi harian serta menentukan harga jual berdasarkan perhitungan biaya dan laba. Kegiatan ini memiliki keunggulan karena menggunakan penedekatan praktek langsung dengan data riil umkm.