Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

UPAYA PEMERINTAH MEMPERTAHANKAN FUNGSI LAHAN TANAH PERTANIAN DIKABUPATEN SRAGEN DALAM RANGKA MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN Dwi Retnowati; I Gusti Ayu Ketut Rachmi
Jurnal Repertorium Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.551 KB)

Abstract

AbstrakTujuan artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana upaya pemerintah dalam memepertahankan fungsi lahan tanah pertanian di Kabupaten Sragen dalam rangka mewujudkan kesejahteraan dan hambatan pemerintah dalam mempertahankan fungsi lahan tanah pertanian di kabupaten Sragen dalam rangka mewujudkan kesejahteraan. Jenis penelitian ini adalah penelitian yuridis empiris yang bersifat deskriptif analisis. Penelitian yang bersifat deskriptif ini menggunakan 2 (dua) jenis sumber data, yaitu data primer serta data sekunder. Data yang diperoleh pada penelitianĀ  ini dianalisis secara kualitatif yang kemudian disajikan secara deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan studi pustaka. Dari hasil penelitian dan kajian diketahui bahwa Upaya yang di lakukan oleh Kabupaten SragenĀ  dalam mempertahankan fungsi lahan tanah pertanian telah diatur di dalam Peraturan Daerah Kabupaten Sragen Nomor 11 tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah kabupaten Sragen tahun 2011-2031. Tetapi pada kenyataannya pemerintah kabupaten sragen dalam mempertahankan fungsi lahan pertanian masih tidak maksimal. Hal tersebut dapat dilihat dari tindakan pemerintah membiarkan saja masyarakat mengalihkan fungsi lahan pertanian menjadi non pertanian yang tidak sesuai dengan Perda tersebut. Hambatan pemerintah dalam mempertahankan fungsi lahan tanah pertanian di kabupaten sragen dalam rangka mewujudkan kesejahteraan yaitu: jumlah penduduk yang terus bertambah, kurang sadarnya masyarakat mengenai hukum, meningkatnya industri di kabupaten sragen, tidak maksimalnya kinerja dari pemerintah dalam rangka penegakan hukum, lemahnya ekonomi masyarakat.Kata kunci: upaya pemerintah; pengalihan fungsi lahan; pertanian.
Concept And Implementation of Scientific Approach Dwi Retnowati
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 3, No 4 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.698 KB) | DOI: 10.20961/shes.v3i4.55795

Abstract

There are several new things in the development and implementation of the 2013 Curriculum, one of which is the emphasis on the application of a scientific approach. The scientific approach in the 2013 curriculum emphasizes that students are actively able to construct concepts, laws or principles through several stages. The stages include five core activities which are often referred to as the 5 M, namely: observing, asking questions, gathering information, reasoning or associating, and communicating.
THE EFFECT OF NON-PHARMACOLOGICAL THERAPY ON PAIN REDUCTION IN POST OP FRACTURE PATIENTS Saputri, Berlian Yuli; Ria Anggraini; Ketjuk Herminaju; Dwi Retnowati
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PENELITIAN
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47710/jp.v6i2.560

Abstract

Background: Fracture is a disruption of the continuity of bone tissue caused by traffic accidents or deformity. Fracture surgery is an invasive procedure that is usually performed on fracture patients. Surgery will of course have unpleasant impacts on the patient, one of which is pain. Pain arising from surgery or post-surgery can be reduced using non-pharmacological techniques. Non-pharmacological techniques that can be applied include deep breathing techniques, classical music therapy, cold compress therapy, aroma therapy, and finger-hold relaxation techniques. Objective: This research aims to analyze journals related to non-pharmacological techniques in reducing post-operative fracture pain. Method: Using literature review. The research samples analyzed were 5 articles. Data collection tools use Google Scholar, ResearchGate, and PubMed. Results: The 5 articles used in this literature review show an influence or reduction in the intensity of post-fracture surgery pain after being given non-pharmacological therapy. Conclusion: Non-pharmacological techniques can be used on patients who experience post-fracture surgery pain because the results of the analysis of several articles state that there is an influence or reduction in the intensity of post-fracture surgery pain.
Propaganda Efikasi dan Kipi Vaksin Covid-19 Sinovac dalam Meningkatkan Cakupan Vaksinasi Covid-19 Andry Wongso Kusumo; Dwi Retnowati; Purwati
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 4 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i4.4340

