Herawan Sauni
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE ROLES OF OTORITAS JASA KEUANGAN TO OVERCOME FICTIVE INVESTMENT BENGKULU CITY Herawan Sauni; Dimas Dwi Arso
University Of Bengkulu Law Journal Vol 3, No 1 (2018): APRIL
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.965 KB) | DOI: 10.33369/ubelaj.3.1.41-53

Abstract

This research is purpose to know the role of Otoritas Jasa Keuangan in overcome fictitious investment in Bengkulu city and To know the efforts of Otoritas Jasa Keuangan to protect the consumers that take fictitious investment in Bengkulu city. This research uses empirical approach, that is research in the place by using interviews to get answers about the role of Otoritas Jasa Keuangan to overcome fictitious investment in Bengkulu city and the efforts of Otoritas Jasa Keuangan to protect consumers that has done fictitious investment in Bengkulu City. This research uses two types of data,that is primary data and secondary data. Then, its data to be analyzed in a research report that is qualitative descriptive. The results of the research is the role of Otoritas Jasa Keuangan to  overcome fictitious investment in Bengkulu City that is preventive and repressive efforts. The preventive efforts for example to socializing and educating people to alert investment and coordinating with law enforcers and other regulators. The repressive efforts, for example set up an Alert Investment task force in every area. Then the efforts of Otoritas Jasa Keuangan to protect consumers that have  fictitious investment in Bengkulu City is regulated in POJK Number 1 / POJK.07 / 2013 about Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan
Parate Eksekusi Jaminan Fidusia Pada PT. Mandiri Tunas Finance Cabang Bengkulu Meri Suarti; Herawan Sauni; Widiya N. Rosari
Jurnal Ilmiah Kutei Vol 23 No 1 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v23i1.36259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui parate eksekusi Jaminan Fidusia pada PT. Mandiri Tunas Finance cabang Bengkulu, dan untuk mengetahui hambatan PT. Mandiri Tunas Finance Cabang Bengkulu dalam melaksanakan parate eksekusi Jaminan Fidusia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosio legal approach. Hasil penelitian menunjukan bahwa parate eksekusi pada PT. Mandiri Tunas Finance Cabang Bengkulu dilakukan berdasarkan ketentuan Undang-undang Jaminan Fidusia, dan berdasarkan perjanjian pembiayaan sebagai perjanjian pokok dengan perjanjian tambahan jaminan fidusia adalah sebagai Undang-undang bagi para pihak yang membuatnya. Namun setelah adanya putusan MK, pelaksanaan parate eksekusi semakin sulit diterapkan, karena banyak debitor yang tidak mau menyerahkan objek jaminan secara sukarela. Untuk eksekusi melalui proses pengadilan belum dilaksanakan oleh PT. Mandiri Tunas Finance Cabang Bengkulu, dikarenakan proses eksekusi melalui pengadilan dirasakan tidak efektif dan tidak efisien. Putusan MK tersebut tidak memberikan kepastian hukum bagi parate eksekusi jaminan fidusia, tetapi hanya memberikan kepastian dan perlindungna hukum bagi debitor saja. Hambatan PT. Mandiri Tunas Finance Cabang Bengkulu dalam melaksanakan parate eksekusi yaitu factor hukum dan factor non hukum yaitu factor budaya debitor, factor ekonomi dan factor karakter debitor.