Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pancasila Education Policy in Government Regulation Number 57 of 2021 concerning National Education Standards Bramastia Bramastia; Arief Sadjiarto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.521 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i4.50622

Abstract

The Pancasila education policy in Government Regulation Number 57 of 2021 concerning National Education Standards (SNP) must be revised. Pancasila must be a mandatory content in the Indonesian education system. Pancasila education in Indonesia in the reform era through the revision of Government Regulation Number 57 of 2021 concerning SNP cannot be separated from the national politics behind it.Educational reform through the revision of Government Regulation Number 57 of 2021 concerning SNP, in turn brings changes to the paradigmatic aspects of the study and learning of Pancasila education in Indonesia from the aspect of national education standardization. The objective of the Merdeka Belajar program is the profile of Pancasila students as an educational transformation. The introduction of Pancasila in the understanding and application of Pancasila is the main pillar of the transformation of Indonesian education which does not depend on a change of regime in power.
Efektivitas Media Pembelajaran Interaktif ‘Sains Asyik’ Berbasis Inkuiri untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Motivasi Belajar pada Materi Sistem Pernapasan Fase D Sri Wahyuning; Sarwanto Sarwanto; Bramastia Bramastia
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v5i2.5151

Abstract

Berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh seseorang untuk menghadapi berbagai permasalahan yang muncul dalam kehidupan mereka baik saat ini maupun dimasa yang akan datang. Motivasi belajar merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi proses berpikir kritis. Motivasi penting dalam proses pembelajaran, karena motivasi mempengaruhi proses pembelajaran dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran interaktif berbasis inkuiri dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain uji cobanya adalah pretest-posttest control group. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VIII SMP Islam Sudirman Ambarawa dan SMP Islam Bina Insani Susukan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah soal tes kemampuan berpikir kritis dan angket motivasi belajar siswa. Data kemudian dianalisis secara kuantitatif berbantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor N-Gain kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen di kedua sekolah sebesar 0.58 dengan kategori sedang. Pengaturan diri merupakan indikator dengan N-Gain paling tinggi pada kelas eksperimen di kedua sekolah. Sedangkan skor N-Gain motivasi belajar siswa sebesar 0.35 dan 0.34 dengan kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan media pembelajaran interaktif berbasis inkuiri efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar.