Azamul Fadhly Noor Muhammad
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENDALAM BERBASIS DIGITAL: STUDI KASUS TERHADAP PEMAHAMAN DAN MOTIVASI BELAJAR PADA MATERI PECAHAN SISWA KELAS V DI SD NEGERI KALIURANG 1 Ratih Widya Utami; Azamul Fadhly Noor Muhammad; Sulastri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39766

Abstract

This study examines the effectiveness of digital-based deep learning in improving conceptual understanding and learning motivation for fraction topics among fifth-grade elementary students. Using a mixed methods sequential explanatory design with 28 purposively sampled students, the results show significant improvement: learning mastery increased from 25% (pre-test) to 85.7% (post-test), and students' intrinsic motivation shifted from moderate to high. The findings prove that integrating interactive digital media with meaningful pedagogical design effectively facilitates understanding of abstract concepts and fosters student engagement, offering a promising alternative strategy for elementary mathematics instruction.
Peran Sistem Numerasi, Nilai Tempat, Dan Operasi Bilangan Dalam Meningkatkan Pemahaman Matematika Siswa Mutiatun Khoiriyah; Etza Sabilillah; Adelina Surya Hati Pawestri; Azamul Fadhly Noor Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14203

Abstract

Artikel ini bertujuan menganalisis peran sistem numerasi, nilai tempat, dan operasi bilangan dalam meningkatkan pemahaman matematika siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah sepuluh artikel nasional dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa numerasi merupakan fondasi penting dalam pembelajaran matematika, karena membentuk kemampuan memahami bilangan, membaca data, dan memecahkan masalah. Pemahaman nilai tempat terbukti berperan dalam membangun struktur bilangan secara konseptual, sehingga siswa mampu membaca dan menulis angka dengan benar serta menerapkannya dalam operasi hitung. Penerapan operasi bilangan menjadi wadah untuk mengaplikasikan numerasi dalam berbagai konteks nyata sehingga meningkatkan kemampuan analisis dan pemecahan masalah. Pembelajaran yang mengintegrasikan media konkret, model berbasis masalah, serta peran guru sebagai fasilitator terbukti mendukung peningkatan hasil belajar dan kepercayaan diri siswa. Dengan demikian, penguatan numerasi sejak awal pendidikan dasar menjadi investasi penting untuk kesiapan siswa menghadapi materi matematika yang lebih kompleks dan tuntutan abad ke-21.
Pengembangan Media Konkret Buah Pecahan dalam Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar Kelas IV Wahyu Amirul Ikhsan; Ana Afifatur Rakhma; Ria Wijayanti; Azamul Fadhly Noor Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14341

Abstract

Pemahaman konsep pecahan masih menjadi permasalahan bagi peserta didik kelas IV sekolah dasar karena sifat materi yang abstrak dan kurangnya penggunaan media konkret dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa buah pecahan serta mengetahui kelayakan dan efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan media, validasi ahli, dan uji coba terbatas. Instrumen penelitian berupa angket respon peserta didik, pre-test, dan post-test yang telah divalidasi oleh ahli dan dinyatakan layak. Hasil validasi ahli media memperoleh skor 4,5 dari skala 5 dengan kategori sangat layak. Uji coba dilakukan pada 20 peserta didik kelas IV sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 49,6 pada pre-test menjadi 82,7 pada post-test, dengan nilai N-Gain sebesar 0,66 berkategori sedang–tinggi. Respon peserta didik terhadap media menunjukkan kategori sangat positif. Dengan demikian, media buah pecahan layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran pecahan di sekolah dasar.
Kesulitan Belajar Matematika Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Berpenyebut Tidak Sama Orin Permatasari; Mareeta Nara Puspitaningrum; Istiqomah; Azamul Fadhly Noor Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14428

