Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI PEMAHAMAN SEJARAH DAN BUDAYA BAHARI SEBAGAI UPAYA MENCEGAH PENCEMARAN LAUT PADA REMAJA Amiruddin Amiruddin; Rifal Rifal; Najamuddin Najamuddin; Ahmadin Ahmadin; Bahri Bahri; Abdul Rahman
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v4i3.2179

Abstract

Artikel ini merupakan pengabdian masyarakat yang bertujuan merekonstruksi pemahaman sejarah dan budaya bahari sebagai upaya mencegah pencemaran laut pada remaja di Pesisir Sungai Tuju-tuju, Sulawesi Selatan. Program ini menjadi sangat penting untuk dilakukan, berdasarkan observasi dan wawancara di lapangan, masalah pencemaran laut menjadi persoalan utama, biota laut yang hidup di sepanjang sungai tidak dapat bertahan hidup lama atau memilih bergesar ke daerah yang jauh dari garis pantai, akibatnya mengurangi pendapatan masyarakarat yang bekerja sebagai pemancing ikan (fa’mmeng), penangkap kepiting (faddakang), dan penjala ikan (fa’jala) di sungai. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini adalah 1) melakukan identifikasi masalah, 2) menyiapan materi sosialisasi berupa penyediaan buku sejarah dan budaya bahari mengenai pentingnya laut sebagai sumber kehidupan, 3) memberikan penjelasan kepada remaja tentang bahaya pencemaran laut, 4) menghimpun para remaja dan aparat desa untuk menyusun dan mempraktekkan dampak pencemaran lingkungan. Dengan bermitra dengan aparat desa, produk yang dihasilkan berupa pemahaman mengenai pentingnya menjaga sungai, serta pembuatan tempat sampah yang mudah diakses oleh masyarakat.
PENGARUSUTAMAAN MODAL SOSIAL DALAM PEMBANGUNAN PERDESAAN Abdul Rahman; Nurlela Nurlela; Rifal Rifal
Madani: Jurnal Politik dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 12 No. 1 (2020): MADANI : Jurnal Politik dan Sosial Kemasyarakatan
Publisher : Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/madani.v12i1.1897

Abstract

This article discusses the importance of social capital in rural development. Social capital is deemed necessary in rural development activities because historical data shows that development carried out by the government of the Republic of Indonesia, especially during the New Order administration tended to neglect community participation, even though it was the community who would utilize the development results. Entering the era of reform, the direction of rural development underwent a paradigm shift, in which the community is no longer placed as an object, but has been positioned as the subject of development, which is more popularly known as development with the botton up approach. The paradigm is then elaborated on empirical reality by placing Tompobulu Village community as a locus of research. The results showed that the development activities in this village could run in accordance with expectations because they got the support of the community who synergized with the government, and placed social capital as the basic capital in implementing development.