Abstract

Abstrak Pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 yang dilakukan pemerintah Indonesia tidak berjalan dengan lancar, karena adanya hambatan dalam pelaksanaan vaksinasi hal ini disebabkan karena adanya berita-berita yang meragukan atas efikasi dan KIPI vaksin. Penyampaian informasi tentang vaksin Covid-19 khususnya Vaksin Sinovac kepada masyarakat yang diberikan pada program vaksinasi nasional termasuk langkah penting yang perlu diambil guna memberikan health education terhadap masyarakat. Penelitian ini menganalisis propaganda efikasi dan KIPI vaksin Covid-19 Sinovac dan mengukur cakupan vaksinasi di Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mix method). Hasil penelitian menunjukkan bahwa propaganda efikasi dan KIPI Vaksin Covid-19 di Kabupaten Bogor merupakan propaganda yang bersifat simpatik dan terbuka melalui berbagai media ditujukan untuk meningkatkan cakupan vaksinasi covid-19. Dalam perspektif intelijen medik, propaganda efikasi dan KIPI vaksin covid-19 sinovac merupakan upaya deteksi dini dan cegah dini dalam mengatasi ancaman pandemic covid-19. Keywords: Ancaman, Covid-19, Intelijen Medik, Propaganda, Vaksinasi
THE EFFECT OF NON-PHARMACOLOGICAL THERAPY ON PAIN REDUCTION IN POST OP FRACTURE PATIENTS Ria Anggraini; Ketjuk Herminaju; Dwi Retnowati; Saputri, Berlian Yuli
Jurnal Penelitian Vol 6 No 2 (2024): JURNAL PENELITIAN
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47710/jp.v6i2.560

Abstract

Background: Fracture is a disruption of the continuity of bone tissue caused by traffic accidents or deformity. Fracture surgery is an invasive procedure that is usually performed on fracture patients. Surgery will of course have unpleasant impacts on the patient, one of which is pain. Pain arising from surgery or post-surgery can be reduced using non-pharmacological techniques. Non-pharmacological techniques that can be applied include deep breathing techniques, classical music therapy, cold compress therapy, aroma therapy, and finger-hold relaxation techniques. Objective: This research aims to analyze journals related to non-pharmacological techniques in reducing post-operative fracture pain. Method: Using literature review. The research samples analyzed were 5 articles. Data collection tools use Google Scholar, ResearchGate, and PubMed. Results: The 5 articles used in this literature review show an influence or reduction in the intensity of post-fracture surgery pain after being given non-pharmacological therapy. Conclusion: Non-pharmacological techniques can be used on patients who experience post-fracture surgery pain because the results of the analysis of several articles state that there is an influence or reduction in the intensity of post-fracture surgery pain.
Propaganda Efikasi dan Kipi Vaksin Covid-19 Sinovac dalam Meningkatkan Cakupan Vaksinasi Covid-19 Andry Wongso Kusumo; Dwi Retnowati; Purwati
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 4 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i4.4340

Abstract

Abstrak Pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 yang dilakukan pemerintah Indonesia tidak berjalan dengan lancar, karena adanya hambatan dalam pelaksanaan vaksinasi hal ini disebabkan karena adanya berita-berita yang meragukan atas efikasi dan KIPI vaksin. Penyampaian informasi tentang vaksin Covid-19 khususnya Vaksin Sinovac kepada masyarakat yang diberikan pada program vaksinasi nasional termasuk langkah penting yang perlu diambil guna memberikan health education terhadap masyarakat. Penelitian ini menganalisis propaganda efikasi dan KIPI vaksin Covid-19 Sinovac dan mengukur cakupan vaksinasi di Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mix method). Hasil penelitian menunjukkan bahwa propaganda efikasi dan KIPI Vaksin Covid-19 di Kabupaten Bogor merupakan propaganda yang bersifat simpatik dan terbuka melalui berbagai media ditujukan untuk meningkatkan cakupan vaksinasi covid-19. Dalam perspektif intelijen medik, propaganda efikasi dan KIPI vaksin covid-19 sinovac merupakan upaya deteksi dini dan cegah dini dalam mengatasi ancaman pandemic covid-19. Keywords: Ancaman, Covid-19, Intelijen Medik, Propaganda, Vaksinasi