Abstract

Pembelajaran matematika terkait penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan penyebut yang berbeda di sekolah dasar masih menjadi salah satu materi yang sulit dipahami oleh siswa. Kesulitan dalam memahami materi tersebut berdampak pada kemampuan siswa yang rendah dalam menyelesaikan berbagai permasalahan matematika, terutama yang berkaitan dengan pemahaman konsep serta langkah-langkah dalam melakukan operasi pecahan. Penelitian ini bertujuan untuk pengkajian berbagai kesulitan yang dihadapi siswa dalam mempelajari operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan penyebut berbeda. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah 15 artikel penelitian yang bersumber dari jurnal nasional maupun internasional. Data dianalisis secara kualitatif deskriptif untuk mengidentifikasi bentuk kesulitan belajar dan faktor penyebabnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kendala dalam memahami konsep dasar pecahan, menyamakan penyebut, melakukan prosedur operasi hitung, serta menginterpretasikan soal cerita. Kesulitan yang dialami siswa berkaitan dengan aspek dari dalam diri, seperti rendahnya dorongan belajar dan lemahnya penguasaan konsep awal, serta kondisi di luar siswa, di antaranya penerapan strategi pembelajaran yang kurang beragam dan keterbatasan penggunaan media pembelajaran. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi guru dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif untuk mengatasi kesulitan belajar pecahan di sekolah dasar.
Penerapan Pemberian Simbol Huruf Pada Bangun Datar Untuk Meningkatkan Pemahaman Keliling Dan Luas Kelas V Sekolah Dasar Nadhila Dzikrina Mumtaza; Vika Farida; Azamul Fadhly Noor Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14845

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pemberian simbol huruf pada bangun datar dalam pembelajaran keliling dan luas serta pemahaman siswa kelas V Sekolah Dasar terhadap materi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas V Sekolah Dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi kegiatan pembelajaran, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi berupa hasil kerja siswa. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pemberian simbol huruf pada setiap sisi bangun datar membantu siswa memahami konsep keliling dan luas secara lebih konkret. Siswa menjadi lebih mudah mengenali sisi-sisi bangun datar, menjelaskan langkah perhitungan, serta mengkomunikasikan ide matematika menggunakan simbol. Dengan demikian, penerapan pemberian simbol huruf pada bangun datar dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang mendukung pemahaman konsep keliling dan luas siswa kelas V Sekolah Dasar.
Megoak-goakan game with vak model improves elementary students' mathematical concept understanding Muhardila Fauziah; Malysa Harteva Putri; Niken Wahyu Utami; Azamul Fadhly Noor Muhammad; Ravinesh Rohit Prasad
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 13, No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Prodi PGSD FKIP Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/pendas.13.2.259-270

Abstract

This study investigated the effectiveness of a traditional megoak-goakan game, integrated with the Visual, Auditory, Kinesthetic (VAK) learning model and supplemented with student worksheets (LKS), in enhancing Phase A elementary school students' understanding of mathematical concepts. Using a quasi-experimental approach with a time-series design, the research was conducted with first-grade students at SDN Kranji VI and SDN Kayuringin Jaya VI in Bekasi City. The findings showed a significant improvement in students' understanding of mathematical concepts. Post-test scores and N-Gain scores increased by 35% at SDN Kranji VI and 51% at SDN Kayuringin Jaya VI. These results suggest that integrating traditional games with the VAK model and LKS provides an interactive and enjoyable learning experience, effectively improving mathematical concept understanding as well as students' social and emotional skills.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS JURNALISTIK MELALUI TEMA "JURNALIS CILIK: BERITA DI SEKITARKU" PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH KRONGGAHAN Azhar Nur Firdaus; Azamul Fadhly Noor Muhammad
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Completed
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.59149

Abstract

Indonesian language learning in elementary schools needs to be carried out in an innovative way so that students' literacy skills develop through learning experiences that are relevant to everyday life and have meaning. However, the process of learning to write news texts is still dominated by the provision of theoretical material, so students do not have sufficient opportunities to observe, collect information, and compile news based on facts. This study aims to explain how to implement journalism-based learning with the theme "Little Journalists: News Around Me" to fifth-grade students at Muhammadiyah Kronggahan Elementary School. This study uses a qualitative approach and descriptive research type. The research subjects included one fifth-grade teacher and 28 students. Data were collected through observation, interviews, and document recording, then analyzed using the Miles and Huberman interactive analysis model consisting of three stages: reducing data, presenting data, and drawing conclusions. The study shows that journalism-based learning is successfully implemented through three stages: planning, implementation, and evaluation in an organized manner. Observation, interviewing, writing news, and presentation activities can improve students' participation, teamwork, communication, and literacy skills in creating news based on facts in the school environment. Thus, learning using a journalistic approach through the theme "Little Journalist: News Around Me" can be a more contextual, more active, and more focused choice for learning Indonesian in elementary school